Ikuti Kami

Kajian

Shalat saat Gempa, Lanjutkan atau Selamatkan Diri?

Sha;at saat gempa
gettyimages.com

BincangMuslimah.Com – Wilayah Indonesia secara geografis berada pada posisi yang mendukung potensi kemunculan gempa bumi. Melansir Kompas.com, Gayatri Indah Marliyanis, seorang pakar tektonik aktif geologi gempa bumi dari Pusat Studi Bencana Alam (PSBA) Universitas Gadjah Mada berpendapat, gempa ini disebabkan posisi Indonesia berada pada daerah pertemuan batas lempeng. Pertemuan lempeng di wilayah Indonesia tergolong yang paling aktif di dunia, sehingga memang kawasan Indonesia rawan terhadap bencana gempa bumi. 

Kemudian, shalat lima waktu merupakan kewajiban yang harus ditunaikan bagi setiap muslim. Baik dalam kondisi, keadaan, dan situasi yang sangat mendesak sekalipun. Lantas, ketika kita shalat kemudian gempa datang, apa yang harus dilakukan? Tetap melanjutkan shalat atau berusaha menyelamatkan diri terlebih dahulu?

Apa Yang Harus Dilakukan Apabila Terjadi Gempa Saat Sedang Shalat?

Penghentian atau pembatalan shalat saat sedang dikerjakan ternyata pernah terjadi pada masa sahabat Rasul. Peristiwa tersebut sebagaimana disebutkan dalam Riwayat Imam Bukhari:

فَبَيْنَا أَنَا عَلَى جُرُفِ نَهَرٍ إِذَا رَجُلٌ يُصَلِّي وَإِذَا لِجَامُ دَابَّتِهِ بِيَدِهِ فَجَعَلَتْ الدَّابَّةُ تُنَازِعُهُ وَجَعَلَ يَتْبَعُهَا 

Artinya: “Ketika kami di tepi sungai, ada seseorang (sahabat Abu Barzah r.a.) melakukan shalat. Tali kekang hewan yang dikendarainya berada dalam genggaman. Tetapi tiba-tiba hewan itu menyentaknya sehingga ia pun terpaksa mengikutinya,” (HR. Bukhari). 

Menanggapi hadis di atas, para ulama fikih menjadikannya sebagai dali atas penghentian shalat saat tiba-tiba terjadi sebuah musibah atau bencana. Baik musibah tersebut bersifat individual maupun kolektif. Dalam artian, seseorang boleh membatalkan shalatnya saat berada pada situasi darurat.

Hukum Menghentikan Shalat saat Terjadinya Gempa Bumi

Disebutkan bahwa boleh membatalkan atau menghentikan shalat bagi seseorang apabila ia berada pada situasi “darurat’ yang membuatnya khawatir atas kerusakan harta benda, terutama saat membahayakan nyawa seseorang. Dalam sebuah hadits:

Baca Juga:  Bagaimana Cara Menggaruk agar Tidak Membatalkan Shalat?

وَفِيْهِ حُجَّةٌ لِلْفُقَهَاءِ فِي قَوْلِهِمْ أَنَّ كُلَّ شَيْءٍ يخْشَى اتْلَافه مِنْ مَتَاعٍ وَغَيرِهِ يَجُوْزُ قَطْعُ الصَّلَاةِ لِأَجْلِهِ 

Artinya, “Hadis ini menjadi dalil para fuqaha bahwa pada segala situasi dan kondisi yang dikhawatirkan dapat merusak harta benda dan lain-lain, seseorang boleh menghentikan shalat karenanya,” (Ibnu Hajar Al-Asqalani, Fathul Bari, Syarah Shahih Bukhari, juz III, halaman 82).

Selaras dengan pendapat di atas, Imam An-Nawawi dari madzhab Syafi’i juga berpendapat serupa. Ia mengatakan bahwa saat berada pada situasi uzur, maka diperbolehkan bagi seseorang yang sedang melaksanakan shalat untuk menghentikan atau membatalkan shalat tersebut. 

Doa Saat Terjadi Gempa Bumi

Menambahkan, sebagaimana disebutkan dari NU Online, pengasuh Pondok Pesantren Al-Quran Azzayadi Solo pernah mengunggah sebuah doa setelah terjadi gempa bumi di Sukabumi. Berikut lafadz do’a yang dibaca saat terjadi gempa bumi:

  اللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَ مَا أَرْسَلْتَ بِهِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيْهَا وَشَرِّ مَا أَرْسَلْتَ بِهِ

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kehadirat-Mu kebaikan atas apa yang terjadi, dan kebaikan apa yang di dalamnya, dan kebaikan atas apa yang Engkau kirimkan dengan kejadian ini. Dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari keburukan atas apa yang terjadi, dan keburukan atas apa yang terjadi didalamnya, dan aku juga memohon perlindungan kepada-Mu atas apa-apa yang Engkau kirimkan.”

Berdasarkan seluruh pemaparan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa saat seseorang sedang melaksanakan shalat kemudian terjadi gempa bumi bahkan gempa tersebut dapat membahayakan nyawanya, maka dalam Islam dianjurkan untuk menyelamatkan diri terlebih dahulu.

Rekomendasi

istihadhah shalat sunah fardhu istihadhah shalat sunah fardhu

Lakukan Sujud Sahwi Jika Tinggalkan Enam Sunnah Ab’ad Ini dalam Shalat

Yang sering luput dari perhatian adalah bahwa dagu juga termasuk dari aurat sehingga harus wajib ditutupi ketika shalat.   Yang sering luput dari perhatian adalah bahwa dagu juga termasuk dari aurat sehingga harus wajib ditutupi ketika shalat.  

Apakah Dagu Perempuan Wajib Ditutupi Ketika Shalat?

Menggaruk Tidak Membatalkan Shalat cara mengingatkan imam lupa Bacaan keras lirih shalat Menggaruk Tidak Membatalkan Shalat cara mengingatkan imam lupa Bacaan keras lirih shalat

Bagaimana Cara Menggaruk agar Tidak Membatalkan Shalat?

istihadhah shalat sunah fardhu istihadhah shalat sunah fardhu

Gerakan Shalat yang Benar Bagi Muslimah

Ditulis oleh

Mahasiswi Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah dan Pegiat Sastra Arab dan Gender Islam.

Komentari

Komentari

Terbaru

memelihara semangat setelah ramadhan memelihara semangat setelah ramadhan

Tips Memelihara Semangat Ibadah Setelah Ramadhan

Muslimah Talk

golongan manusia kedudukan terbaik golongan manusia kedudukan terbaik

Golongan Manusia yang Mendapatkan Kedudukan Terbaik di Sisi Allah

Kajian

kisah puasa sayyidah maryam kisah puasa sayyidah maryam

Memetik Hikmah dari Kisah Puasa Sayyidah Maryam dalam Alquran

Khazanah

Tradisi Takbiran Menggunakan Petasan Tradisi Takbiran Menggunakan Petasan

Pendapat Para Ulama tentang Tradisi Takbiran Menggunakan Petasan

Kajian

Makna Pentingnya Zakat Fitrah Makna Pentingnya Zakat Fitrah

Makna dan Pentingnya Zakat Fitrah

Kajian

perempuan haid mengikuti takbiran perempuan haid mengikuti takbiran

Hukum Perempuan Haid Mengikuti Takbiran di Hari Raya

Kajian

zakat fitrah anak rantau zakat fitrah anak rantau

Zakat Fitrah bagi Anak Rantau

Kajian

mandi idul fitri perempuan mandi idul fitri perempuan

Tata Cara Mandi Sunnah Idul Fitri bagi Perempuan

Kajian

Trending

doa terhindar dari keburukan doa terhindar dari keburukan

Doa yang Diajarkan Rasulullah kepada Aisyah agar Terhindar Keburukan

Ibadah

Surat Al-Ahzab Ayat 33 Surat Al-Ahzab Ayat 33

Tafsir Surat Al-Ahzab Ayat 33; Domestikasi Perempuan, Syariat atau Belenggu Kultural?

Kajian

Mahar Transaksi Jual Beli Mahar Transaksi Jual Beli

Tafsir Surat An-Nisa Ayat 4; Mahar Bukan Transaksi Jual Beli

Kajian

Doa berbuka puasa rasulullah Doa berbuka puasa rasulullah

Beberapa Macam Doa Berbuka Puasa yang Rasulullah Ajarkan

Ibadah

Hukum Sulam Alis dalam Islam

Muslimah Daily

Doa Setelah Shalat Witir

Ibadah

Mengapa Masih Ada Maksiat di Bulan Ramadhan Padahal Setan Dibelenggu?

Kajian

Niat puasa malam hari Niat puasa malam hari

Mengapa Niat Puasa Boleh Dilakukan sejak Malam Hari?

Ibadah

Connect