Ikuti Kami

Subscribe

Ibadah

Bolehkah Perempuan Istihadhah Shalat Sunah dengan Wudhu Shalat Fardhu?

BincangMuslimah.Com – Istihadhah itu tidak menghalangi pada perkara yang diharamkan sebab haid. Jadi, wanita yang istihadhah tetap wajib shalat, puasa Ramadhan, boleh membaca Al-Qur’an, dan hal-hal yang boleh dilakukan ketika masa suci. Namun, setiap hendak melaksanakan shalat wajib, wanita yang istihadhah tersebut harus melaksanakan wudhu. Lalu, bagaimana jika ia hendak melaksanakan shalat sunah, bolehkah ia tidak berwudu lagi? Misalnya melaksanakan shalat ba’diyah, atau shalat sunnah lainnya setelah shalat wajib tanpa berwudhu lagi?

KH. Muhammad Ardani bin Ahmad di dalam bukunya Risalah Haidl, Nifas, dan Istihadhah Lengkap menerangkan sebagai berikut.
“Setelah menjalankan perkara di atas (membasuh farji, menyumbat farji dengan kapas/yang serupa, supaya darah tidak menetes, membalut farji dengan celana dalam atau sejenisnya, dan bersuci dengan wudhu atau tayamum), seorang wanita boleh melakukan satu shalat fardhu dan beberapa shalat sunah.”

Sayyid Abdurrahman bin Abdullah bin Abdul Qadir As-Saqqaf di dalam kitab Al-Ibanah wal Ifadhah fi Ahkamil Haid wan Nifas wal Istihadhah Ala Madzhab Al-Imam As-Syafi’i juga menjelaskan

للمستحاضة أن تتنفل ما شاءت في الوقت وبعده.

“Bagi wanita yang istihadhah boleh melakukan shalat sunah semaunya, baik di dalam waktunya maupun setelahnya.” Artinya, jika ia wudhu untuk melaksanakan shalat Dhuhur, maka ia pun boleh melakukan shalat sunah ba’diyah Dhuhur (di dalam waktu shalat Dhuhur) dan melaksanakan shalat sunah qabliyah Asar (di luar waktu shalat Dhuhur) tanpa harus mengulang wudhu.

Dengan demikian, maka bagi wanita yang istihadhah tidak perlu wudhu lagi ketika hendak melaksanakan shalat sunah (asal tidak melakukan hal-hal yang membatalkan wudhu), meskipun lebih dari satu macam shalat. Misalnya, ia hendak melaksanakan shalat sunah Tahajud, Hajat, dan Witir, maka ia cukup melakukan satu wudhu saja. Tidak perlu melakukan tiga wudhu. Begitu pula ketika ia setelah melaksanakan shalat wajib, lalu ia hendak melaksanakan shalat sunah rawatib ba’diyah, maka ia pun boleh tidak mengulang wudhunya.

Berbeda halnya ketika ia hendak melaksanakan shalat Fardhu/wajib, maka satu wudhu hanya bisa digunakan untuk satu shalat wajib. Maka, setiap hendak melaksanakan shalat fardhu ia wajib memperbarui wudhunya. Wa Allahu a’lam bis shawab.

Rekomendasi

Membiasakan Hidup Bersih dan Sehat Selama Menstruasi

Hukum Perempuan Haid I'tikaf di Masjid Hukum Perempuan Haid I'tikaf di Masjid

Hukum Perempuan Haid I’tikaf di Masjid

bersetubuh sebelum bersuci bersetubuh sebelum bersuci

Hukum Bersetubuh Sebelum Bersuci dari Haid

Selesai Haid tetapi Belum Mandi, Apakah Tetap Wajib Berpuasa? Selesai Haid tetapi Belum Mandi, Apakah Tetap Wajib Berpuasa?

Delapan Perkara yang Dilarang bagi Perempuan Haid

Annisa Nurul Hasanah
Ditulis oleh

Redaktur Pelaksana BincangMuslimah.Com, Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Pondok Pesantren Luhur Ilmu Hadis Darus-Sunnah

Komentari

Komentari

Terbaru

Hukum Iktikaf di Masjid Bagi Perempuan Hukum Iktikaf di Masjid Bagi Perempuan

Tujuh Pembagian Waktu Shalat saat Isya, Mana yang Paling Utama?

Ibadah

Mengenali Kekerasan dalam Rumah Tangga dan Bagaimana Solusinya?

Kajian

perempuan khitan perempuan khitan

Melacak  Hadits Tentang Sunat Perempuan  

Kajian

Kisah Tukang Gali Kubur Menjadi Ulama Kisah Tukang Gali Kubur Menjadi Ulama

Kisah Tukang Gali Kubur Menjadi Ulama

Khazanah

Kisah Tiga Peneliti Tentang Sufi Perempuan  

Diari

Nasywa Shihab: Bantu Carikan Guru yang Tepat untuk Belajar Islam Lewat Cariustadz.id

Muslimah Talk

Bincang Nikah: Benarkah Poligami Berpahala Surga?

Video

Ini Pembagian Waktu Shalat saat Maghrib

Ibadah

Trending

Anak perhiasan dunia Anak perhiasan dunia

Parenting Islami: Mendidik Generasi Tauhid di Era Modern

Keluarga

Hukum Menginjak Makam Orang Muslim

Ibadah

krisis quarter life krisis quarter life

Perempuan Rentan Krisis Quarter Life: Kenali dan Hadapi

Diari

Perbedaan Najis Ainiyah dan Najis Hukmiyah serta Cara Mensucikannya

Ibadah

resolusi jihad resolusi jihad

Refleksi Hari Santri: Menghidupkan Semangat Resolusi Jihad di Masa Kini

Muslimah Daily

Pengertian Keluarga Sakinah dan Makna Perkawinan dalam Islam

Keluarga

Mengenal Tradisi Mulidan di Masyarakat Lombok

Kajian

17 Macam Mandi yang Disunnahkan dalam Islam

Ibadah

Connect