Ikuti Kami

Subscribe

Muslimah Talk

Menjauhi Zina Bukan dengan Nikah Muda

Menjauhi Zina Bukan dengan

BincangMuslimah.Com – Trend nikah muda mulai naik semenjak beberapa pernikahan yang dilangsungkan oleh publik figur dan influencer. Begitu juga jargon nikah muda untuk menjauhi zina terus digaungkan oleh kelompok-kelompok tertentu yang mengklaim, “daripada pacaran lebih baik segera menikah.” Setelah internet mudah diakses oleh setiap orang, tarif kuota tak semahal dulu siapapun menjadikan apa yang mereka lihat di internet sebagai standar bahagia dan standar hidup mereka, termasuk nikah muda. Padahal, menjauhi zina bukan dengan nikah muda terlebih jika itu dipaksa dan menjadi jalan satu-satunya.

Tak ada yang salah dengan nikah muda. Jika memang kedua individu benar-benar telah matang secara psikis dan biologis. Hal yang menjadi masalah adalah ketika nikah muda menjadi hal yang terasa menjadi satu-satunya jalan untuk menghindari zina. Tak peduli apakah keduanya telah siap mentalnya dan cukup finansialnya. Seakan kehidupan akan terasa indah saja setelah menikah.

Menikah adalah jalinan rumah tangga dan ikatan yang kuat sebagaimana firman Allah dalam surat an-Nisa ayat 21:

وَكَيْفَ تَأْخُذُوْنَهٗ وَقَدْ اَفْضٰى بَعْضُكُمْ اِلٰى بَعْضٍ وَّاَخَذْنَ مِنْكُمْ مِّيْثَاقًا غَلِيْظًا

Artinya: Dan bagaimana kamu akan mengambilnya kembali, padahal kamu telah bergaul satu sama lain (sebagai suami-istri). Dan mereka (istri-istrimu) telah mengambil perjanjian yang kuat (ikatan pernikahan) dari kamu.

Dalam Ma’alimu at-Tanzil karya Imam Baghowi, disebutkan bahwa perjanjian yang kuat ini adalah perintah untuk bertanggung jawab atas relasi yang telah dibangun dengan akad di hadapan para saksi. Sebab perintah untuk berperilaku baik terhadap istri telah Nabi perintahkan pula kepada laki-laki yang disampaikan pada khotbah haji Wada’:

“اتقوا الله في النساء فإنكم أخذتموهن بأمانة الله تعالى واستحللتم فروجهنَّ بكلمة الله تعالى

Artinya: bertakwalah kepada Allah dalam urusan wanita, karena sesungguhnya kalian telah mengambilnya melalui amanat Allah dan menghalalkan kemaluannya dengan kalimat Allah. (HR. Muslim).

Selain berisi perintah berbuat baik terhadap istri, hadis ini menunjukkan betapa pernikahan adalah akad yang tak main-main karena membawa kalimat Allah. Maka memutuskan menikah adalah sekaligus sudah sanggup memikul tanggung jawab baru dan resiko yang kelak akan dihadapi. Menikah bukan sekedar untuk memenuhi hasrat seksual, bukan sekedar menikmati kesenangan, melainkan menghadapi suka dan duka kehidupan berdua.

Jika trend nikah muda terus digaungkan dan anak-anak muda terus saja terpengaruh tanpa memikirkan dengan serius dan persiapan yang matang, kerugian tidak hanya dihadapi oleh kedua pasangan tersebut, tapi juga generasi yang hanya menjadikan nikah sebagai tujuan lalu berhenti bercita-cita. Pernikahan bukanlah akhir dari perjalanan hidup, tapi justru sebuah babak baru kehidupan dan transformasi individu ke dalam tanggung jawab lain.

Adapun alasan menjauhi zina bukanlah satu-satunya diatasi dengan menikah, terlebih jika memang belum memiliki banya kemampuan. Menjauhi zina adalah dengan menyibukkan diri pada kegiatan-kegiatan positif, kegiatan-kegiatan sosial yang memberikan dampak pada sekitar. Menjauhi zina adalah dengan berpuasa, sibuk beribadah kepada Allah dan melakukan perbaikan diri. Menjauhi zina adalah dengan sibuk belajar, membaca buku dan pengalaman.

Maka sekali lagi, trend menjauhi zina dengan nikah muda harus dihentikan. Karena ini seolah mengajak pemuda berpikir sempit dan menganggap bahwa menikah menjadi impian tertinggi bagi kehidupan mereka. Padahal ia diciptakan bukan sekedar untuk kelak menjalin relasi asmara saja dengan satu orang. Bahkan manusia diciptakan, sekalipun telah menikah adalah untuk memberi kebermanfaatan bagi sekitar.

 

Rekomendasi

perempuan cantik tempat buruk perempuan cantik tempat buruk

Penjelasan Hadis “Jauhi Perempuan Cantik yang Tumbuh di Tempat Buruk”

Bagaimana Islam Memandang Konsep Childfree?

makna sekufu dalam pernikahan makna sekufu dalam pernikahan

Memilih Pasangan; Ikhtiar Menuju Pernikahan

Kisah Pertemuan musa khidir Kisah Pertemuan musa khidir

Tafsir al-Kahfi: Kisah Pemilik Kebun dan Temannya

Zahrotun Nafisah
Ditulis oleh

Sarjana Studi Islam dan Redaktur Bincang Muslimah

1 Komentar

1 Comment

    Komentari

    Terbaru

    relasi muhammad non muslim relasi muhammad non muslim

    Meneladani Relasi Nabi Muhammad dengan Non Muslim

    Khazanah

    mengidolakan ustaz ganteng halu mengidolakan ustaz ganteng halu

    Mengidolakan Ustaz Ganteng Sampai “Halu”

    Muslimah Talk

    Semangat Women Supporting Women Semangat Women Supporting Women

    Menurunnya Semangat Women Supporting Women

    Muslimah Talk

    persahabatan aisyah perempuan yahudi persahabatan aisyah perempuan yahudi

    Persahabatan Antara Aisyah dan Perempuan Yahudi

    Khazanah

    Memperingati Maulid Nabi kesesatan Memperingati Maulid Nabi kesesatan

    Apakah Memperingati Maulid Nabi Berarti Menuju Kesesatan?

    Khazanah

    Memperingati Maulid Nabi kesesatan Memperingati Maulid Nabi kesesatan

    Penjelasan Akhlak Nabi Adalah Alquran

    Khazanah

    Beauty Standar hakikat kecantikan Beauty Standar hakikat kecantikan

    Beauty Standar dan Hakikat Cantik Menurut Islam

    Muslimah Talk

    Esensi Memperingati Maulid Nabi Esensi Memperingati Maulid Nabi

    Esensi Memperingati Maulid Nabi; Perjuangan Nabi Mengangkat Derajat Perempuan

    Muslimah Talk

    Trending

    Shalat Sunnah Rawatib Perempuan Shalat Sunnah Rawatib Perempuan

    Shalat Sunnah Rawatib Bagi Perempuan, Lebih Utama di Masjid atau Rumah?

    Ibadah

    keutamaan melanggengkan wudhu islam keutamaan melanggengkan wudhu islam

    Keutamaan Melanggengkan Wudhu dalam Islam

    Kajian

    pendapat ulama membasuh tangan pendapat ulama membasuh tangan

    Pendapat Ulama Mengenai Hukum Membasuh Tangan.

    Kajian

    cairan kuning setelah haid cairan kuning setelah haid

    Menyikapi Cairan Kuning yang Keluar Setelah Haid

    Kajian

    Empat Kiat Mendidik Anak Empat Kiat Mendidik Anak

    Empat Kiat Mendidik Anak Menurut Anjuran Islam

    Keluarga

    air liur manusia najis air liur manusia najis

    Benarkah Air Liur Manusia Najis?

    Kajian

    3 Hal didiskusikan kontrasepsi 3 Hal didiskusikan kontrasepsi

    3 Hal yang Perlu Didiskusikan Perihal Kontrasepsi

    Keluarga

    Perbedaan Kata Membasuh mengusap Perbedaan Kata Membasuh mengusap

    Perbedaan Kata Membasuh dan Mengusap pada Rukun Wudhu

    Kajian

    Connect