Ikuti Kami

Ibadah

Berikut Doa agar Terlepas dari Hutang

Berikut Doa agar Terlepas dari Hutang
Freepik.com

BincangMuslimah.Com – Dalam hidup, tentu kita akan menghadapi beraneka macam problematika, salah satunya permasalahan finansial. Untuk mengatasinya, tidak sedikit seseorang yang dengan terpaksa harus berhutang. Meskipun berhutang, bukan berarti tiba-tiba masalah bisa langsung selesai, sebab tentu ada kewajiban yang harus segera ditunaikan, yaitu membayar hutang. Lalu, apakah ada amalan atau doa agar mendapat kemudahan untuk membayar hutang?

Awali dengan Ikhtiar dan Bekerja yang Halal

Langkah pertama saat seseorang terlilit hutang ialah dengan bekerja dan mencari penghasilan yang halal. Lalu dari hasil tersebut hendaknya menyisihkan sebagian untuk membayar hutang. Allah berfirman dalam QS. Al-Mulk ayat 15:

هُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ ذَلُولًا فَامْشُوا فِي مَنَاكِبِهَا وَكُلُوا مِنْ رِزْقِهِ ۖ وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

Artinya

Dalam Tafsir Al‑Misbah, Quraish Shihab juga menekankan bahwa meskipun manusia mendapat perintah untuk berusaha, hasil usaha tetap bergantung pada kehendak Allah. Karena itu, usaha harus dengan kesadaran spiritual dan tawakal.

Pada lafadz فَامْشُوا فِي مَنَاكِبِهَا yakni sebuah perintah “berjalanlah di segala penjurunya” bermakna sebagai ajakan untuk menjelajah, merantau, berdagang, dan mencari rezeki di berbagai wilayah. Ini menunjukkan bahwa Islam mendorong umatnya untuk aktif dan produktif.

Pada bagian akhir ayat mengingatkan bahwa seluruh aktivitas dunia, termasuk mencari rezeki, tidak boleh membuat manusia lupa bahwa tujuan akhir ialah kembali kepada Allah untuk menerima balasan.

Membaca Doa Berikut saat Terjebak Hutang

Dalam salah satu hadis riwayat At-Tirmidzi, Rasulullah mengajarkan salah satu doa untuk memohon kecukupan dan kemudahan dalam rezeki:

يَاغَنِيُ يَاحَمِيْدُ يَامُبْدِئُ يَامُعِيْدُ يَارَحِيْمُ يَاوَدُوْدُ أَغْنِنِيْ بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَاكْفِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Baca Juga:  Panduan agar Tidak Meninggalkan Salat saat Mudik

 Artinya:

“Wahai Dzat Yang Maha Kaya, Maha Terpuji, Maha Memulai, Maha Mengembalikan, Maha Penyayang, Maha Penuh Kasih. Cukupkanlah aku dengan yang halal dari yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu.”

Lafadz اكْفِنِي بِحَلاَلِكَ merujuk bahwa seseorang harus berusaha mencari rezeki yang halal dan menjauhi yang haram sekalipun dalam situasi terlilit hutang. Kesulitan ekonomi tidak bisa menjadi sebuah alasan untuk seseorang melakukan segala bentuk larangan.

Pada kalimat وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ maksudnya ialah sebuah permohonan agar hanya berserah diri dan bergantung kepada Allah, bukan kepada selain-Nya.

Dari penjelasan di atas, dapat kita tarik kesimpulan bahwa Islam menganjurkan seseorang untuk berusaha dan berdoa sebagai sebuah jalan keluar dari permasalahan finansial. Dengan menggabungkan usaha dan doa, seseorang akan lebih dekat dengan pertolongan Allah agar mendapat jalan dan kemudahan untuk melunasi hutang. Semoga bermanfaat.

Rekomendasi

Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah

Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah

Nama Nabi Sulaiman Didahulukan Nama Nabi Sulaiman Didahulukan

Tafsir Surah An-Naml Ayat 30; Hikmah Nama Nabi Sulaiman Didahulukan daripada Nama Allah

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan? Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan?

Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan?

Ditulis oleh

Redaktur Bincang Muslimah, Alumni Magister Pengkajian Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Pegiat Sastra Arab dan Gender

Komentari

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah

Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah

buku

Nama Nabi Sulaiman Didahulukan Nama Nabi Sulaiman Didahulukan

Tafsir Surah An-Naml Ayat 30; Hikmah Nama Nabi Sulaiman Didahulukan daripada Nama Allah

Kajian

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan? Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan?

Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan?

Muslimah Talk

lelaki perempuan mata allah lelaki perempuan mata allah

Feminisme Al-Qur’an, Tafsir An-Nahl 97; Lelaki dan Perempuan di Mata Allah

Kajian

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

Mu'asyarah bil Ma'ruf dalam Pernikahan, Bagaimana Idealnya? Mu'asyarah bil Ma'ruf dalam Pernikahan, Bagaimana Idealnya?

Mu’asyarah bil Ma’ruf dalam Pernikahan, Bagaimana Idealnya?

Keluarga

Trending

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

Surat Al-Ahzab Ayat 33 Surat Al-Ahzab Ayat 33

Tafsir Surat Al-Ahzab Ayat 33; Domestikasi Perempuan, Syariat atau Belenggu Kultural?

Kajian

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

air ketuban air ketuban

Benarkah dengan Membaca Surah Yusuf Anak yang Dikandung akan Tampan?

Kajian

kehidupan muhammad sebelum nabi kehidupan muhammad sebelum nabi

Kenapa Sahabat Nabi Tidak Merayakan Maulid?

Khazanah

lelaki perempuan mata allah lelaki perempuan mata allah

Feminisme Al-Qur’an, Tafsir An-Nahl 97; Lelaki dan Perempuan di Mata Allah

Kajian

Nama Nabi Sulaiman Didahulukan Nama Nabi Sulaiman Didahulukan

Tafsir Surah An-Naml Ayat 30; Hikmah Nama Nabi Sulaiman Didahulukan daripada Nama Allah

Kajian

Connect