Ikuti Kami

Kajian

Benarkah Islam Agama yang Menganjurkan Monogami?

BincangMuslimah.Com – Poligami atau menikah lebih dari seorang istri bukanlah merupakan masalah baru. Bangsa Arab telah berpoligami bahkan jauh sebelum kedatangan Islam, demikian pula masyarakat lain di sebagian besar kawasan dunia selama masa itu.

Usman Efendi dkk. dalam buku The Islamic Law menyebutkan, di dalam kitab suci agama Yahudi dan Nasrani, poligami telah merupakan penerimaan jalan hidup. Semua Nabi dalam Talmud, perjanjian lama, dan Al-Qur’an, beristri lebih dari seorang, kecuali Yesus/Nabi Isa as. Bahkan di Arab sebelum Islam telah mempraktekkan poligami tanpa batas.

 

Syarat Berlaku Adil dalam Poligami

Kitab-kitab suci agama-agama Samawi dan buku-buku sejarah menyebutkan bahwa di kalangan para pemimpin maupun orang-orang awam di setiap bangsa, bahkan di antara para Nabi sekalipun, poligami bukan merupakan hal yang asing ataupun tabu.

Ketika Islam datang, Islam membatasinya menjadi empat. Itupun digarisbawahi, jika si laki-laki mampu berlaku adil. Jika tidak, Islam hanya membolehkan satu. Monogamilah yang paling baik jika tidak bisa adil. Dalam surah al-Nisa ayat 3, Allah Swt berfirman

وَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تُقْسِطُوا فِي الْيَتَامَىٰ فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَىٰ وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ ۖ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَلَّا تَعُولُوا

Artinya: Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka nikahilah perempuan-perempuan (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (nikahilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya. (QS. al-Nisa; 3)

Baca Juga:  Sabda Rasulullah: Yang Tidak Adil dalam Berpoligami di Hari Kiamat Jalannya Miring Sebelah

Jika kita perhatikan susunan gramatikal arab dalam ayat ini menarik. huruf fa dalam kalimat fawahidatan (maka satu saja) merupakan jawabu al-syarth atau terkenal juga dengan huruf syarat, yakni jawab yang mengiringi syaratnya yaitu  jika takut tidak bisa adil maka nikahilah satu saja. Dalam bahasa arab, huruf syarat berfaidah taukid yakni sebagai penekanan terhadap maksud yang dikatakan.

Konsep Pernikahan Murni dalam Islam adalah Monogami

Dosen Perguruan Tinggi Ilmu al-Qur’an (PTIQ), Nur Rofiah menyimpulkan bahwa ayat poligami ini justru pada dasarnya adalah ayat monogami. Sehingga tak berlebihan jika menyebutkan semangat konsep pernikahan menurut ajaran Islam menganut konsep monogami. Dan jauh berabad-abad yang lalu ajaran ini dicetuskan oleh al-Qur’an.

Menurut Nur Rofiah, ajaran mengenai konsep pernikahan yang genuin atau murni berasal dari Islam adalah konsep monogami bukan poligami. Poligami merupakan tradisi Arab, bahkan bangsa-bangsa lain saat itu, lalu Islam dengan revolusioner mengatakan cukup satu sebab itu lebih jauh dari sikap aniaya.

“Dalam ayat poligami jangan dipotong ayatnya, sesungguhnya itu ayat monogami, yang genuin pesan dari Islam itu. Dalam Islam sebaiknya hanya satu, yang poligami itu adat Arab.” jelas Nur Rofiah yang menyelesaikan kuliah S2 dan S3 Ilmu Tafsir di Universitas Ankara Turki itu.

Di dalam ayat poligami jelas mengatakan, monogami atau memiliki istri satu itu lebih baik dan lebih jauh dari sikap aniaya.  “Bahwa Islam memperbolehkan poligami jika merasa mampu memang benar. Tapi hal ini seperti perkataan, kamu boleh pergi ke Jogja jalan kaki, boleh-boleh saja tapi memang kamu mampu?” jelasnya.

Bersikap adil dalam membagi perhatian dan cinta kepada istri-istri adalah sesuatu yang berat dan mustahil. Rasulullah pun meski berusaha bersikap adil, tetap saja hati beliau terlihat lebih condong kepada Sayyidah Aisyah.

Baca Juga:  Tips Mengontrol Amarah Saat Puasa

“Karena itu jika memahami ayat poligami di atas, hendaknya jangan sepotong sampai pernyataan ‘boleh empat’ tapi tidak meneruskannya hingga ‘jika tidak bisa adil maka satu saja’,” ujarnya dalam acara Kajian Rumahan yang terselenggara beberapa waktu yang lalu di Bunagara Coffe, Sudirman, jakarta.

Rekomendasi

An-Nisa Ayat 3: Izin Poligami atau Larangan Terselubung? An-Nisa Ayat 3: Izin Poligami atau Larangan Terselubung?

An-Nisa Ayat 3: Izin Poligami atau Larangan Terselubung?

Nikah Siri : Pernikahan yang Sangat Rentan tapi Masih Sering Terjadi Nikah Siri : Pernikahan yang Sangat Rentan tapi Masih Sering Terjadi

Nikah Siri : Pernikahan yang Sangat Rentan tapi Masih Sering Terjadi

Refleksi Lagu Bang Toyib dan Bang Jono dalam Kisah Pewayangan Refleksi Lagu Bang Toyib dan Bang Jono dalam Kisah Pewayangan

Refleksi Lagu Bang Toyib dan Bang Jono dalam Kisah Pewayangan

Muslimah Rajin Shalat Tapi tidak Menutup Aurat, Bagaimana Menurut Islam? Muslimah Rajin Shalat Tapi tidak Menutup Aurat, Bagaimana Menurut Islam?

Muslimah Rajin Shalat Tapi Tidak Menutup Aurat, Bagaimana Menurut Islam?

Ditulis oleh

Sarjana Studi Islam dan Peneliti el-Bukhari Institute

13 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Beberapa Kesunahan 10 Muharram Beberapa Kesunahan 10 Muharram

Tiga Hal yang Harus Diperhatikan Perempuan Haid

Ibadah

Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim

Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim

Muslimah Talk

Shafiyah binti Huyay Shafiyah binti Huyay

Asiyah binti Muzahim: Istri Firaun yang Dijamin Masuk Surga Oleh Allah

Muslimah Talk

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Ibadah

Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero: Ketika Orang Dewasa Menyembunyikan Luka Masa Kecil Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero: Ketika Orang Dewasa Menyembunyikan Luka Masa Kecil

Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero: Ketika Orang Dewasa Menyembunyikan Luka Masa Kecil

buku

Doa yang Dipanjatkan Fatimah az-Zahra pada Hari Senin Doa yang Dipanjatkan Fatimah az-Zahra pada Hari Senin

Benarkah Orang Pingsan Tidak Wajib Mengqadha Shalat?

Ibadah

Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis

Tiga Doa dalam Al-Qur’an yang Bisa Mendekatkan Jodoh

Ibadah

Empat Syarat Salat untuk Penyucian Jiwa dalam Tafsir QS. Al-Ankabut Ayat 45 Empat Syarat Salat untuk Penyucian Jiwa dalam Tafsir QS. Al-Ankabut Ayat 45

Empat Syarat Salat untuk Penyucian Jiwa dalam Tafsir QS. Al-Ankabut Ayat 45

Kajian

Trending

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Ibadah

Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis

Tiga Doa dalam Al-Qur’an yang Bisa Mendekatkan Jodoh

Ibadah

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

Shafiyah binti Huyay Shafiyah binti Huyay

Asiyah binti Muzahim: Istri Firaun yang Dijamin Masuk Surga Oleh Allah

Muslimah Talk

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

lelaki perempuan mata allah lelaki perempuan mata allah

Feminisme Al-Qur’an, Tafsir An-Nahl 97; Lelaki dan Perempuan di Mata Allah

Kajian

keringat perempuan haid najis keringat perempuan haid najis

Benarkah Perempuan Sumber Persoalan Bagi Laki-laki?

Kajian

Connect