Ikuti Kami

Subscribe

Muslimah Talk

Nafisah: Sosok Guru Perempuan Imam Syafii

Nafisah: Sosok Guru Perempuan Imam Syafii
Nafisah: Sosok Guru Perempuan Imam Syafii

BincangMuslimah.Com – Nafisah, sosok perempuan yang mulia dan shalihah ini merupakan putri dari amirul mukminin Hasan bin Zaid bin Hasan bin Ali bin Abi Thalib. Dengan demikian, ia masih keturunan Rasulullah saw. Beliau merupakan salah satu guru perempuan Imam Syafii.

Ia lahir pada tahun 145 H. di Makkah. Ayahnya adalah seorang gubernur Madinah pada zaman Khalifah Al-Manshur, sehingga ia tumbuh dan berkembang di kota Nabi saw. tersebut. Namun, setelah itu ayahnya dipecat dan dipenjara selama setahun. Kemudian ayahnya bebas pada pemerintahan khalifah Al-Mahdi. Bahkan khalifah Al-Mahdi sangat memuliakan ayahnya, mengembalikan seluruh kekayaannya, serta memberangkatkan haji bersamanya.

Setelah Nafisah menikah dengan Ishaq bin Ja’far bin Muhammad As-Shadiq, ia pun pindah ke Mesir hingga wafatnya di bulan Ramadan, tahun 208 H.

Perempuan yang hafal Alquran ini pernah menjalankan ibadah haji sebanyak 30 kali. Ia juga dikenal sebagai perempuan yang ahli di bidang tafsir dan hadis, meskipun ia adalah seorang ummi (tidak dapat membaca dan menulis). Namun beliau banyak mendengar hadis, sehingga ia tergolong perempuan pengajar hadis. Bahkan seorang ulama hebat mujtahid mutlak pendiri mazhab Syafii, yakni Muhammad bin Idris As-Syafii pun pernah belajar kepada beliau. Dan saking dekatnya dengan muridnya tersebut, sampai ketika Imam Syafii meninggal dunia, jenazahnya dimasukkan ke rumah Nafisah, agar ia dapat mensalati jenazah muridnya itu. Berkat kealimannya tersebut pun akhirnya banyak ulama yang mengunjunginya untuk berguru kepadanya.

Demikianlah biografi singkat Nafisah, guru perempuan Imam Syafii. Meskipun ia tergolong ummi, tidak dapat membaca dan menulis, namun hal itu tidak menyurutkannya untuk mau mengikuti majilis-majlis ilmu hingga membuatnya alim khususnya di bidang tafsir dan hadis. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

*Artikel ini sebelumnya pernah dimuat oleh BincangSyariah.Com

Rekomendasi

Mengambil Pelajaran dari Seorang Murid

emansipasi perempuan emansipasi perempuan

Dr. Atiyatul Ulya: Kesadaran Emansipasi Perempuan Tumbuh Sejak Masa Nabi

Perempuan Sebagai Simbol Kehormatan Perempuan Sebagai Simbol Kehormatan

Perempuan Sebagai Simbol Kehormatan

Hadis-hadis Tentang Keutamaan Berbakti kepada Orangtua

Annisa Nurul Hasanah
Ditulis oleh

Redaktur Pelaksana BincangMuslimah.Com, Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Pondok Pesantren Luhur Ilmu Hadis Darus-Sunnah

Komentari

Komentari

Terbaru

menunda menikah di bulan syawal menunda menikah di bulan syawal

Lima Tujuan Pernikahan Menurut Islam, Kamu yang Mau Nikah Wajib Tahu

Ibadah

Bagaimana Posisi Mufassir Perempuan dalam Perkembangan Kajian Tafsir Al-Qur’an?

Kajian

Privacy yang Berhak Dimiliki Seorang Istri Menurut Empat Madzhab

Kajian

perempuan rentan menjadi korban perempuan rentan menjadi korban

RUU PKS Resmi Disingkirkan dari Prolegnas 2020, Bagaimana Islam Memandang Pemimpin yang Menyia-yiakan Umat?

Kajian

Kecemburuan Ummahatul Mu’minin pada Syafiyyah, Putri Pemuka Yahudi

Kajian

mahar nikah mahar nikah

Mahar Nikah Menjadi Hak Istri atau Mertua?

Kajian

Benarkah Penghuni Neraka Paling Banyak Perempuan?

Kajian

mendidik anak mendidik anak

Parenting Islami ; Bagaimana Cara Mendidik Anak Untuk Perempuan Karir?

Keluarga

Trending

Keguguran, Haruskah Tetap Memberi Nama Untuk Anak?

Kajian

Istri Harus Patuh pada Suami atau Orang Tua?

Kajian

Empat Hal yang Mesti Diperhatikan Ketika Mandi Wajib

Ibadah

Berapa Kali Sehari Rasulullah Mengucapkan Istighfar?

Ibadah

Bolehkah Perempuan Pergi Haji dan Umrah Tanpa Disertai Mahram?

Ibadah

Telaah Hadis; Benarkah Perempuan Tercipta dari Tulang Rusuk Laki-laki?

Kajian

Perempuan Ahli Ibadah Masuk Neraka Gara-gara Ini

Kajian

Anis Al-Muttaqin; Menilik Nilai Tasawuf dalam Manuskrip Nusantara

Kajian

Connect