Ikuti Kami

Ibadah

5 Hadis tentang Keutamaan Berwudhu, Apa Saja Itu?

Hadis tentang Keutamaan Berwudhu

BincangMuslimah.Com – Bagi umat Islam, sedikitnya wudhu dilaksanakan sebanyak lima kali sehari saat hendak melaksanakan shalat wajib. Hal ini mengisyaratkan adanya keistimewaan, setidaknya terdapat 5 hadis tentang keutamaan berwudhu. Apa saja itu?

Wudhu merupakan fondasi shalat. Oleh sebab itu, tidaklah sah shalat seseorang apabila ia tanpa disertai dengan melaksanakan wudhu terlebih dahulu. Muhammad bin Shalih bin Muhammad al-Utsaimin dalam kitabnya Al-Syarhul Mumthi’Ala Zaadil Mustaqni, menjelaskan bahwa kata “wudhu” berasal dari kata al-wadhaa-atu yang memiliki dua makna, yaitu:

Pertama, kata tersebut bermakna an-nazhaafatu, yaitu kebersihan.

Kedua, al-wadhaa-atu diartikan sebagai al-hasanu, yaitu baik.

Sedangkan dalam artian yang lebih luas, wudhu adalah perbuatan berupa menyiram air yang suci dan menyucikan pada beberapa anggota tubuh tertentu. Beberapa anggota tubuh tersebut adalah wajah, kedua tangan, kepala, dan kedua kaki dengan cara-cara yang sudah ditentukan menurut syariat.

Dalam keseharian, kata “wudhu” juga sudah mengalami penyatuan makna dengan kata bersuci atau suci. Maka, ketika kita menyuruh seseorang untuk berwudhu, pengertian yang sebenarnya ialah menyuruh mereka untuk bersuci, khususnya bersuci dari hadats kecil.

Tak hanya itu, melaksanakan wudhu juga merupakan bagian dari perintah Allah Swt. Sebab, selain bernilai pahala, tentu terdapat berbagai manfaat lain yang terkandung dalam wudhu. Rasulullah saw. dalam beberapa sabdanya juga menjelaskan bahwa wudhu mengandung berbagai keutamaan.

Penjelasan beliau secara  jelas menguatkan bahwa wudhu merupakan amal shalih yang tidak hanya mengandung pahala, tetapi juga sangat bermanfaat. Berikut ini 5 hadis tentang keutamaan berwudhu:

Pertama, wudhu sebagai sarana perbaikan amal

Wudhu merupakan perbuatan baik yang sekaligus dapat memperbaiki perbuatan lainnya. Wudhu secara umum juga dipahami sebagai perbuatan yang dapat menghapus dosa, yakni menjadi amal yang bisa memperbaiki kesalahan atau dosa yang kita perbuat. Rasulullah saw. bersabda:

Baca Juga:  Bolehkah Perempuan Pergi Haji dan Umrah Tanpa Disertai Mahram?

أَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى مَا يَمْحُو اللهُ بِهِ الْخَطَايَا، وَيَرْفَعُ بِهِ الدَّرَجَاتِ؟ قَالُوا بَلَى يَا رَسُولَ اللهِ قَالَ: إِسْبَاغُ الْوُضُوءِ عَلَى الْمَكَارِهِ، وَكَثْرَةُ الْخُطَا إِلَى الْمَسَاجِدِ، وَانْتِظَارُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الصَّلَاةِ، فَذَلِكُمُ الرِّبَاطُ

Artinya: Maukah kalian aku tunjukkan pada suatu amalan agar Allah hapuskan dosa-dosa dan Allah angkat derajatnya? Para sahabat berkata : “Tentu wahai Rasulullah.” Beliau menjawab : “Yaitu menyempurnakan wudhu pada anggota tubuh yang tidak disukai, memperbanyak langkah menuju masjid, dan menunggu sholat berikutnya setelah sholat, maka itulah ribath. (HR. Muslim)

Kedua, keluarnya dosa dari anggota tubuh yang dibasuh air wudhu

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa dalam gerakan-gerakan wudhu, baik yang rukun maupun Sunnah, terdapat manfaat yang sangat besar. Manfaat tersebut di antaranya ialah menggugurkan dosa-dosa yang berada pada beberapa anggota wudhu. Rasulullah saw. bersabda:

مَا مِنْكُمْ رَجُلٌ يُقَرِّبُ وَضُوءَهُ فَيَتَمَضْمَضُ، وَيَسْتَنْشِقُ فَيَنْتَثِرُ إِلَّا خَرَّتْ خَطَايَا وَجْهِهِ، وَفِيهِ وَخَيَاشِيمِهِ، ثُمَّ إِذَا غَسَلَ وَجْهَهُ كَمَا أَمَرَهُ اللهُ، إِلَّا خَرَّتْ خَطَايَا وَجْهِهِ مِنْ أَطْرَافِ لِحْيَتِهِ مَعَ الْمَاءِ، ثُمَّ يَغْسِلُ يَدَيْهِ إِلَى الْمِرْفَقَيْنِ، إِلَّا خَرَّتْ خَطَايَا يَدَيْهِ مِنْ أَنَامِلِهِ مَعَ الْمَاءِ، ثُمَّ يَمْسَحُ رَأْسَهُ، إِلَّا خَرَّتْ خَطَايَا رَأْسِهِ مِنْ أَطْرَافِ شَعْرِهِ مَعَ الْمَاءِ، ثُمَّ يَغْسِلُ قَدَمَيْهِ إِلَى الْكَعْبَيْنِ، إِلَّا خَرَّتْ خَطَايَا رِجْلَيْهِ مِنْ أَنَامِلِهِ مَعَ الْمَاءِ، فَإِنْ هُوَ قَامَ فَصَلَّى، فَحَمِدَ اللهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ وَمَجَّدَهُ بِالَّذِي هُوَ لَهُ أَهْلٌ، وَفَرَّغَ قَلْبَهُ لِلَّهِ، إِلَّا انْصَرَفَ مِنْ خَطِيئَتِهِ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ

Artinya: Apabila seorang mukmin berwudhu, lalu berkumur-kumur, maka dosa-dosanya keluar dari mulutnya. Jika ia membersihkan hidung dengan memasukkan air ke dalamnya, maka dosa-dosanya keluar dari hidungnya. Apabila ia membasuh mukanya, maka dosanya keluar dari mukanya hingga dari bawah kelopak kedua matanya. Jika ia membasuh  kedua tangannya, maka dosa-dosanya keluar hingga dari bawah kukunya. Kalau ia mengusap kepalanya, maka dosa-dosanya keluar dari kepalanya hingga dari kedua telinganya. Apabila ia membasuh kedua kakinya, maka dosa-dosanya keluar darinya hingga dari bawah kuku-kuku kakinya. Kemudian, perjalanannya menuju masjid dan shalatnya menjadi pahala tambahan baginya. (HR. Malik, Nasa’I, Ibnu Majah, dan Hakim)

Baca Juga:  Niat Shalat Tarawih

Ketiga, orang yang menjaga wudhu akan dilimpahi cahaya pada hari kiamat

Selanjutnya 5 hadis tentang keutamaan berwudhu ketiga adalah akan dilimpahkan Allah cahaya pada hari kiamat. Beruntunglah bagi orang-orang yang selama hidup biasa melakukan amal shalih, termasuk wudhu.

Pada waktu itu, orang-orang senang menjaga kesucian diri dengan wudhu akan menjadi manusia beruntung. Sebab, Allah Swt. akan memberi cahaya rahmat dan kebaikan pada hari kiamat. Rasulullah saw. bersabda:

إِنَّ أُمَّتِي يُدْعَوْنَ يَوْمَ القِيَامَةِ غُرًّا مُحَجَّلِينَ مِنْ آثَارِ الوُضُوءِ، فَمَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمْ أَنْ يُطِيلَ غُرَّتَهُ فَلْيَفْعَلْ

Artinya: Sungguh umatku kelak akan datang pada hari kiamat dalam keadaan (muka dan kedua tangannya) bercahaya karena bekas wudhu. Karenanya, barang siapa dari kalian yang mampu memperbanyak kemilau cahaya wudhu, silahkan melakukannya (dengan cara memperlebar basuhan wudhunya). (HR. Bukhari dan Muslim)

Keempat, disediakan delapan pintu surga bagi orang yang sempurna berwudhu

Sungguh luar biasa balasan yang akan diberikan Allah Swt. kepada orang-orang yang menyempurnakan wudhu. Rasulullah saw. menjelaskan bahwa orang yang berwudhu dengan sempurna kelak akan disediakan delapan pintu surga oleh Allah S. Rasulullah saw. bersabda:

مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ يَتَوَضَّأُ فَيُبْلِغُ – أَوْ فَيُسْبِغُ – الْوَضُوءَ ثُمَّ يَقُولُ: أشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُ اللهِ وَرَسُولُهُ إِلَّا فُتِحَتْ لَهُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ الثَّمَانِيَةُ يَدْخُلُ مِنْ أَيِّهَا شَاءَ

Artinya: Tidaklah seseorang dari kalian berwudhu secara sempurna, lalu mengucapkan asyhadu allaa ilaaha illallah wahdahuu laa syariikalah wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuu wa rasuuluuh (aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya) melainkan kelak akan dibukakan untuknya delapan pintu surga yang kepadanya dipersilakan untuk masuk melalui pintu mana saja yang ia sukai. (HR. Muslim)

Baca Juga:  Anjuran Membaca Doa Khatam Alquran

Kelima, wudhu sebagai pembimbing ke telaga surga

Telaga surga merupakan tempat yang disediakan bagi hamba-hamba-Nya yang beriman dan beramal shalih. Termasuk di antaranya ialah orang-orang yang gemar berwudhu. Rasulullah saw. bersabda:

إِنَّ حَوْضِي أَبْعَدُ مِنْ أَيْلَةَ مِنْ عَدَنٍ لَهُوَ أَشَدُّ بَيَاضًا مِنَ الثَّلْجِ، وَأَحْلَى مِنَ الْعَسَلِ بِاللَّبَنِ، وَلَآنِيَتُهُ أَكْثَرُ مِنْ عَدَدِ النُّجُومِ وَإِنِّي لَأَصُدُّ النَّاسَ عَنْهُ، كَمَا يَصُدُّ الرَّجُلُ إِبِلَ النَّاسِ عَنْ حَوْضِهِ قَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ أَتَعْرِفُنَا يَوْمَئِذٍ؟ قَالَ: نَعَمْ لَكُمْ سِيمَا لَيْسَتْ لِأَحَدٍ مِنَ الْأُمَمِ تَرِدُونَ عَلَيَّ غُرًّا، مُحَجَّلِينَ مِنْ أَثَرِ الْوُضُوء

Artinya: Sesungguhnya telagaku lebih jauh dari pada jarak dari Ailah hingga Adn. Dan ia lebih putih dari pada salju, dan lebih manis dari pada madu yang dicampur susu. Dan niscaya cangkir-cangkirnya lebih banyak dari pada jumlah bintang. Sesungguhnya aku menghalau manusia darinya sebagaimana seorang laki-laki menghalau unta orang lain dari telaganya. Para sahabat bertanya : “Wahai Rasulullah, apakah engkau mengenal kami pada saat itu?” Beliau menjawab : “Ya, kalian memiliki tanda yang tidak dimiliki oleh umat-umat lain. Kalian datang kepadaku dengan keadaan bersinar dan berseri-seri karena bekas air wudhu”. (HR. Muslim)

Demikianlah 5 hadis tentang keutamaan berwudhu. Semoga dengan berbagai keutamaan yang Allah anugerahkan tersebut, menjadikan motivasi bagi setiap muslim untuk mampu menyempurnakan dan menjaga wudhu yang dimilikinya. Semoga bermanfaat!

Rekomendasi

dua qullah wadah tabung dua qullah wadah tabung

Jika Istri Dilarang Menggunakan Air oleh Suami, Bolehkah Bertayamum? 

keutamaan haji hadis rasulullah keutamaan haji hadis rasulullah

Tujuh Keutamaan Ibadah Haji dalam Hadis Rasulullah

alasan diwajibkannya membasuh wudhu alasan diwajibkannya membasuh wudhu

Alasan Filosofis Diwajibkannya Membasuh Wajah, Tangan, Kepala, dan Kaki saat Wudhu

Hukum Berkumur Melaksanakan Puasa Hukum Berkumur Melaksanakan Puasa

Hukum Berkumur saat Melaksanakan Ibadah Puasa

Ditulis oleh

Mahasiswa semester 7 program studi Jurnalistik, UIN Syarif Hidayatullah. Saat ini menjabat sebagai Kepala Divisi Artistik Lembaga Pers Mahasiswa Journo Liberta. Tertarik dengan penulisan, design grafis dan fotografi.

Komentari

Komentari

Terbaru

Anjuran Bagi-bagi THR, Apakah Sesuai Sunah Nabi?

Video

QS At-Taubah Ayat 103: Manfaat Zakat dalam Dimensi Sosial QS At-Taubah Ayat 103: Manfaat Zakat dalam Dimensi Sosial

QS At-Taubah Ayat 103: Manfaat Zakat dalam Dimensi Sosial

Kajian

Sedang Haid, Apa Tetap DiAnjurkan Mandi Sunnah Idulfitri Sedang Haid, Apa Tetap DiAnjurkan Mandi Sunnah Idulfitri

Sedang Haid, Apa Tetap DiAnjurkan Mandi Sunnah Idulfitri

Ibadah

Anjuran Saling Mendoakan dengan Doa Ini di Hari Raya Idul Fitri

Ibadah

Bolehkah Menggabungkan Salat Qada Subuh dan Salat Idulfitri? Bolehkah Menggabungkan Salat Qada Subuh dan Salat Idulfitri?

Bolehkah Menggabungkan Salat Qada Subuh dan Salat Idulfitri?

Ibadah

kisah fatimah idul fitri kisah fatimah idul fitri

Kisah Sayyidah Fatimah Merayakan Idul Fitri

Khazanah

Kesedihan Ramadan 58 Hijriah: Tahun Wafat Sayyidah Aisyah Kesedihan Ramadan 58 Hijriah: Tahun Wafat Sayyidah Aisyah

Kesedihan Ramadan 58 Hijriah: Tahun Wafat Sayyidah Aisyah

Muslimah Talk

Kapan Seorang Istri Dapat Keluar Rumah Tanpa Izin Suami? Kapan Seorang Istri Dapat Keluar Rumah Tanpa Izin Suami?

Ummu Mahjan: Reprentasi Peran Perempuan di Masjid pada Masa Nabi

Muslimah Talk

Trending

Ini Tata Cara I’tikaf bagi Perempuan Istihadhah

Video

Ketentuan dan Syarat Iktikaf bagi Perempuan

Video

tips menghindari overthingking tips menghindari overthingking

Problematika Perempuan Saat Puasa Ramadhan (Bagian 3)

Ibadah

Tuan Guru KH Zainuddin Abdul Madjid Tuan Guru KH Zainuddin Abdul Madjid

Tuan Guru KH Zainuddin Abdul Madjid: Pelopor Pendidikan Perempuan dari NTB

Kajian

malam jumat atau lailatul qadar malam jumat atau lailatul qadar

Doa Lailatul Qadar yang Diajarkan Rasulullah pada Siti Aisyah

Ibadah

Anjuran Saling Mendoakan dengan Doa Ini di Hari Raya Idul Fitri

Ibadah

mengajarkan kesabaran anak berpuasa mengajarkan kesabaran anak berpuasa

Parenting Islami : Hukum Mengajarkan Puasa pada Anak Kecil yang Belum Baligh

Keluarga

Puasa Tapi Maksiat Terus, Apakah Puasa Batal?

Video

Connect