Ikuti Kami

Subscribe

Ibadah

Batalkah Shalat Perempuan yang Dahinya Tertutup Mukena Saat Sujud?

Anak Kecil Jadi Imam Ibunya, Bolehkah?
Anak Kecil Jadi Imam Ibunya, Bolehkah?

BincangMuslimah.Com – Aurat perempuan ketika shalat adalah seluruh badan kecuali wajah dan kedua telapak tangan. Oleh karena itu, agar auratnya tertutup sempurna, maka Muslimah di bagian Asia khususnya Indonesia lebih memilih untuk memakai mukena, baju khusus untuk shalat. Namun, tidak jarang ditemui sebagian perempuan muslimah dahinya tertutup mukena saat sujud. Lalu, batalkah shalat perempuan tersebut?

Bagi muslimah Indonesia, mukena adalah barang yang wajib ia miliki. Mukena itu ada dua model. Adakalanya mukena potongan yakni potongan bagian atas sebagai bajunya. Fungsinya untuk menutupi aurat dari kepala sampai lutut. Dan potongan bagian bawah sebagai rok. Fungsinya untuk menutup aurat dari lutut sampai kaki.

Ada pula model mukena yang langsungan seperti jubah/gamis. Yakni modelnya seperti baju langsungan satu potong. Fungsinya langsung menutup auratnya mulai dari kepala sampai kaki.

Dan problem perempuan muslimah biasanya adalah ketika memakai mukena potongan. Yakni ketika posisi sujud, mukena potongan bagian atas akan menutupi tempat sujudnya, sehingga ia akan sujud di atas mukenanya tersebut.

Berkaitan dengan hal ini, Imam Zainuddin bin Abdul Aziz Al-Malibari telah menjelaskannya di dalam kitab Fathul Muin sebagaimana berikut.

لو سجد على محمول يتحرك بحركته، كطرف من عمامته، فلا يصح، فإن سجد عليه بطلت الصلاة إن تعمد وعلم تحريمه، وإلا أعاد السجود.

Jika ia sujud di atas sesuatu yang bergerak sebab gerakannya. Seperti ujung sorbannya. Maka, salatnya tidak sah. Oleh karena itu, jika sujud di atas ujung sorban tersebut, maka shalatnya batal, jika sengaja dan tahu akan keharamannya. Namun, jika ia tidak sengaja, maka ia mengulang sujudnya.

Berdasarkan keterangan tersebut, menunjukkan bahwa muslimah yang mukenanya menutupi dahinya ke tempat sujud, maka sujudnya tidak sah alias shalatnya batal. Tetapi jika hal ini ia sengaja dan ia tahu akan ketidakbolehan melakukan hal tersebut.

Karena salah satu syarat sahnya sujud adalah dahi harus menempel dengan tempat sujud secara langsung. Tidak boleh terhalang dengan sesuatu yang bergerak sebab gerakannya. Dan mukena adalah termasuk sesuatu yang akan ikut bergerak sebab gerakan penggunanya.

Demikianlah hukum shalatnya perempuan yang dahinya tertutup mukena saat sujud, sehingga dahinya tidak bisa menempel langsung dengan tempat sujud. Yakni bisa membatalkan dan menyebabkan shalatnya tidak sah. Dan ini disebabkan oleh memakai mukena yang model potongan. Maka, sebaiknya bagi perempuan yang masih menggunakan mukena potongan untuk berhati-hati ketika sujud, jangan sampai dahinya tertutup mukena saat sujud.

Oleh karena itu, tidak heran jika di sebagian besar pondok pesantren di daerah Jawa yang mengharuskan santrinya untuk memakai mukena yang lansungan. Demi kehati-hatiannya dalam menjalankan salat. Wa Allahu a’lam bis shawab.

Semoga bermanfaat.

Rekomendasi

Empat Makna Aurat Menurut Buya Syakur Yasin

Empat Fungsi Pakaian dalam Al-Qur’an

Parenting Islami : Umur Berapa Anak Kecil Wajib Berjilbab?

Bolehkah Perempuan Tidak Berhijab Saat Santai di Teras Rumah?

Annisa Nurul Hasanah
Ditulis oleh

Redaktur Pelaksana BincangMuslimah.Com, Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Pondok Pesantren Luhur Ilmu Hadis Darus-Sunnah

Komentari

Komentari

Terbaru

Bincang Nikah: Perempuan Berpendidikan Tinggi, Bakal Gak Laku?

Video

Ini Lima Hal Yang Boleh Dilakukan Suami Pada Saat Istri Haid

Ibadah

jenis mukena jenis mukena

Ini Enam Pembagian Waktu Shalat Subuh, Mana yang Paling Utama?

Ibadah

Tips Menjaga Kesehatan Ibu Hamil Agar Janin Tumbuh Sehat

Muslimah Daily

perempuan ideal dalam al-qur'an perempuan ideal dalam al-qur'an

Ingin Mendapatkan Pahala Seperti Haji dan Umrah? Lakukan Shalat Sunnah Ini!

Ibadah

Sholihah Wahid Hasyim: Tokoh Perempuan yang Aktif di Bidang Politik  

Kajian

Tafsir QS. Yūnus [10] Ayat 99: Ajaran Al-Qur’an tentang Toleransi

Kajian

Hukum Iktikaf di Masjid Bagi Perempuan Hukum Iktikaf di Masjid Bagi Perempuan

Tujuh Pembagian Waktu Shalat saat Isya, Mana yang Paling Utama?

Ibadah

Trending

Anak perhiasan dunia Anak perhiasan dunia

Parenting Islami: Mendidik Generasi Tauhid di Era Modern

Keluarga

Hukum Menginjak Makam Orang Muslim

Ibadah

Perbedaan Najis Ainiyah dan Najis Hukmiyah serta Cara Mensucikannya

Ibadah

Pengertian Keluarga Sakinah dan Makna Perkawinan dalam Islam

Keluarga

krisis quarter life krisis quarter life

Perempuan Rentan Krisis Quarter Life: Kenali dan Hadapi

Diari

Perempuan Harus Menjadi Pembelajar

Muslimah Daily

bersetubuh sebelum bersuci bersetubuh sebelum bersuci

Hukum Bersetubuh Sebelum Bersuci dari Haid

Kajian

Mengenal Tradisi Mulidan di Masyarakat Lombok

Kajian

Connect