Ikuti Kami

Tak Berkategori

Apakah Sopir Bus antar Provinsi Termasuk Musafir?

sopir bus termasuk musafir
Credit: Gettyimages.com

BincangMuslimah.Com – Hukum Islam tidak pernah memberatkan pada umatnya. Ketika perintah yang harus mengharuskan untuk dilaksanakan, bisa menjadi gugur karena keluar dari batas kemampuan umat. Dalam fikih Islam, ada istilah rukhsah atau keringanan karena tidak bisa melakukan perintah Allah pada keadaan sulit. 

Rukhsah diperbolehkan sebelum adanya melaksanakan ibadah yang sudah adanya kepastian hukumnya atau azimah. Misalnya, wajib berpuasa Ramadan bagi umat Islam (azimah), tetapi diperbolehkan tidak berpuasa karena udzhur syar’i atau musafir. Allah memberi keringanan bagi umatnya yang melakukan perjalanan atau musafir dengan konsekuensi menggantinya di lain hari. Sebagaimana dalam Alquran surah Al-Baqarah ayat 185, 

شَهْرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِىٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلْقُرْءَانُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٍ مِّنَ ٱلْهُدَىٰ وَٱلْفُرْقَانِ ۚ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ ٱلشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ ٱللَّهُ بِكُمُ ٱلْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ ٱلْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا۟ ٱلْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا۟ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Artinya: (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.

Lalu, bagaimana pekerjaan sopir bus antar provinsi apakah termasuk dalam perjalanan musafir? Berapa jarak yang ditempuh seseorang yang boleh tidak berpuasa? 

Baca Juga:  Allah Menyukai HambaNya yang Melaksanakan Rukhsah

Pertama, bahwasannya musafir diperbolehkan untuk tidak berpuasa ketika Ramadan, termasuk supir. Para ahli fikih bersepakat, bahwasannya musafir diperbolehkan tidak puasa Ramadan ketika jarak yang dicapai lebih dari 80 KM dan menuju perjalanan dalam urusan kebaikan, bukan urusan kemaksiatan.

Akan tetapi, jika perjalanan masih di dalam kota—yang artinya belum sampai 80 KM—maka wajib untuk berpuasa Ramadhan. Imam Al-Mahalli dalam kitabnya ‘Kanzu al-Raghibin’ menuturkan, 

  وَ  يُبَاحُ تَرْكُهُ لِلْمُسَافِرِ سَفَرًا طَوِيلا مُبَاحًا فَإِنْ تَضَرَّرَ بِهِ فَالْفِطْرُ أَفْضَلُ وَإِلا فَالصَّوْمُ أَفْضَلُ كَمَا تَقَدَّمَ فِي بَابِ صَلاةِ الْمُسَافِرِ

Artinya: Dan diperbolehkan kalian meninggalkan puasa bagi seorang musafir dengan perjalanan yang jauh, hukumnya diperbolehkan atau Mubah. Karena, jika berpuasa dikhawatirkan menimbulkan kesukaran, maka diutamakannya untuknya berbuka. Sebagaimana keutamaanya seperti dalam sholatnya orang-orang yang bepergian. 

Begitu pula dengan hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, 

عن عائشة رضي الله عنها: أن حمزة بن عمرو الأسلمي رضي الله عنه قال للنبي صلى الله عليه وسلم: أأصوم في السفر؟ – وكان كثير الصيام – فقال: إن شئت فصم، وإن شئت فأفطر

Artinya: dari Hamzah bin Amr al-Aslami berkata kepada Nabi, Apakah aku boleh berpuasa dalam bepergian jauh—karena Hamzah adalah orang yang sering berpuasa–? Nabi menjawab, barangsiapa yang ingin berpuasa, maka berpuasalah. Dan siapa yang ingin tidak berpuasa, maka makanlah. (H.R Bukhari dan Muslim). 

Kesimpulannya, sopir antar provinsi jika sudah dalam batas minimal 80 Km, maka mendapat rukhsah sebagai musafir dan diperbolehkan untuk memilih, antara tetap melanjutkan berpuasa atau meninggalkan puasa atau mengambil hukum yang paling mudah baginya. Jika keadaan memungkinkan untuk berpuasa, maka hendaknya untuk berpuasa. Apabila tidak berpuasa karena menimbulkan kesukaran, hendaknya berbuka. Apabila keadaanya sama, maka hendaknya untuk berpuasa.

Baca Juga:  Pengertian dan Macam-macam Rukhsah dalam Islam

Rekomendasi

kerja berat membatalkan puasa kerja berat membatalkan puasa

6 Syarat Pekerja Berat Boleh Membatalkan Puasa di Bulan Ramadhan

Seorang Muslim Mengamalkan Rukhsah Seorang Muslim Mengamalkan Rukhsah

Kapan Seorang Muslim Boleh Mengamalkan Rukhsah?

Seorang Muslim Mengamalkan Rukhsah Seorang Muslim Mengamalkan Rukhsah

Makna Rukshah dan Praktiknya dalam Ibadah

Doa Saat Naik Kendaraan Doa Saat Naik Kendaraan

Doa Saat Naik Kendaraan

Ditulis oleh

Mahasiswi Universitas Al-Azhar, Kairo jurusan Akidah dan Filsafat.

Komentari

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Beberapa Kesunahan 10 Muharram Beberapa Kesunahan 10 Muharram

Tiga Hal yang Harus Diperhatikan Perempuan Haid

Ibadah

Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim

Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim

Muslimah Talk

Shafiyah binti Huyay Shafiyah binti Huyay

Asiyah binti Muzahim: Istri Firaun yang Dijamin Masuk Surga Oleh Allah

Muslimah Talk

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Ibadah

Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero: Ketika Orang Dewasa Menyembunyikan Luka Masa Kecil Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero: Ketika Orang Dewasa Menyembunyikan Luka Masa Kecil

Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero: Ketika Orang Dewasa Menyembunyikan Luka Masa Kecil

buku

Doa yang Dipanjatkan Fatimah az-Zahra pada Hari Senin Doa yang Dipanjatkan Fatimah az-Zahra pada Hari Senin

Benarkah Orang Pingsan Tidak Wajib Mengqadha Shalat?

Ibadah

Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis

Tiga Doa dalam Al-Qur’an yang Bisa Mendekatkan Jodoh

Ibadah

Empat Syarat Salat untuk Penyucian Jiwa dalam Tafsir QS. Al-Ankabut Ayat 45 Empat Syarat Salat untuk Penyucian Jiwa dalam Tafsir QS. Al-Ankabut Ayat 45

Empat Syarat Salat untuk Penyucian Jiwa dalam Tafsir QS. Al-Ankabut Ayat 45

Kajian

Trending

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Ibadah

Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis

Tiga Doa dalam Al-Qur’an yang Bisa Mendekatkan Jodoh

Ibadah

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

Shafiyah binti Huyay Shafiyah binti Huyay

Asiyah binti Muzahim: Istri Firaun yang Dijamin Masuk Surga Oleh Allah

Muslimah Talk

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

lelaki perempuan mata allah lelaki perempuan mata allah

Feminisme Al-Qur’an, Tafsir An-Nahl 97; Lelaki dan Perempuan di Mata Allah

Kajian

keringat perempuan haid najis keringat perempuan haid najis

Benarkah Perempuan Sumber Persoalan Bagi Laki-laki?

Kajian

Connect