Ikuti Kami

Muslimah Daily

Delapan Kandungan Penting dalam Air Susu Ibu (ASI)

syarat bayi anak susuan

BincangMuslimah.Com – Air susu ibu (ASI) adalah makanan terbaik bagi anak dalam masa awal kehidupannya. Mengapa bisa begitu? Sebab, air susu ibu mengandung zat gizi yang paling sesuai dengan kualitas dan kuantitas anak untuk perkembangan dan pertumbuhannya. Hal ini berdasarkan pada fakta-fakta dari hasil temuan ilmiah oleh para ahli kesehatan.

Berikut adalah delapan fakta temuan ilmiah tentang menyusui atau pemberian ASI kepada anak yang ditulis Ari Sulistyawati dalam Buku Ajar Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas. Komposisi ASI yang bersifat spesifik dan pada setiap ibu dan akan berubah dan berbeda dari waktu ke waktu. Perubahan ini disesuaikan dengan kebutuhan bayi. Berikut adalah delapan kandungan penting dalam ASI:

Pertama, kolostrum. Kolostrum adalah cairan encer dan sering yang berwarna kuning atau jernih dan kaya akan zat anti infeksi (10-17 kali lebih banyak dari susu matang) dan protein. Kolostrum keluar pada hari pertama hingga hari ketiga setelah melahrikan.

Kolostrum berguna untuk membersihkan zat sisa dari saluran pencernaan bayi dan mempersiapkan untuk makanan yang akan datang. Kolostrum adalah antibodi yang sangat baik untuk tubuh bayi sebab bisa membunuh kuman dalam jumlah besar dan bisa mengurangi resiko kematian.

Kedua, vitamin. ASI banyak mengandung vitamin baik yang bisa larut dalam lemak seperti vitamin A,D,E dan K. ASI juga mengandung vitamin yang bisa larut dalam air seperti vitamin C, asam nicotinic, B12, B1, B2 dan B6.

Ketiga, zat besi. Walaupun ASI mengandung sedikit zat besi yaitu sekitar 0,5-1,0 mg/liter, tapi telah banyak penelitian yang membuktikan bahwa bayi yang diberi ASI jarang terkena anemia.

Keempat, zat anti infeksi. ASI juga mengandung banyak anti infeksi terhadap berbagai penyakit seperti penyakit dalam saluran pernafasan atas, diare dan penyakit dalam saluran pencernaan.

Baca Juga:  Ketentuan Puasa Bagi Ibu Hamil dan Menyusui

Kelima, laktoferin. Zat ini terdapat banyak dalam ASI yakni sebanyak 1-6 mg/ml. Tapi, zat ini tidak terkandung dalam susu sapi. Laktoferin berguna untuk menyerap zat besi dan daripencernaan sehingga terhindar dari suplai zat besi yang dibutuhkan oleh organisme patogenik.

Keenam, ada faktor bifidus yakni zat yang meningkatkan pertumbuhan bakteri baik dalam usus bayi (Lactobasilus Bifidus) yang melawan pertumbuhan bakteri patogen.

Ketujuh, lisozim. Zat ini mempunyai kekuatan beberapa ribu kali lebih tinggi apabila dibandingkan dengan zat yang sama yang terdapat dalam susu sapi. Lisozim berguna untuk melawan serangan E.Coli dan Salmonela.

Kedelapan, taurin. Taurin adalah asam amino terbanyak kedua dalam ASI dan tidak terdapat dalam susu sapi. Zat ini berfungsi untuk memberikan nutrisi pada otak.

Kandungan yang ada dalam ASI tersebut tidak akan berkurang hingga dua tahun. Hal ini disebabkan karena ASI bersifat menyesuaikan dengan kebutuhan anak. Banyak penelitian menunjukkan bahwa ASI di tahun kedua justru mengandung energi yang semakin meningkat. Selain itu, ASI juga merupakan sumber lemak dan vitamin A yang tidak tergantikan oleh jenis makanan apapun.

Mengingat delapan kandungan penting dalam ASI tersebut, tak heran apabila ada perintah menyusui dalam al-Qur’an yang terdapat dalam surat Al-Baqarah Ayat 233 sebagai berikut:

۞ وَٱلْوَٰلِدَٰتُ يُرْضِعْنَ أَوْلَٰدَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ ۖ لِمَنْ أَرَادَ أَن يُتِمَّ ٱلرَّضَاعَةَ ۚ وَعَلَى ٱلْمَوْلُودِ لَهُۥ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِٱلْمَعْرُوفِ ۚ لَا تُكَلَّفُ نَفْسٌ إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَا تُضَآرَّ وَٰلِدَةٌۢ بِوَلَدِهَا وَلَا مَوْلُودٌ لَّهُۥ بِوَلَدِهِۦ ۚ وَعَلَى ٱلْوَارِثِ مِثْلُ ذَٰلِكَ ۗ فَإِنْ أَرَادَا فِصَالًا عَن تَرَاضٍ مِّنْهُمَا وَتَشَاوُرٍ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِمَا ۗ وَإِنْ أَرَدتُّمْ أَن تَسْتَرْضِعُوٓا۟ أَوْلَٰدَكُمْ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ إِذَا سَلَّمْتُم مَّآ ءَاتَيْتُم بِٱلْمَعْرُوفِ ۗ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

Baca Juga:  Membawa Tumbler Saat Berpergian: Langkah Kecil Untuk Perubahan Besar

Artinya: “Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (Q.S. al-Baqarah: 233).

Selamat menyusui para ibu. Ingatlah bawa anak adalah titipan dari Allah Swt. yang mesti kita rawat dengan sepenuh hati, dengan pengorbanan diri tiada henti, yang bisa kita wujudkan dengan menyusui.[]

Rekomendasi

syarat bayi anak susuan syarat bayi anak susuan

Ibu Menyusui dalam Pandangan Alquran

syarat bayi anak susuan syarat bayi anak susuan

Keistimewaan Ibu Menyusui dalam Islam

ibu menyusui ibu menyusui

Bincang Ramadhan: Ibu Menyusui Memaksa Puasa saat Pandemi, Amankah?

Bolehkah Ibu Menyusui Minum Kopi?

Ditulis oleh

Tim Redaksi Bincang Muslimah

Komentari

Komentari

Terbaru

Anjuran Bagi-bagi THR, Apakah Sesuai Sunah Nabi?

Video

QS At-Taubah Ayat 103: Manfaat Zakat dalam Dimensi Sosial QS At-Taubah Ayat 103: Manfaat Zakat dalam Dimensi Sosial

QS At-Taubah Ayat 103: Manfaat Zakat dalam Dimensi Sosial

Kajian

Sedang Haid, Apa Tetap DiAnjurkan Mandi Sunnah Idulfitri Sedang Haid, Apa Tetap DiAnjurkan Mandi Sunnah Idulfitri

Sedang Haid, Apa Tetap DiAnjurkan Mandi Sunnah Idulfitri

Ibadah

Anjuran Saling Mendoakan dengan Doa Ini di Hari Raya Idul Fitri

Ibadah

Bolehkah Menggabungkan Salat Qada Subuh dan Salat Idulfitri? Bolehkah Menggabungkan Salat Qada Subuh dan Salat Idulfitri?

Bolehkah Menggabungkan Salat Qada Subuh dan Salat Idulfitri?

Ibadah

kisah fatimah idul fitri kisah fatimah idul fitri

Kisah Sayyidah Fatimah Merayakan Idul Fitri

Khazanah

Kesedihan Ramadan 58 Hijriah: Tahun Wafat Sayyidah Aisyah Kesedihan Ramadan 58 Hijriah: Tahun Wafat Sayyidah Aisyah

Kesedihan Ramadan 58 Hijriah: Tahun Wafat Sayyidah Aisyah

Muslimah Talk

Kapan Seorang Istri Dapat Keluar Rumah Tanpa Izin Suami? Kapan Seorang Istri Dapat Keluar Rumah Tanpa Izin Suami?

Ummu Mahjan: Reprentasi Peran Perempuan di Masjid pada Masa Nabi

Muslimah Talk

Trending

Ini Tata Cara I’tikaf bagi Perempuan Istihadhah

Video

Ketentuan dan Syarat Iktikaf bagi Perempuan

Video

tips menghindari overthingking tips menghindari overthingking

Problematika Perempuan Saat Puasa Ramadhan (Bagian 3)

Ibadah

Tuan Guru KH Zainuddin Abdul Madjid Tuan Guru KH Zainuddin Abdul Madjid

Tuan Guru KH Zainuddin Abdul Madjid: Pelopor Pendidikan Perempuan dari NTB

Kajian

malam jumat atau lailatul qadar malam jumat atau lailatul qadar

Doa Lailatul Qadar yang Diajarkan Rasulullah pada Siti Aisyah

Ibadah

Anjuran Saling Mendoakan dengan Doa Ini di Hari Raya Idul Fitri

Ibadah

mengajarkan kesabaran anak berpuasa mengajarkan kesabaran anak berpuasa

Parenting Islami : Hukum Mengajarkan Puasa pada Anak Kecil yang Belum Baligh

Keluarga

Puasa Tapi Maksiat Terus, Apakah Puasa Batal?

Video

Connect