Ikuti Kami

Keluarga

Mengkritik Anak di Depan Umum Adalah Bentuk Kekerasan

membayarkan zakat anak tirinya
gettyimages.com

BincangMuslimah.Com – Dalam proses mendidik dan merawat anak, banyak hal yang perlu diperhatikan. Tidak hanya memperhatikan terkait asupan gizi, tapi juga bagaimana membentuk karakter anak yang baik. Terkadang, orang tua menginginkan tujuan yang baik akan tetapi melakukan cara yang salah. Misal, mengkritik anak di depan umum dengan tujuan memberi pelajaran pada anak justru akan menjatuhkan mentalnya. 

Islam, melalui ajaran yang dibawa oleh Rasulullah juga memberikan petunjuk mengenai bagaimana adab yang seharusnya dilakukan oleh orang tua kepada anakya. Tidak hanya seorang anak yang wajib mempelajari adab yang baik kepada orang tua, tapi juga sebaliknya. Rasulullah pun pernah bersabda demikian,

ليس مِنَّا من لم يرحمْ صغيرنا ، ويُوَقِّرْ كبيرنا

Artinya: Bukanlah bagian dari kami, seseorang yang tidak menyayangi anak-anak dan menghormati orang tua. (HR. Tirmidzi)

Dalam konteks ini, anak kecil yang dimaksud bukan hanya anak biologis melainkan juga anak-anak yang statusnya tidak ada hubungan darah seperti murid atau lainnya. Adapun menasihati atau mengkritik di depan umum dianggap sebagai kekerasan psikis atau mental karena ini akan melukai hatinya. Dalam sebuah kutipan bait-bait syair Imam Syafii dikatakan, 

تَعَمَّدني بِنُصْحِكَ في انْفِرَادِي

وجنِّبني النصيحة َ في الجماعهْ

فَإِنَّ النُّصْحَ بَيْنَ النَّاسِ نَوْعٌ

من التوبيخِ لا أرضى استماعه

وَإنْ خَالَفْتنِي وَعَصَيْتَ قَوْلِي

فَلاَ تَجْزَعْ إذَا لَمْ تُعْطَ طَاعَه

Artinya: Sampaikanlah nasihatmu saat aku sedang sendirian, janganlah sampaikan nasihat kepadaku saat sedang berada di keramaian. Ketahuilah bahwa memberi nasihat di depan umum adalah salah satu bentuk hinaan yang aku tidak rela mendengarkannya. Apabila engkau menghiraukan perkataanku ini maka jangan menyesal jika aku tidak menuruti nasihatmu.

Bait-bait tersebut menjelaskan bahwa menasehati manusia di depan umum, terlebih anak-anak adalah perbuatan yang akan melukai hatinya. Maka sampaikan nasihat dengan lembut dan baik di kala anak sedang sendirian atau menunggu momentum yang tepat seperti saat anak hendak tidur atau selepas menikmati makanannya. 

Baca Juga:  Ketika Harapan Orang Tua Berkamuflase Menjadi Ekspektasi Tinggi: Anak Berprestasi, tapi Tidak Bahagia

Kekerasan terhadap anak tidak hanya berupa kekerasan fisik. Menasihati, megkritik, terlebih memarahi anak di depan umum adalah salah satu bentuk kekerasan terhadap kejiwaan dan mental anak.

Rekomendasi

Mengenal Umma Dewi: Penulis Buku “Anak Bertanya, Umma Menjawab” Mengenal Umma Dewi: Penulis Buku “Anak Bertanya, Umma Menjawab”

Mengenal Umma Dewi: Penulis Buku “Anak Bertanya, Umma Menjawab”

mengasuh anak ciri-ciri anak penyejuk hati mengasuh anak ciri-ciri anak penyejuk hati

Tafsir Al-Baqarah 233: Kewajiban Kerjasama dalam Mengasuh Anak bagi Suami Istri

Mengenal Oldest Child Syndrome, Dear Anak Pertama: Bahumu Tak Harus Selalu Sekuat Baja Mengenal Oldest Child Syndrome, Dear Anak Pertama: Bahumu Tak Harus Selalu Sekuat Baja

QS. Al‑Baqarah Ayat 233: Perhatian Islam terhadap Hak Reproduksi Ibu serta Tumbuh Kembang Bayi

Fatherless dan Ancaman Predator Seksual: Tangki Kasih Sayang yang Kosong Buat Anak Rentan Jadi Korban Fatherless dan Ancaman Predator Seksual: Tangki Kasih Sayang yang Kosong Buat Anak Rentan Jadi Korban

Di Balik Candaan “Ibu Sambung”: Mengapa Sosok Ayah Seperti Daehoon Jadi Harapan Banyak Perempuan Indonesia

Ditulis oleh

Sarjana Studi Islam dan Redaktur Bincang Muslimah

Komentari

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mengapa Anak Bisa Berlaku Sadis? Mengintip Akar Penyebab Matinya Empati pada Generasi Muda Mengapa Anak Bisa Berlaku Sadis? Mengintip Akar Penyebab Matinya Empati pada Generasi Muda

Mengapa Anak Bisa Berlaku Sadis? Mengintip Akar Penyebab Matinya Empati pada Generasi Muda

Muslimah Talk

Cerita Seru Serba-Serbi Mondok: Selamat Hari Santri!!!

Diari

Pengamat: Berkaca pada Indonesia, Azerbaijan Seharusnya Melihat Jilbab sebagai Kekuatan Ekonomi Pengamat: Berkaca pada Indonesia, Azerbaijan Seharusnya Melihat Jilbab sebagai Kekuatan Ekonomi

Pengamat: Berkaca pada Indonesia, Azerbaijan Seharusnya Melihat Jilbab sebagai Kekuatan Ekonomi

Berita

Bukan Matre, Ada Alasan Logis dan Agamis Mengapa Perempuan Wajib Punya Uang Sendiri Bukan Matre, Ada Alasan Logis dan Agamis Mengapa Perempuan Wajib Punya Uang Sendiri

Bukan Matre, Ada Alasan Logis dan Agamis Mengapa Perempuan Wajib Punya Uang Sendiri

Muslimah Talk

Eco-Pesantren dan Masa Depan Bumi Kita Eco-Pesantren dan Masa Depan Bumi Kita

Eco-Pesantren dan Masa Depan Bumi Kita

Muslimah Talk

Green Investing Islami Menjawab Krisis Iklim Green Investing Islami Menjawab Krisis Iklim

Green Investing Islami Menjawab Krisis Iklim

Kajian

Patriarki, Kapitalisme, dan Fundamentalisme: Isi Kepala Nawal El Saadawi dalam Satu Buku Patriarki, Kapitalisme, dan Fundamentalisme: Isi Kepala Nawal El Saadawi dalam Satu Buku

Patriarki, Kapitalisme, dan Fundamentalisme: Isi Kepala Nawal El Saadawi dalam Satu Buku

buku

Yang Terhapus dari Catatan Sejarah: Ketimpangan Gender dalam Filsafat dan Keilmuan Yang Terhapus dari Catatan Sejarah: Ketimpangan Gender dalam Filsafat dan Keilmuan

Yang Terhapus dari Catatan Sejarah: Ketimpangan Gender dalam Filsafat dan Keilmuan

Muslimah Talk

Trending

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Ibadah

Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis

Tiga Doa dalam Al-Qur’an yang Bisa Mendekatkan Jodoh

Ibadah

Shafiyah binti Huyay Shafiyah binti Huyay

Asiyah binti Muzahim: Istri Firaun yang Dijamin Masuk Surga Oleh Allah

Muslimah Talk

Menunggu Jodoh dengan Elegan; Cerita dari Jomblo untuk Jomblo

Diari

orang sakit menjamak shalat orang sakit menjamak shalat

Bolehkah Orang yang Sakit Menjamak Shalat?

Ibadah

Cerita Seru Serba-Serbi Mondok: Selamat Hari Santri!!!

Diari

keringat perempuan haid najis keringat perempuan haid najis

Benarkah Perempuan Sumber Persoalan Bagi Laki-laki?

Kajian

feminiskah aisyah feminiskah aisyah

Merebut Tafsir: Feminiskah Aisyah?

Kajian

Connect