Ikuti Kami

Kajian

Beberapa Perempuan yang Disebut dalam Alquran

beberapa perempuan disebut alquran
pinterest.com

BincangMuslimah.Com – Allah Swt. menciptakan manusia dalam dua jenis yaitu laki-laki dan perempuan. Terdapat beberapa perempuan yang disebutkan dalam Alquran. Para perempuan ini memiliki pengaruh yang sangat besar dalam sejarah peradaban di antaranya Asiyah dan siti Hawa. Berikut nama-nama perempuan yang disebut dalam Alquran beserta kisahnya.

Maryam binti Imran

Maryam merupakan keturunan Imran, salah satu keluarga terbaik yang pernah ada dalam sejarah kehidupan manusia. Kemuliaan Maryam diabadikan dalam Alquran surat Ali-Imran ayat 42.

وَإِذْ قَالَتِ الْمَلَائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَاكِ وَطَهَّرَكِ وَاصْطَفَاكِ عَلَى نِسَاءِ الْعَالَمِينَ

Artinya: Dan (ingatlah) ketika para malaikat berkata, “Wahai Maryam! Sesungguhnya Allah telah memilihmu, menyucikanmu, dan melebihkanmu di atas segala perempuan di seluruh alam (pada masa itu). (QS. Ali-Imran: 42)

Syekh Nawawi al-Bantani dalam karyanya, Tafsir Mar’ah Labid menjelaskan bahwa ayat di atas menggambarkan kepribadian Maryam yang dikatakan oleh Malaikat Jibril, bahwa beliau adalah wanita yang taat dalam beribadah, memiliki sifat lemah-lembut, terbebas dari akhlak tercela serta gangguan para lelaki.

Dari sanalah, nama beliau dicatat sebagai wanita yang mulia di sisi Allah Swt. bahkan dalam Shahih Bukhari diriwayatkan dari Ali Bin Abi Thalib bahwa Rasulullah bersada, “Sebaik-baik wanita adalah Maryam dan Siti Khadijah”. Dari rahim Maryam kemudian lahirlah Nabi Isa a.s.

Ratu Bilqis

Ratu Bilqis atau Ratu Syeba adalah sosok pemimpin wanita yang tangguh (QS. Al-Naml, ayat: 23). Hal ini digambarkan dari kondisi kerajaan dan masyarakat yang di pimpinnya, mereka semua hidup makmur dan sejahtera. Keterangan ini dijelaskan dalam Tafsir Ibnu Katsir, bahwa negeri Saba Allah sebutkan dalam Alquran sebagai negeri yang “Baldatun tayyibatun wa rabbun ghofur” yaitu negeri yang makmur dan mendapatkan ampunan dari Tuhan.

Baca Juga:  Lima Keutamaan Asiyah Istri Firaun yang Disebut Dalam Hadis dan al-Qur'an

Maula Sari dalam Tulisannya yang berjudul Tafsir QS. Al-Naml Ayat 23 memberikan catatan bahwa Ratu Bilqis dan rakyatnya tidak menutup dirinya dengan kebenaran dakwah yang dibawa oleh Nabi Sulaiman. Hal ini menunjukkan bahwa ia adalah sosok pemimpin yang mengantarkan rakyatnya menuju jalan kebenaran agar menyembah Allah Swt.

Asiyah Binti Muhazim dan Siti Hawa

Satu dari sekian perempuan yang disinggung oleh Alquran adalah Asiyah Bint Muhazim, wanita ini tidak disebutkan namanya secara implisit oleh Alquran, hanya menggunakan ungkapan “Istri Fir’aun” (QS. Al-Qashash: ayat 9, QS. Al-Tahrim, ayat: 11). Asiyah adalah salah satu wanita yang dijanjikan surga oleh Allah Swt. sebagaimana dalam riwayat Aisyah r.a. Bahwa, “Pemuka wanita ahli surga ada empat: Maryam binti Imran, Fatimah Binti Rasulullah, Khadijah Binti Khuwailid, dan Asiyah”. (HR. Muslim)

Mengapa Asiyah menjadi perempuan yang disinggung dalam Alquran dan dijamin masuk surga? Dalam satu riwayat disebutkan bahwa Asiyah adalah sosok perempuan yang sangat setia, terutama terhadap ajaran yang dibawa oleh Nabi Musa As. Meskipun ia menjadi istri Fir’aun. Bahkan sampai ia wafat karena disiksa oleh Fir’aun yang memaksa Asiyah untuk mengakui Fir’aun sebagai Tuhan.

Perempuan yang disinggung dalam Alquran selain Asiyah adalah Siti Hawa (QS. Al-Nisa, ayat: 1). Beliau adalah sosok yang sangat setia menemani Nabi Adam a.s saat mereka merasakan kebahagian ketika mereka berada di surga hingga merasakan penderitaan saat mereka diturunkan ke muka Bumi oleh Allah Swt.

Selepas diusir dari surga, Nabi Adam As. (QS. Al-A’raf, ayat: 18) terpisah dengan Siti Hawa, terdapat perbedaan riwayat terkait daerah diturunkannya Adam dan Hawa. Dalam sebuah riwayat Ibnu Haitam dari Al-Saddi, ia berkata Adam turun di India, sedangkan Hawa di Jeddah. Dalam waktu yang lama mereka akhirnya dipertemukan kembali di Jabal Rahmah (bukit cinta) yang berada di padang Arafah. Akhirnya mereka berdua hidup bahagia dengan dikaruniai keturunan yang banyak.

Baca Juga:  Dua Cara Membaca Hukum Kepemimpinan Perempuan Menurut Masdar Farid Mas’udi

Istri Nabi Nuh dan Istri Nabi Luth

Dalam tafsir Al-Qurthubi disebutkan bahwa Istri Nabi Nuh bernama Walihah, sedangkan Istri Luth bernama Wali’ah. (Al-Qurthubi, Al-Jami’ li ahkamil Qur’an, juz 5 hal. 298)

Istri Nabi Luth dan Nabi Nuh ini, melakukan pengkhianatan terhadap agama. Dikisahkan bahwa istri Nabi Luth menyerukan maksiat kepada para tamu Nabi Luth, sedangkan Istri Nabi Nuh menyebarkan propaganda kepada masyarakat bahwa suaminya gila. Dari sini kita bisa mengetahui bahwa mereka adalah dua orang yang munafik, di depan suaminya bersikap baik tetapi di belakang suaminya mereka menyebarkan fitnah, selain mengkhianati Nabi Luth dan Nabi Nuh, mereka juga mengkhianati Allah Swt.

Dari kisah beberapa perempuan yang disebut dalam Alquran, kita dapat mengambil ibrah (pelajaran) sebagaimana dijelaskan dalam QS. Yusuf ayat 111

لَقَدْ كَانَ فِي قَصَصِهِمْ عِبْرَةٌ لِأُولِي الْأَلْبَابِ مَا كَانَ حَدِيثًا يُفْتَرَى وَلَكِنْ تَصْدِيقَ الَّذِي بَيْنَ يَدَيْهِ وَتَفْصِيلَ كُلِّ شَيْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Quran itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman. (QS. Yusuf: 111)

Wallahua’lam Bis Shawab…..

Rekomendasi

Kisah Perempuan yang Hanya Berbicara dengan al-Qur’an

Serba-serbi Makna Cantik Serba-serbi Makna Cantik

Serba-serbi Makna Cantik Kisah Perempuan Muslim

sayyidah asiyah teladan keimanan sayyidah asiyah teladan keimanan

Sayyidah Asiyah; Teladan dalam Keimanan

sebelas perkara membatalkan shalat sebelas perkara membatalkan shalat

Kriteria-kriteria Perempuan Ideal dalam Al-Qur’an

Ditulis oleh

Santri Tahfidz Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuwangi Jawa Timur

Komentari

Komentari

Terbaru

Menikah di Bulan Syawal, Sunnah?

Video

Mengulas Berbagai Peristiwa Bersejarah di Bulan Syawal Mengulas Berbagai Peristiwa Bersejarah di Bulan Syawal

Mengulas Berbagai Peristiwa Bersejarah di Bulan Syawal

Muslimah Talk

Anjuran Bagi-bagi THR, Apakah Sesuai Sunah Nabi?

Video

QS At-Taubah Ayat 103: Manfaat Zakat dalam Dimensi Sosial QS At-Taubah Ayat 103: Manfaat Zakat dalam Dimensi Sosial

QS At-Taubah Ayat 103: Manfaat Zakat dalam Dimensi Sosial

Kajian

Sedang Haid, Apa Tetap DiAnjurkan Mandi Sunnah Idulfitri Sedang Haid, Apa Tetap DiAnjurkan Mandi Sunnah Idulfitri

Sedang Haid, Apa Tetap DiAnjurkan Mandi Sunnah Idulfitri

Ibadah

Anjuran Saling Mendoakan dengan Doa Ini di Hari Raya Idul Fitri

Ibadah

Bolehkah Menggabungkan Salat Qada Subuh dan Salat Idulfitri? Bolehkah Menggabungkan Salat Qada Subuh dan Salat Idulfitri?

Bolehkah Menggabungkan Salat Qada Subuh dan Salat Idulfitri?

Ibadah

kisah fatimah idul fitri kisah fatimah idul fitri

Kisah Sayyidah Fatimah Merayakan Idul Fitri

Khazanah

Trending

Ini Tata Cara I’tikaf bagi Perempuan Istihadhah

Video

Ketentuan dan Syarat Iktikaf bagi Perempuan

Video

tips menghindari overthingking tips menghindari overthingking

Problematika Perempuan Saat Puasa Ramadhan (Bagian 3)

Ibadah

Tuan Guru KH Zainuddin Abdul Madjid Tuan Guru KH Zainuddin Abdul Madjid

Tuan Guru KH Zainuddin Abdul Madjid: Pelopor Pendidikan Perempuan dari NTB

Kajian

malam jumat atau lailatul qadar malam jumat atau lailatul qadar

Doa Lailatul Qadar yang Diajarkan Rasulullah pada Siti Aisyah

Ibadah

Anjuran Saling Mendoakan dengan Doa Ini di Hari Raya Idul Fitri

Ibadah

Menikah di Bulan Syawal, Sunnah?

Video

mengajarkan kesabaran anak berpuasa mengajarkan kesabaran anak berpuasa

Parenting Islami : Hukum Mengajarkan Puasa pada Anak Kecil yang Belum Baligh

Keluarga

Connect