Ikuti Kami

Subscribe

Ibadah

Ini Cara Tepat Memastikan Darah Haid Telah Selesai

BincangMuslimah.Com –  Bagi kita yang para muslimah, mengeluarkan darah haid adalah suatu aktivitas bulanan. Sebagaimana telah dibahas sebelumnya, batas minimal haid adalah satu hari satu malam atau dua puluh empat jam. Sementera, batas maksimalnya adalah lima belas hari lima belas malam. Adapun kebiasaannya adalah enam atau tujuh hari.

Nah, sudah tahu belum bagaimana cara menentukan darah haid atau nifas sudah berhenti? Apakah dengan tidak terlihatnya darah kita langsung diwajibkan mandi besar?

Terkait hal ini, KH. Muhammad Ardani bin Ahmad menjelaskan di dalam kitab Risalah Haidl, Nifas, dan Istihadhah. Beliau mengatakan bahwa yang dimaksud dengan selesai (habis)nya darah (dianggap suci) adalah seandainya dimasukkan kapas ke dalam farji (kemaluan) sampai pada tempat yang tidak wajib dibasuh di kala istinja’. Yaitu bagian farji yang tidak nampak tatkala wanita duduk berjongkok, maka kapas yang dimasukkan tadi keluar dengan putih bersih, tidak ada bekas darah sama sekali.

Jadi seandainya darah sudah tidak keluar sama sekali, tapi jika ketika dioleskan kapas ke dalam tempat yang tersebut di atas ternyata masih ada bekas darah meskipun hanya sedikit, maka tidak dapat dikatakan selesai (habis) haid atau nifas.

Persoalannya adalah jika wanita dalam keadaan demikian melakukan mandi wajib, maka hukumnya tidak sah. Otomatis salat-salat yang dikerjakan setelah itu sampai mandi yang sah tidak menjadi sah pula. Oleh karena itu, bagi wanita supaya berhati-hati dan teliti, jangan sampai ada salat yang tertinggal disebabkan kecerobohan.

Demikianlah ketentuan wanita dianggap suci dari haid atau nifas. Yakni ketika kapas di oleskan ke dalam kemaluan atau farji keluar tetap dalam keadaan putih bersih, tidak ada bekas darah warna apapun itu, merah, hitam, coklat, atau kuning. Jadi, ketika melihat pembalut yang dipakai atau celana dalam keadaan bersih, maka jangan buru-buru mandi wajib. Tetapi cek dulu menggunakan kapas sebagaimana keterangan di atas. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

*Artikel ini pertama kali diterbitkan di BincangSyariah.Com

Rekomendasi

darah istihadhah hentakan setan darah istihadhah hentakan setan

Durasi Haid Perspektif Empat Mazhab

cairan kuning setelah haid cairan kuning setelah haid

Menyikapi Cairan Kuning yang Keluar Setelah Haid

Perempuan Istihadhah mandi shalat Perempuan Istihadhah mandi shalat

Bolehkah Perempuan Istihadhah Berhubungan Badan dengan Suami?

niat haji untuk orang lain niat haji untuk orang lain

Bolehkah Perempuan yang Haid Tetap Melaksanakan Thawaf Ifadhah?

Annisa Nurul Hasanah
Ditulis oleh

Redaktur Pelaksana BincangMuslimah.Com, Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Pondok Pesantren Luhur Ilmu Hadis Darus-Sunnah

1 Komentar

1 Comment

  1. Pingback: Ini Cara Tepat Memastikan Darah Haid Telah Selesai | Alhamdulillah Shollu Alan Nabi #JumatBerkah - Ajeng .Net

Komentari

Terbaru

islam menghapus diskriminasi perempuan islam menghapus diskriminasi perempuan

Kehadiran Islam Menghapus Tradisi Diskriminasi Pada Perempuan

Muslimah Talk

masjid dhirar tempat ibadah masjid dhirar tempat ibadah

Masjid Dhirar dan Tragedi Perusakan Tempat Ibadah

Khazanah

perempuan bela diri senjata perempuan bela diri senjata

Perempuan Perlu Mahir Ilmu Bela Diri Bahkan Memiliki Senjata

Muslimah Talk

kelompok seruan meninggalkan hadis kelompok seruan meninggalkan hadis

Menyikapi Kelompok yang Melakukan Seruan untuk Meninggalkan Hadis

Khazanah

darah istihadhah hentakan setan darah istihadhah hentakan setan

Benarkah Darah Istihadhah Berasal dari Hentakan Setan?

Kajian

duo ibnu hajar islam duo ibnu hajar islam

Mengenal Duo Ibnu Hajar dalam Literatur Islam

Khazanah

mandi jumat sunnah shalat mandi jumat sunnah shalat

Apakah Mandi Hari Jumat Hanya Sunnah untuk yang Melaksanakan Shalat Jumat?

Kajian

Pengakuan Korban Kekerasan Seksual Diakui dalam Islam

Video

Trending

tuna netra waktu shalat tuna netra waktu shalat

Cara Penyandang Tuna Netra dalam Memperkirakan Waktu Shalat

Ibadah

sufi tasawuf rabi'ah al-adawiyah sufi tasawuf rabi'ah al-adawiyah

Tasawuf Cinta Murni Sufi Rabi’ah al-Adawiyah

Diari

nafkah keluarga ditanggung bersama nafkah keluarga ditanggung bersama

Nafkah Keluarga Boleh Ditanggung Bersama-Sama

Kajian

al-Mulk anjuran untuk merantau al-Mulk anjuran untuk merantau

Haruskah Laki-Laki Memberikan Kursi pada Perempuan di dalam Transportasi Umum?

Muslimah Talk

Pengakuan Korban Kekerasan Seksual Diakui dalam Islam

Video

perempuan korban kekerasan zakat perempuan korban kekerasan zakat

Bisakah Perempuan Korban Kekerasan Menjadi Penerima Zakat?

Kajian

anak berbeda orang tua anak berbeda orang tua

Pandangan Islam Jika Anak Berbeda dengan Keinginan Orang Tua

Keluarga

fenomena adopsi spirit doll fenomena adopsi spirit doll

Fenomena Adopsi Spirit Doll dan Pandangan Islam Terhadapnya

Berita

Connect