Ikuti Kami

Subscribe

Muslimah Daily

Tips agar Tidak Cinta Buta Ala Rasulullah

BincangMuslimah.Com – Cinta merupakan perasaan kasih sayang yang sering diidentikkan sebagai perasaan paling indah yang pernah dirasakan dan dimiliki manusia. Keberadaan manusia sendiri merupakan bukti tentang adanya cinta. Namun kenapa banyak yang mengatakan cinta itu buta, apa maksudnya? Bagaimana caranya agar tidak cinta buta?

Dalam kitab al-Maqashid al-Hasanah karangan al-Sakhawi, terdapat sebuah hadis yang mashur tentang cinta.

حبٌك الشيئ يعمي و يصم

“Cintamu pada sesuatu akan membuatmu buta dan tuli”. (HR. Abu Dawud & Ahmad)

Tela’ah Hadis

Al-Sakhawi mengatakan bahwa hadis di atas berasal dari Sahabat Abu Darda’ dari Ayahnya, yang diriwayatkan Abu Dawud dan al-‘Askary dari jalur sanad Baqiyah bin Walid. Sedangkan Ahmad meriwayatkan dari jalur sanad Syuraih bin Yazid.

Abu Daud tidak berkomentar tentang derajat hadis ini, sementara terdapat ulama yang mendhaifkan hadis tersebut, seperti al-Shan’ani. Namun menurut al-Sakhawi jika berdasarkan penjelasan Abu Daud dalam Risalah Ila Ahli Makkah, hadis yang tidak diberi keterangan dalam sunan-nya berarti hadis tersebut shalih al-hadis, hadis hasan dengan kriteria terendah dalam tingakatan ta’dil. Hadis yang tidak diberi keterangan oleh Abu Daud bukan berarti hadis dhaif apalagi maudhu’, sebab jika iya, maka Abu Daud biasanya akan menjelaskan sebab kedhaifan atau kemaudhuan hadis itu.

Apa Itu Cinta?

Menukil penjelasan al-‘Askhary, menurut al-Sakhawi dalam hadis ini Nabi ingin memberikan penjelasan bahwa cinta terkadang bisa membutakan seseorang dari jalan yang penuh dengan petunjuk Allah, serta dapat menulikannya untuk mendengar kalam kebenaran.

Maka, lanjut al-Sakhawi, seseorang yang mengalami cinta yang hebat dalam hatinya terhadap orang yang ia kasihi namun tidak dikendalikan oleh akal dan agamanya, maka cinta itu akan membuat ia tuli dan buta. Sebagaimana sebuah syair Imam Syafi’i mengatakan

عين الرضى عن كل عيب كليلة كما أن عين السخط تبدي المساويا

Pandangan simpati menutupi segala cela, sebagaimaan pandangan benci menampakkan segala cacat.

Juga tentang puisi tentang cinta karya penyair Dinasti Abbasiyah, Basyar ibn Burdh

كذبت طرفي فيك والطرف صادق وأسمعت أذني فيك ما ليس تسمع

Aku membohongi pandanganku tentang dirimu dan pandangan itu jujur. Dan aku memperdengarkan telingaku tentangmu dengan sesuatu yang tidak dapat kau dengar.

Namun cinta buta tidak selalu bermakna negatif, sebab kecintaan yang membuat buta dan tuli juga terjadi pada para sufi terhadap Allah Swt. Karena itu, jika sedang bermunajat kepada Allah, para sufi seakan tenggelam hingga tidak merasakan sekitar. Mereka menjadi buta dan tuli pada selain Allah. Wallahu’alam.

*Tulisan ini pernah dimuat di BincangSyariah.Com

Rekomendasi

Parenting Islami : Menanamkan Cinta Pada Anak, Bukan Takut

mengulang pernikahan; Doa untuk Pengantin Baru mengulang pernikahan; Doa untuk Pengantin Baru

Tidak Bisa Mencintai Suami Sepenuh Hati Karena Dijodohkan?

Nasehat Ali bin Abi Thalib agar Sering Mengekspresikan Cinta Kasih Kepada Pasangan dan Buah Hati

Moment Saat Nabi Perhatian kepada Istrinya; Shafiyyah Moment Saat Nabi Perhatian kepada Istrinya; Shafiyyah

Moment Saat Nabi Perhatian kepada Shafiyyah

Neneng Maghfiro
Ditulis oleh

Peneliti el-Bukhari Institute, Alumni Dirasat Islamiyah UIN Jakarta dan Pondok Pesantren Ilmu Hadis Darus-Sunnah Ciputat.

Komentari

Komentari

Terbaru

Viral Pernikahan Ayah Mertua dengan Ibu Kandung, Apa Hukumnya?

Kajian

Hukum Ayah yang Tidak Menafkahi Anaknya

Keluarga

Apa Itu Tahnik dan Bagaimana Hukumnya?

Ibadah

Cara Mempersiapkan Pendidikan Seks Untuk Anak Sesuai dengan Ketentuan Islam  

Keluarga

luqman hakim mengasuh dan mendidik anak luqman hakim mengasuh dan mendidik anak

Hukum Orangtua Menyakiti Hati Anak

Keluarga

Bisakah Indonesia Menjadi Pusat Fashion Muslim Dunia?  

Muslimah Daily

Tatacara Mandi Junub Sesuai Sunnah Rasul

Ibadah

Doa yang Diajarkan Rasulullah kepada Aisyah Agar Terhindar Keburukan

Ibadah

Trending

Benarkah Islam Agama yang Menganjurkan Monogami?

Kajian

Gerakan Shalat yang Benar Bagi Muslimah

Ibadah

zainab al-ghazali zainab al-ghazali

Zainab Al-Ghazali ; Mufassir Perempuan Pelopor Feminisme Islam

Muslimah Talk

Menelaah Tafsir Ummu Salamah: Menyambung Sanad Partisipasi Perempuan dalam Sejarah Tafsir al-Qur’an

Kajian

Kritik Nabi kepada Laki-laki yang Suka Main Kasar pada Perempuan

Kajian

Tafsir QS Al-Baqarah 187 : Kiat Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga Menurut Islam

Kajian

ratu bilqis ratu bilqis

Tafsir Q.S An-Naml Ayat 23: Meneladani Kepemimpinan Ratu Balqis Dalam Politik

Kajian

Mengoptimalkan Peran Perempuan Sebagai Benteng Toleransi

Diari

Connect