Ikuti Kami

Keluarga

Melindungi Anak dari Pelecehan: Pentingnya Mengenalkan Bagian Tubuh Pribadi Sejak Kecil

Melindungi Anak dari Pelecehan: Pentingnya Mengenalkan Bagian Tubuh Pribadi Sejak Kecil
Freepik.Com

BincangMuslimah.Com– Baru-baru ini, video viral pendakwah; Elham Yahya yang mencium anak-anak di atas panggung membuka satu pertanyaan penting. Apakah kita sudah cukup memberi pemahaman pada anak tentang private parts dan pelecehan seksual?
Kasus child grooming (memanipulasi anak) yang menyeret namanya menjadi peringatan keras bagi semua masyarakat; khususnya orang tua. Bahwa pelecehan seksual tidak selalu terjadi di ruang gelap atau tempat sunyi. Hal itu bisa hadir di panggung dakwah, tempat ramai dan terbuka yang harusnya menjadi forum keilmuan.

Sangat miris,  kejadian ini justru terjadi di ruang publik yang seharusnya aman bagi anak-anak; bahkan menjadi tontonan orang dewasa dewasa.

 

Edukasi Private Parts Sejak Dini Bukan Hal Tabu

Seorang anak; baik laki-laki maupun perempuan, berhak merasa aman dan memiliki kendali atas tubuhnya sendiri. Meskipun terlihat tidak ada ancaman pelecehan seksual, tapi pengetahuan seksual, orang tua harus menanamkan pengetahuan ini sejak dini.

Tetapi di Indonesia, edukasi “private parts” atau bagian tubuh yang tidak boleh disentuh orang lain seolah masih hal tabu. Orang tua sering kali menunda, bingung, atau takut anak terlalu cepat tahu hal-hal dewasa. Nah, ternyata di situlah awal masalahnya. Edukasi mengenai private parts  adalah langkah pencegahan paling dasar terhadap pelecehan seksual.

Sederhananya, private parts adalah bagian tubuh yang bersifat pribadi. Biasanya bagian tersebut tertutup pakaian dalam (underwear) sehingga tidak ada yang boleh menyentuh, melihat, atau memfoto bagian tersebut tanpa izin. Termasuk juga bagian tubuh lain yang membuat anak tidak nyaman ketika terekspos, contohnya bibir dan wajah.

Anak perlu tahu bahwa ada area tubuh yang hanya diri sendiri lah yang boleh menyentuhnya, orang lain tidak boleh.  Kecuali dalam kondisi khusus misalnya perawatan luka atau orang tua memandikan saat masih kecil.

Baca Juga:  Apa Itu Clodi? Ini Keuntungan Pakai Popok Clodi yang Harus Bunda Tahu

Idealnya orang tua mulai mengajarkan underwear rule atau masalah private parts sejak usia 3 atau 4 tahun. Mengajarkan dengan menggunakan istilah yang benar, jelas, dan tidak membingungkan. Orang tua perlu mengajarkan pada anak bahwa perlakuan mencium, memeluk, atau menyentuh tanpa izin bukanlah bentuk kasih sayang. Hal itu adalah  sebuah  pelanggaran.
Dengan begitu, anak akan menghafal, memahami dan tertanam dalam dirinya untuk berani bersikap jika ada orang yang melanggar batas. Perlu ketegasan dari orang tua untuk menanamkan keberanian untuk berkata ‘tidak’.

Bagian paling pentingnya adalah, edukasi ini bukan hanya penting menjaga anak agar tidak menjadi korban, tapi juga mengajarkan anak agar tidak menjadi pelaku pelecehan seksual.

 

Orang Dewasa Seharusnya Menjaga, Bukan Menganggap Bercanda

Anak-anak yang memang masih dalam proses belajar sangat bergantung pada apa yang orang dewasa ajarkan. Bisa dari orang tua, guru, atau siapapun di sekitarnya. Ketidaktahuan anak kecil tentang batasan tubuh,  bukanlah celah bagi orang dewasa untuk memanfaatkannya.

Dalam Islam, orang tua memiliki kewajiban untuk menjaga anak dan memiliki kekhawatiran atas kesejahteraannya. Hal ini sesuai dengan firman Allah pada Qs. An Nisa ayat 9 :

وَلْيَخْشَ الَّذِيْنَ لَوْ تَرَكُوْا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعٰفًا خَافُوْا عَلَيْهِمْۖ فَلْيَتَّقُوا اللّٰهَ وَلْيَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًا

“Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir (terhadap kesejah­te­raan­nya). Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan berbicara dengan tutur kata yang benar”

Menjaga anak bisa berupa menjaga dari lemah fisik, finansial, moral, hingga intelektual. Mengajarkan terkait batasan tubuh merupakan salah implementasi dari menjaga anak dari lemahnya pengetahuan. Hal ini menunjukkan upaya hifz nasl dalam maqashid syari’ah.

Kasus pendakwah Elham Yahya seharusnya menunjukkan pentingnya peran orang tua untuk menerapkan batasan sejak dini. Lebih jauh, secara moral, menjaga anak-anak adalah kewajiban setiap orang dewasa.

Baca Juga:  Hukum Ayah yang Tidak Menafkahi Anak dalam Islam

 

Mirisnya Panggung Dakwah Jika Mengesampingkan Adab

Kita sama-sama tahu bahwa adab selalu berkesinambungan dengan ilmu; bahkan masyarakat luar menganggap adab berada pada posisi lebih tinggi dari ilmu. Satu hal yang membuat saya sangat miris adalah panggung dakwah yang seharusnya menjadi wadah orang berilmu menyebarkan ilmunya tidak diimbangi dengan adab yang islami.

Kasus Pendakwah Elham Yahya yang ramai akhir-akhir ini menjadi contoh nyata betapa relasi kuasa dapat membuat child grooming seolah tindakan kasih sayang. Tindakannya mencium anak di depan publik terlihat seolah “sayang murid”, padahal mengandung unsur pelecehan yang serius.
Sebenarnya kasus pelecehan yang bermula dari relasi kuasa sangat rawan dan banyak terjadi. Grooming sering kali dilakukan dengan cara halus; membangun keakraban, memberi perhatian, hadiah atau sentuhan. Sehingga korban (anak) tanpa sadar membuka ruang untuk pelaku menyentuhnya dan melanggar batasan.
Pelaku grooming yang mengandalkan relasi kuasa biasanya memang sosok yang lebih tua, lebih tinggi kedudukannya, lebih kaya, lebih disegani, sehingga membuat korban cenderung takut dan memilih diam.

Oleh sebab itu, bukan hanya anak-anak atau perempuan yang wajib mengerti edukasi anggota tubuh pribadi dan tindak pelecehan seksual. Melainkan juga kepada seluruh masyarakat agar lebih peka dan berani menegur tindakan yang melewati batas, siapapun pelakunya.

 

Rekomendasi

Mengenal Umma Dewi: Penulis Buku “Anak Bertanya, Umma Menjawab” Mengenal Umma Dewi: Penulis Buku “Anak Bertanya, Umma Menjawab”

Mengenal Umma Dewi: Penulis Buku “Anak Bertanya, Umma Menjawab”

Mengenal Oldest Child Syndrome, Dear Anak Pertama: Bahumu Tak Harus Selalu Sekuat Baja Mengenal Oldest Child Syndrome, Dear Anak Pertama: Bahumu Tak Harus Selalu Sekuat Baja

QS. Al‑Baqarah Ayat 233: Perhatian Islam terhadap Hak Reproduksi Ibu serta Tumbuh Kembang Bayi

Fatherless dan Ancaman Predator Seksual: Tangki Kasih Sayang yang Kosong Buat Anak Rentan Jadi Korban Fatherless dan Ancaman Predator Seksual: Tangki Kasih Sayang yang Kosong Buat Anak Rentan Jadi Korban

Di Balik Candaan “Ibu Sambung”: Mengapa Sosok Ayah Seperti Daehoon Jadi Harapan Banyak Perempuan Indonesia

Ramai Soal Gentle dan VOC Parenting, Mana yang Lebih Baik Diterapkan pada Anak? Ramai Soal Gentle dan VOC Parenting, Mana yang Lebih Baik Diterapkan pada Anak?

Ramai Soal Gentle dan VOC Parenting, Mana yang Lebih Baik Diterapkan pada Anak?

Ditulis oleh

2 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Anak Menangis saat Salat, Batalkan atau Lanjutkan? Anak Menangis saat Salat, Batalkan atau Lanjutkan?

Anak Menangis saat Salat, Batalkan atau Lanjutkan?

Ibadah

orang sakit menjamak shalat orang sakit menjamak shalat

Bolehkah Orang yang Sakit Menjamak Shalat?

Ibadah

Karhutla Tidak Kunjung Padam, Perempuan dan Anak Berada di Garis Paling Rentan Karhutla Tidak Kunjung Padam, Perempuan dan Anak Berada di Garis Paling Rentan

Karhutla Tidak Kunjung Padam, Perempuan dan Anak Berada di Garis Paling Rentan

Muslimah Talk

Menunggu Jodoh dengan Elegan; Cerita dari Jomblo untuk Jomblo

Diari

feminiskah aisyah feminiskah aisyah

Merebut Tafsir: Feminiskah Aisyah?

Kajian

Beberapa Kesunahan 10 Muharram Beberapa Kesunahan 10 Muharram

Tiga Hal yang Harus Diperhatikan Perempuan Haid

Ibadah

Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim

Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim

Muslimah Talk

Shafiyah binti Huyay Shafiyah binti Huyay

Asiyah binti Muzahim: Istri Firaun yang Dijamin Masuk Surga Oleh Allah

Muslimah Talk

Trending

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Ibadah

Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis

Tiga Doa dalam Al-Qur’an yang Bisa Mendekatkan Jodoh

Ibadah

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

Shafiyah binti Huyay Shafiyah binti Huyay

Asiyah binti Muzahim: Istri Firaun yang Dijamin Masuk Surga Oleh Allah

Muslimah Talk

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

Menunggu Jodoh dengan Elegan; Cerita dari Jomblo untuk Jomblo

Diari

orang sakit menjamak shalat orang sakit menjamak shalat

Bolehkah Orang yang Sakit Menjamak Shalat?

Ibadah

Connect