Ikuti Kami

Kajian

Anjuran Memberi Nama yang Baik dan Rekomendasinya untuk Anak

Anjuran Memberi Nama yang
Freepik

BincangMuslimah.Com – Anak adalah anugerah yang Allah berikan kepada setiap pasangan yang menikah. Maka setiap anak yang lahir memiliki hak yang ia peroleh dari orang tuanya. Seperti perlindungan, nafkah, pemberian nama yang baik, dan mendapat perlakuan baik. Dalam memberikan nama yang baik, tak melulu dengan nama yang terlihat indah atau bahkan sulit disebut. Nama yang baik adalah nama yang memiliki makna baik dan menjadi doa bagi kehidupan sang anak. Dalam Islam terdapat anjuran memberi nama yang baik kepada setiap anak yang lahir.

Islam mengajarkan umatnya agar memberi nama yang baik kepada anak yang baru lahir dan tidak sebaliknya. Maka pemberian nama itu harus dipikirkan dan tak boleh salah atau bahkan tidak tahu akan maknanya. Karena nama juga berpengaruh dalam kehidupan seseorang. Setidaknya saat pemberian nama ketika bayi, terdapat harapan-harapan sesuai dengan nama sang bayi.

Dalam kitab Tanbih al-Ghafilin bi Ahadiits Sayyid al-Anbiya` wa al-Mursalin li as-Samarqandi karya Syekh as-Samarqandi, terdapat bab “Haq al-Walad ‘ala al-Walid” menyebutkan sebuah hadis riwayat Ibnu an-Najjar dari Abu Hurairah:

عَنْ عِيسَى بْنِ طَلْحَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: ” مِنْ حَقِّ الْوَلَدِ عَلَى الْوَالِدِ ثَلَاثَةُ أَشْيَاءَ: أَنْ يُحْسِنَ اسْمَهُ إِذَا وُلِدَ، وَيُعَلِّمَهُ الْكِتَابَ إِذَا عَقَلَ، وَيُزَوِّجَهُ إِذَا أَدْرَكَ 

Artinya: dari ‘Isa bin Thalhah, dari Abu Hurairah R.a, bahwa sesungguhnya Nabi Saw bersabda: di antara hak anak (yang didapatkan) dari orang tuanya ada tiga hal, diberikan nama yang baik apabila lahir seorang anak, diajarkan membaca apabila ia telah memasuki usia cukup berakal, dan menikahkannya apabila telah dewasa.

Imam Suyuthi dalam kitab al-Jami’ as-Shaghir menghukumi hasan pada hadis ini. Selain ini, Nabi Muhammad pernah bersabda bahwa seseorang pada hari kiamat akan dipanggil dengan namanya dan nama orang tuanya. Itulah yang menyebabkan Rasul memerintahkan umatnya untuk memberi nama anak-anaknya dengan nama yang baik. Begini hadisnya:

Baca Juga:  Sunat Perempuan dalam Perspektif Islam

إِنَّكُمْ تُدْعَوْنَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِأَسْمَائِكُمْ وَأَسْمَاءِ آبَائِكُمْ فَأَحْسِنُوا أَسْمَاءَكُمْ

Artinya: “Sesungguhnya pada hari kiamat nanti kalian akan dipanggil dengan nama-nama kalian dan nama-nama bapak-bapak kalian. Oleh karena itu, buatlah nama-nama yang baik untuk kalian.” (HR Abu Dawud)

Adapun nama yang dianjurkan dalam Islam adalah nama-nama yang didahului dengan lafaz “Muhammad”, “Ahmad”, atau “Abdu” yang diikuti Asmaul Husna. Untuk perempuan dengan nama-nama istri atau sahabat perempuan Nabi atau juga nama-nama cendekiawan muslim era Tabi’in atau Tabi’i Tabi’in.

Begitulah yang pernah disabdakan oleh Nabi Muhammad:

عن أبي وهب الجشمي عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: ” تسمّوا بأسماء الأنبياء، وأحب الأسماء إلى الله عز وجل عبد الله وعبد الرحمن، وأصدقها حارث وهمام، وأقبحها حرب ومُرة

Artinya: dari Abu Wahab al-Jusyami dari Nabi Saw bersabda: berilah nama (anak-anak) kalian dengan nama-nama Nabi, dan nama yang paling dicintai oleh Allah Abdullah dan Abdurrahman, dan nama yang paling benar (jujur) Harits dan Hammam, dan nama yang paling buruk Harbun dan Murroh. (HR. Bukhari)

Hadis ini dicatat oleh Imam Bukhari dalam kitab akhlak yang berjudul “al-Adab al-Mufrad”.

Bahkan dalam Islam, jika seseorang terlanjur memberi nama dengan nama yang tidak dianjurkan atau nama yang bermakna buruk, diperbolehkan untuk menggantinya. Seperti yang dilakukan oleh Nabi pada masa hidupnya yang mengubah nama sahabat-sahabatnya. Juga mengubah nama tempat, salah satunya adalah kota Yatsrib yang diganti dengan Madinatul Munawwaroh (kota yang bercahaya) dan kini dikenal dengan nama Madinah.

Demikian keterangan anjuran memberi nama yang baik dan rekomendasi nama yang diberikan dalam Islam. Bahkan jika memberi nama yang baik, ajarkanlah makna dan arti filosofisnya kepada sang anak agar ia memaknai namanya sendiri dan berharap untuk menjadi harapan yang terwujud sesuai nama yang diberikan oleh orang tuanya.

Baca Juga:  Apakah Pakaian Ihram Harus Berwarna Putih?

Rekomendasi

Mengenal Umma Dewi: Penulis Buku “Anak Bertanya, Umma Menjawab” Mengenal Umma Dewi: Penulis Buku “Anak Bertanya, Umma Menjawab”

Mengenal Umma Dewi: Penulis Buku “Anak Bertanya, Umma Menjawab”

air ketuban air ketuban

Benarkah dengan Membaca Surah Yusuf Anak yang Dikandung akan Tampan?

mengasuh anak ciri-ciri anak penyejuk hati mengasuh anak ciri-ciri anak penyejuk hati

Tafsir Al-Baqarah 233: Kewajiban Kerjasama dalam Mengasuh Anak bagi Suami Istri

Mengenal Oldest Child Syndrome, Dear Anak Pertama: Bahumu Tak Harus Selalu Sekuat Baja Mengenal Oldest Child Syndrome, Dear Anak Pertama: Bahumu Tak Harus Selalu Sekuat Baja

QS. Al‑Baqarah Ayat 233: Perhatian Islam terhadap Hak Reproduksi Ibu serta Tumbuh Kembang Bayi

Ditulis oleh

Sarjana Studi Islam dan Redaktur Bincang Muslimah

Komentari

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Beberapa Kesunahan 10 Muharram Beberapa Kesunahan 10 Muharram

Tiga Hal yang Harus Diperhatikan Perempuan Haid

Ibadah

Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim

Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim

Muslimah Talk

Shafiyah binti Huyay Shafiyah binti Huyay

Asiyah binti Muzahim: Istri Firaun yang Dijamin Masuk Surga Oleh Allah

Muslimah Talk

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Ibadah

Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero: Ketika Orang Dewasa Menyembunyikan Luka Masa Kecil Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero: Ketika Orang Dewasa Menyembunyikan Luka Masa Kecil

Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero: Ketika Orang Dewasa Menyembunyikan Luka Masa Kecil

buku

Doa yang Dipanjatkan Fatimah az-Zahra pada Hari Senin Doa yang Dipanjatkan Fatimah az-Zahra pada Hari Senin

Benarkah Orang Pingsan Tidak Wajib Mengqadha Shalat?

Ibadah

Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis

Tiga Doa dalam Al-Qur’an yang Bisa Mendekatkan Jodoh

Ibadah

Empat Syarat Salat untuk Penyucian Jiwa dalam Tafsir QS. Al-Ankabut Ayat 45 Empat Syarat Salat untuk Penyucian Jiwa dalam Tafsir QS. Al-Ankabut Ayat 45

Empat Syarat Salat untuk Penyucian Jiwa dalam Tafsir QS. Al-Ankabut Ayat 45

Kajian

Trending

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Ibadah

Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis

Tiga Doa dalam Al-Qur’an yang Bisa Mendekatkan Jodoh

Ibadah

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

Shafiyah binti Huyay Shafiyah binti Huyay

Asiyah binti Muzahim: Istri Firaun yang Dijamin Masuk Surga Oleh Allah

Muslimah Talk

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

lelaki perempuan mata allah lelaki perempuan mata allah

Feminisme Al-Qur’an, Tafsir An-Nahl 97; Lelaki dan Perempuan di Mata Allah

Kajian

keringat perempuan haid najis keringat perempuan haid najis

Benarkah Perempuan Sumber Persoalan Bagi Laki-laki?

Kajian

Connect