Ikuti Kami

Subscribe

Diari

Shalat Memakai Mukena Tanpa Baju di dalamnya, Apakah Shalat sah?

BincangMuslimah.Com – Ketika shalat biasanya para muslimah juga menggunakan pakaian di balik mukena yang dikenakan. Nah, bagaimana jika perempuan tersebut ketika shalat memakai mukena tanpa baju di dalamnya? Sahkah shalat perempuan tersebut?

Aurat perempuan dalam shalat adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan, keduanya diharuskan terbuka selama shalat. Hal ini sebagaimana dijelaskan Imam Nawawi dalam al-Majmu’.

Jadi pada dasarnya ketentuan mukena bagi perempuan muslimah adalah selama mukena tersebut bisa menutupi auratnya. Dikatakan menutup aurat jika pakaian tersebut bisa menutupi seluruh kulit dan tidak sampai memperlihatkan warna kulit alias tembus pandang.

Syaikh Abu Bakar Shata dalam kitab I’anatut Thalibin menjelaskan

وستر حرة ولو صغيرة غير وجه وكفين ظهرهما وبطنهما الى الكوعين بما لا يوصف لونا اي لون البشرة في مجلس التخاطب

“Dan wajib menutup aurat bagi perempuan merdeka meskipun anak kecil, selain muka dan telapak tangan baik luar dan dalamnya hingga pergelangan tangan, dengan apa saja yang tidak memperlihatkan warna kulitnya”.

Jadi berdasarkan penjelasan di atas, kriteria mukena yang sesuai syariat dan mencukupi untuk keabsahan shalat adalah jika mukena tersebut bisa menutupi seluruh aurat perempuan yaitu dengan catatan mukena tersebut tudak memperlihatkan warna kulit dan bentuk tubuh sang perempuan.

Jadi selama mukena yang dikenakan memenuhi kriteria tersebut, boleh sudah sah shalat yang dikerjakannya meski tanpa memakai baju atau pakaian dalam lainnya. Wallahu’alam.

 

Rekomendasi

dzikir Isra' Mi'raj, kesetaraan perempuan, Membangunkan Shalat malam dzikir Isra' Mi'raj, kesetaraan perempuan, Membangunkan Shalat malam

Lima Perbedaan Lelaki dan Perempuan dalam Shalat

Muslimah Shalat Tanpa Mukena, Sah atau Tidak?

Rajin Shalat Tapi Masih Suka Nyinyir?

Shalat Berjamaah Bagi Perempuan, Sebaiknya di Mana?

Neneng Maghfiro
Ditulis oleh

Sarjana Studi Islam dan Peneliti el-Bukhari Institute

Komentari

Komentari

Terbaru

hukum berdiri mahallul qiyam hukum berdiri mahallul qiyam

Hukum Berdiri Ketika Mahallul Qiyam

Kajian

menabuh rebana perayaan maulid menabuh rebana perayaan maulid

Hukum Menabuh Rebana Ketika Peraayaan Maulid

Kajian

muslim bersahabat non muslim muslim bersahabat non muslim

Benarkah Seorang Muslim Dilarang Bersahabat dengan Non Muslim?

Khazanah

memaafkan beserta melupakan kesalahan memaafkan beserta melupakan kesalahan

Memaafkan Harus Beserta Melupakan Kesalahan

Kajian

relasi muhammad non muslim relasi muhammad non muslim

Meneladani Relasi Nabi Muhammad dengan Non Muslim

Khazanah

mengidolakan ustaz ganteng halu mengidolakan ustaz ganteng halu

Mengidolakan Ustaz Ganteng Sampai “Halu”

Muslimah Talk

Semangat Women Supporting Women Semangat Women Supporting Women

Menurunnya Semangat Women Supporting Women

Muslimah Talk

persahabatan aisyah perempuan yahudi persahabatan aisyah perempuan yahudi

Persahabatan Antara Aisyah dan Perempuan Yahudi

Khazanah

Trending

Shalat Sunnah Rawatib Perempuan Shalat Sunnah Rawatib Perempuan

Shalat Sunnah Rawatib Bagi Perempuan, Lebih Utama di Masjid atau Rumah?

Ibadah

keutamaan melanggengkan wudhu islam keutamaan melanggengkan wudhu islam

Keutamaan Melanggengkan Wudhu dalam Islam

Kajian

Empat Kiat Mendidik Anak Empat Kiat Mendidik Anak

Empat Kiat Mendidik Anak Menurut Anjuran Islam

Keluarga

pendapat ulama membasuh tangan pendapat ulama membasuh tangan

Pendapat Ulama Mengenai Hukum Membasuh Tangan.

Kajian

cairan kuning setelah haid cairan kuning setelah haid

Menyikapi Cairan Kuning yang Keluar Setelah Haid

Kajian

air liur manusia najis air liur manusia najis

Benarkah Air Liur Manusia Najis?

Kajian

Perbedaan Kata Membasuh mengusap Perbedaan Kata Membasuh mengusap

Perbedaan Kata Membasuh dan Mengusap pada Rukun Wudhu

Kajian

3 Hal didiskusikan kontrasepsi 3 Hal didiskusikan kontrasepsi

3 Hal yang Perlu Didiskusikan Perihal Kontrasepsi

Keluarga

Connect