Ikuti Kami

Diari

Sikap Muslimah Untuk Menyambut Tahun Baru 2025

Sikap Muslimah Untuk Menyambut Tahun Baru 2025
www.freepik.com

BincangMuslimah.Com- Tidak terasa kita sudah berada di awal tahun baru 2025. Setiap orang pasti ingin menjadikan tahun baru sebagai awal dalam membuka lembaran baru. Terlebih pada tahun baru ini bertepatan dengan awal bulan Rajab, salah satu bulan yang paling mulia dibanding bulan-bulan lainnya. Tentu kita ingin membuka lembaran baru di dalam kehidupan kita ini dengan kebaikan. Lantas hal apa saja yang bisa kita lakukan khususnya sebagai seorang Muslimah dalam menyambut tahun baru?

Awal Tahun yang Mulia

Awal tahun baru kali ini bertepatan dengan hari-hari baik di dalam Islam. Selain bertepatan dengan awal bulan Rajab, tahun baru 2025 juga bertepatan dengan hari Rabu, sebagaimana menurut riwayat ulama sebagai hari baik untuk memulai sesuatu. Bulan Rajab dan hari Rabu memiliki keutamaan masing-masing yang bisa melipatgandakan kebaikan seseorang.

Imam al-Baihaqi menyebutkan salah satu keutamaan bulan Rajab di dalam kitab Fadlail al-Auqat li al-Baihaqy halaman 94 No. 10:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «خِيرَةُ اللَّهِ مِنَ الشُّهُورِ شَهْرُ ‌رَجَبٍ، وَهُوَ ‌شَهْرُ ‌اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ، مَنْ عَظَّمَ شَهْرَ ‌رَجَبٍ فَقَدْ عَظَّمَ أَمْرَ اللَّهِ، وَمَنْ عَظَّمَ أَمْرَ اللَّهِ أَدْخَلَهُ جَنَّاتِ النَّعِيمِ وَأَوْجَبَ لَهُ رِضْوَانَهُ الْأَكْبَرَ….

“Dari Anas bin Malik, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, Bulan yang paling baik di sisi Allah dibandingkan bulan lainnya adalah bulan rajab. Dan bulan rajab adalah bulannya Allah ‘Azza wa Jalla. Barangsiapa yang mengagungkan bulan rajab, maka sungguh ia telah mengagungkan perintah Allah. Dan barangsiapa yang mengagungkan perintah Allah, maka ia akan dimasukkan Allah ke dalam surga yang penuh kenikmatan dan mewajibkan kepadanya untuk mendapatkan kepuasan yang besar.”

Di dalam keterangan ini menyebutkan bahwa bulan Rajab merupakan bulan yang mulia sehingga sudah seharusnya seseorang melakukan banyak kebaikan pada bulan Rajab dalam rangka untuk mengagungkan perintah Allah pada bulan Rajab yang mulia.

Baca Juga:  Karena Sholeh Saja Tidak Cukup

Sedangkan Syekh Zarnuji menyebutkan keutamaan hari Rabu di dalam kitab Ta’lim al-Muta’allim:

مَا مِنْ شَيْءٍ بُدِئَ يَوْمَ الْاَرْبَعَاءِ اِلَّا وَقدْ تَمَّ

“Tidak ada segala sesuatu yang dimulai pada hari Rabu kecuali akan menjadi sempurna.”

Pada redaksi ini Syekh Zarnuji menyinggung bahwa hari Rabu adalah hari terbaik untuk mengawali seperti belajar dan kebaikan-kebaikan lainnya.

Dengan kemuliaan bulan Rajab dan hari Rabu ini, menjadikan awal tahun 2025 dengan melakukan berbagai kebaikan. Karena setiap kebaikan yang kita lakukan bukan hanya bertujuan untuk membuka lembaran baru di awal tahun, melainkan juga mendapatkan manfaat dari keutamaan bulan Rajab dan hari Rabu.

Sikap Muslimah untuk Menyambut Tahun Baru

Dengan banyaknya keutamaan yang ada pada awal tahun 2025 ini, sudah sepatutnya kita tidak boleh melewatkan dan menyia-nyiakan awal tahun ini dengan melakukan hal-hal baik untuk menyambut tahun baru. Sebagai Muslimah khususnya. Seorang Muslimah harus memiliki sikap yang bisa mengantarkannya untuk bisa menjadi pribadi yang lebih baik di lembaran baru kehidupannya.

Karena perempuan adalah makhluk yang mulia sehingga sudah sepatutnya Muslimah memuliakan diri sendiri. Di antara hal-hal yang bisa seorang Muslimah lakukan untuk menyambut tahun baru dan mengawali  awal tahun adalah sebagai berikut:

Pertama, memperbanyak istighfar

Memohon ampun kepada Allah adalah sebuah keharusan dan keniscayaan yang harus kita lakukan. Karena sejatinya, setiap manusia pasti tidak terlepas dari salah dan alpa. Sehingga istighfar berperan untuk mengurangi bahkan menghapus dosa-dosa yang pernah seseorang lakukan pada masa lalu.

Kedua, muhasabah atau refleksi diri

Seorang muslimah bisa melakukan hal ini dengan mengingat dan menimbang kesalahan sebelumnya agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik. Dengan muhasabah, perempuan bisa mengintrospeksi diri atas kesalahan dan kekurangan yang pernah kita lakukan sepanjang tahun.

Baca Juga:  Risiko Nikah Muda: Antara Cinta dan Cita-cita  

Ketiga, memperbanyak ibadah

Ibadah di sini bisa merealisasikan dengan berbagai hal. Baik dengan memperbaiki ibadah-ibadah yang sudah berlalu atau dengan menambah ibadah sunnah yang sebelumnya belum pernah kita amalkan. Pada tahun baru seorang Muslimah bisa menambah kebaikan di dalam hidup mereka dengan memperbanyak membaca al-Quran, bersedekah, puasa dan lain sebagainya.

Keempat, membuat resolusi positif

Mayoritas perempuan biasanya suka menulis hal-hal yang akan mereka kerjakan dan hendak mereka capai dalam buku hariannya. Begitu pula di awal tahun ini. Menulis resolusi positif atau listing harapan yang ingin kita wujudkan. Tujuannya bukan hanya sekedar tulisan harian melainkan juga untuk dilihat ketika keinginan tersebut satu per satu tercapai agar bisa menjadi pengingat agar kita senantiasa bersyukur.

Demikianlah beberapa sikap yang bisa seorang Muslimah lakukan untuk menyambut tahun baru. Juga bisa melakukan hal ini pada tahun-tahun selanjutnya. Akan tetapi, tahun 2025 lebih istimewa karena bertepatan dengan bulan Rajab dan hari Rabu. Sehingga setiap kebaikan yang kita lakukan akan mendapatkan keutamaan dan kesempurnaan. Singkatnya,  mestinya menyambut tahun baru dengan melakukan kebaikan dengan memperbaiki kualitas hubungan kita kepada Allah dan manusia.

Rekomendasi

panduan melaksanakan puasa syawal panduan melaksanakan puasa syawal

Lafaz Niat Puasa Bulan Rajab

Ditulis oleh

Alumnus Ponpes As'ad Jambi dan Mahad Ali Situbondo. Tertarik pada kajian perempuan dan keislaman.

Komentari

Komentari

Terbaru

Konferensi Pemikiran Gus Dur Perdana, Hadirkan Pramono Anung, Mahfud MD, dan Sinta Nuriyah Konferensi Pemikiran Gus Dur Perdana, Hadirkan Pramono Anung, Mahfud MD, dan Sinta Nuriyah

Konferensi Pemikiran Gus Dur Perdana, Hadirkan Pramono Anung, Mahfud MD, dan Sinta Nuriyah

Berita

Benarkah Perayaan Maulid Nabi Bid’ah? Benarkah Perayaan Maulid Nabi Bid’ah?

Benarkah Perayaan Maulid Nabi Bid’ah?

Kajian

Jangan Sampai Terlewat! El-Bukhari Kembali Membuka Pendaftaran Sekolah Hadis 2025 Jangan Sampai Terlewat! El-Bukhari Kembali Membuka Pendaftaran Sekolah Hadis 2025

Jangan Sampai Terlewat! El-Bukhari Kembali Membuka Pendaftaran Sekolah Hadis 2025

Berita

Pasangan Bukan Tempat Rehabilitasi: Mengapa Hubungan Tidak Bisa Menggantikan Proses Pemulihan Diri Pasangan Bukan Tempat Rehabilitasi: Mengapa Hubungan Tidak Bisa Menggantikan Proses Pemulihan Diri

Pasangan Bukan Tempat Rehabilitasi: Mengapa Hubungan Tidak Bisa Menggantikan Proses Pemulihan Diri

Keluarga

Hak-Hak Anak Yang Harus Dipenuhi Orang Tua Menurut Imam Ghazali Hak-Hak Anak Yang Harus Dipenuhi Orang Tua Menurut Imam Ghazali

Hak-Hak Anak yang Harus Dipenuhi Orang Tua Menurut Imam Ghazali

Keluarga

Bagaimana Hukum Salat Pakai Sarung Tangan bagi Perempuan Bagaimana Hukum Salat Pakai Sarung Tangan bagi Perempuan

Bagaimana Hukum Salat Pakai Sarung Tangan bagi Perempuan

Ibadah

Raya, Balita Sukabumi yang Tak Selamat Karena Cacingan Akut: Saat Kemiskinan Mengalahkan Hak Hidup Anak Raya, Balita Sukabumi yang Tak Selamat Karena Cacingan Akut: Saat Kemiskinan Mengalahkan Hak Hidup Anak

Raya, Balita Sukabumi yang Tak Selamat Karena Cacingan Akut: Saat Kemiskinan Mengalahkan Hak Hidup Anak

Muslimah Talk

Benarkah Islam Agama yang Menganjurkan Monogami?

Kajian

Trending

Doa yang Diajarkan Nabi kepada Abu Bakar untuk Diamalkan Sehari-hari

Ibadah

Benarkah Islam Agama yang Menganjurkan Monogami?

Kajian

Rahmah El-Yunusiyah: Pahlawan yang Memperjuangkan Kesetaraan Pendidikan Bagi Perempuan

Muslimah Talk

Benarkah Perayaan Maulid Nabi Bid’ah? Benarkah Perayaan Maulid Nabi Bid’ah?

Benarkah Perayaan Maulid Nabi Bid’ah?

Kajian

Kenapa Harus Hanya Perempuan yang Tidak Boleh Menampilkan Foto Profil?

Diari

maria ulfah kemerdekaan indonesia maria ulfah kemerdekaan indonesia

Maria Ulfah dan Kiprahnya untuk Kemerdekaan Indonesia

Khazanah

Dunia Membutuhkan Sains dan Sains Membutuhkan Perempuan

Muslimah Daily

Nor “Phoenix” Diana: Gadis Pemalu Menjadi Pegulat Berhijab Pertama di Dunia Nor “Phoenix” Diana: Gadis Pemalu Menjadi Pegulat Berhijab Pertama di Dunia

Nor “Phoenix” Diana: Gadis Pemalu Menjadi Pegulat Berhijab Pertama di Dunia

Muslimah Talk

Connect