Ikuti Kami

Keluarga

Mengenal Umma Dewi: Penulis Buku “Anak Bertanya, Umma Menjawab”

Mengenal Umma Dewi: Penulis Buku “Anak Bertanya, Umma Menjawab”
Mengenal Umma Dewi: Penulis Buku “Anak Bertanya, Umma Menjawab”

BincangMuslimah.Com – Pernahkah si kecil tiba-tiba bertanya, “Umma, Allah ada di mana?” atau “Surga itu seperti apa?”. Bagi anak-anak, pertanyaan semacam itu adalah fitrah rasa ingin tahu. Namun bagi orang tua, menjawabnya sering kali menyisakan kebingungan: bagaimana menjelaskannya dengan baik tanpa membuat anak takut atau bingung?

Keresahan dan ruang dialog hangat dalam keluarga inilah yang menjadi perhatian utama Sari Ratna Dewi atau yang akrab disapa Umma Dewi. Perempuan kelahiran Pandeglang, 18 Januari 1996 ini tidak hanya aktif di ruang kelas, tetapi juga hadir di layar digital sebagai talent Bincang Syariah dan Bincang Muslimah sejak tahun 2023.

Akademisi dan Aktivis Muslimah

Rekam jejak Umma Dewi dibentuk oleh pendidikan keislaman yang kuat dan pengalaman organisasi perempuan yang panjang. Menyelesaikan pendidikan sarjananya di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten (2013–2017), ia aktif dalam gerakan mahasiswa, di antaranya sebagai Ketua Umum KOHATI HMI Komisariat Ushada UIN SMH Banten (2015–2016) dan Menteri Pemberdayaan Perempuan DEMA UIN SMH Banten (2017).

Semangatnya dalam menuntut ilmu terus berjalan selaras dengan studinya di jenjang pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sejak tahun 2025. Saat ini ia juga aktif Anggota Komisi Pemberdayaan Perempuan, Remaja dan Keluarga MUI Kec. Ciputat Timur 2026-2031. Ia menjadi Sekertaris Umum HMPS Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Jakarta 2026-2027.

Kiprah Umma Dewi dalam dunia pendidikan anak terekam langsung melalui profesinya. Ia pernah mengajar sebagai Guru Sejarah Kebudayaan Islam di SDI Ruhama LabSchool of UHAMKA (2022–2023) dan kini mengabdi sebagai Guru Bahasa Indonesia di Madrasah Darus Sunnah Jakarta (2023–sekarang). Tak hanya itu, ia juga terlibat dalam kepengurusan Komite RA Mumtaza Islamic School (2024–2025).

Baca Juga:  Beberapa Kesunahan pada 10 Muharram

Kedekatannya dengan dunia anak-anak makin lengkap saat ia dipercaya menjadi talent di Bincang Muslimah. Lewat kanal media keislaman Bincang Muslimah ini, Umma Dewi rutin membagikan pandangan serta wawasan seputar pengasuhan anak (parenting). Berlandaskan nilai-nilai Islam yang ramah, komunikatif, dan sejuk.

Di luar rutinitas akademis dan media, Umma Dewi memiliki kegemaran dalam bercerita (storytelling)  yang kian mendekatkannya pada dunia anak-anak.

Seluruh ikhtiar yang ia jalani sesuai dengan prinsip hidupnya yakni:

“Tidaklah sempurna ilmu yang bermanfaat tanpa pengabdian kepada umat.”

“Anak Bertanya, Umma Menjawab”: Panduan Parenting Penuh Kasih Sayang

Umma Dewi adalah seorang ibu yang dianugrahi dua putra yang cerdas dan kritis. Ia dan suami berperan langsung dalam tumbuh kembang kedua putranya. Pengalaman berinteraksi dengan anak-anak dan ketertarikannya pada dunia pengasuhan akhirnya dituangkan ke dalam sebuah karya literasi berjudul “Anak Bertanya, Umma Menjawab: Panduan Parenting Islami Menjawab Rasa Ingin Tahu Anak dengan Cinta” yang diterbitkan oleh El-Bukhori Publishing.

Buku ini disusun melalui percakapan sehari-hari yang hangat dan mudah dipraktikkan oleh orang tua:

Menanamkan Akidah Sejak Dini: Memberikan panduan santun dalam menjawab pertanyaan kritis anak tentang keberadaan Allah, malaikat, hari kiamat, hingga konsep surga dan neraka.

Kepekaan Sosial dan Empati: Mengajarkan anak cara menyikapi keberagaman pergaulan dengan teman non-Muslim, menanamkan kepedulian terhadap saudara di Palestina, hingga menangani masalah bullying.

Komunikasi Keluarga dan Edukasi Seksual: Membantu orang tua menjelaskan asal-usul bayi dan pendidikan tubuh/seksualitas secara jujur, tenang, dan sesuai tahap usia agar anak merasa aman bertanya di rumah.

Ibadah dan Pendidikan Finansial: Membimbing anak menyukai puasa Ramadhan, memaknai Idul Fitri, hingga mengenalkan pengelolaan uang THR secara bijak.

Baca Juga:  Pentingnya Sifat Qana’ah Dalam Mewujudkan Keluarga Harmonis

Bagi Umma Dewi, mendidik anak bukan sekadar memberikan jawaban yang benar. Tetapi tentang bagaimana membangun kedekatan hati antara anak, orang tua, dan Allah Swt.

“Umma, kenapa kita harus salat?”

“Umma, Allah ada di mana?”

“Kenapa aku nggak boleh begini?”

Bukan kita tidak tahu jawabannya, kadang kita hanya bingung bagaimana menjelaskannya dengan bahasa anak. Buku Umma Dewi ini bisa menjadi teman bagi para orang tua untuk menghadapi pertanyaan-pertanyaan kecil yang ternyata punya makna besar dalam tumbuh kembang anak.

Dapatkan harga spesial selama masa Pre Order 6 Agustus – 20 September. Scan QR Code pada poster atau hubungi: 0818 0921 4448.

Kalau ingin menjadi orang tua yang bukan hanya mendidik anak untuk tahu. Tapi juga membantu mereka memahami agama dengan cinta, buku ini layak masuk ke daftar bacaan di rumah.

Pesan sekarang: https://bit.ly/PreOrderBukuUmmaDewi

Rekomendasi

Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah

Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah

Nama Nabi Sulaiman Didahulukan Nama Nabi Sulaiman Didahulukan

Tafsir Surah An-Naml Ayat 30; Hikmah Nama Nabi Sulaiman Didahulukan daripada Nama Allah

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan? Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan?

Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan?

Ditulis oleh

Redaktur Bincang Muslimah, Alumni Magister Pengkajian Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Pegiat Sastra Arab dan Gender

Komentari

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah

Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah

buku

Nama Nabi Sulaiman Didahulukan Nama Nabi Sulaiman Didahulukan

Tafsir Surah An-Naml Ayat 30; Hikmah Nama Nabi Sulaiman Didahulukan daripada Nama Allah

Kajian

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan? Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan?

Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan?

Muslimah Talk

lelaki perempuan mata allah lelaki perempuan mata allah

Feminisme Al-Qur’an, Tafsir An-Nahl 97; Lelaki dan Perempuan di Mata Allah

Kajian

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

Mu'asyarah bil Ma'ruf dalam Pernikahan, Bagaimana Idealnya? Mu'asyarah bil Ma'ruf dalam Pernikahan, Bagaimana Idealnya?

Mu’asyarah bil Ma’ruf dalam Pernikahan, Bagaimana Idealnya?

Keluarga

Trending

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

Surat Al-Ahzab Ayat 33 Surat Al-Ahzab Ayat 33

Tafsir Surat Al-Ahzab Ayat 33; Domestikasi Perempuan, Syariat atau Belenggu Kultural?

Kajian

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

Tata Cara Shalat Perempuan Tata Cara Shalat Perempuan

Tata Cara Shalat Perempuan Istihadhah

Ibadah

air ketuban air ketuban

Benarkah dengan Membaca Surah Yusuf Anak yang Dikandung akan Tampan?

Kajian

kehidupan muhammad sebelum nabi kehidupan muhammad sebelum nabi

Kenapa Sahabat Nabi Tidak Merayakan Maulid?

Khazanah

lelaki perempuan mata allah lelaki perempuan mata allah

Feminisme Al-Qur’an, Tafsir An-Nahl 97; Lelaki dan Perempuan di Mata Allah

Kajian

Connect