Ikuti Kami

Subscribe

Muslimah Daily

Pengalaman Toleransi dan Keberagamaan di Mesir

toleransi dan keberagamaan mesir
Credit: photo from Gettyimages.com

BincangMuslimah.Com- Saya tinggal di kawasan Darbul Ahmar, Kairo. Biasanya saya berjalan ke arah kanan melewati pasar, kafe-kafe, dan toko buku untuk pergi ke Masjid Al-Azhar. Rumah saya berjarak setengah kilometer dari Masjid Al-Azhar. Namun jika saya berjalan ke kiri, maka saya berjalan ke arah gereja. Rumah saya juga berjarak setengah kilometer dari gereja. Tiap hari saya mendengar azan dari masjid, sekaligus mendengar lonceng gereja tiap hari Minggu. 

Dua model suara yang saya dengar begitu kontradiktif. Yang satu mengajak ibadah shalat di masjid, yang lain ke gereja. Kondisi ini sama sekali tidak mengubah keimanan saya (begitu juga teman rumah saya). Semenjak awal tinggal di rumah itu, sesekali saya dan teman rumah berbincang mengenai hal ini. Kesimpulan kami sama, kedekatan tempat tinggal kami sama sekali tidak mempengaruhi keimanan kami. Kami beribadah sebagaimana biasa. 

Beda cerita, ketika saya pulang ke Indonesia. Teman saya tiba-tiba menjauh dari gereja saat mengantre ATM, yang kebetulan ATM tersebut berada di samping gereja. Ia dengan sengaja mengambil jarak dengan gereja. Saya tanya alasannya mengapa ia menjauh, ia hanya menjawab agar tidak terlalu dekat dengan gereja. Mendengar jawaban tersebut, saya hanya diam. 

Tentu saya tidak serta-merta melabeli teman saya ini. Sikap yang ia ambil—untuk menjauh dari gereja, tentu berasal dari pengalaman, perasaan dan pengetahuannya. Sikap itu merupakan hasil dari pergumulan (minimal) tiga hal tersebut. Barangkali ia ‘hanya ingin’ menjauh saja, tanpa ada semacam kekhawatiran-kekhawatiran yang lain. Kekhawatiran yang saya maksud di sini, semisal kekhawatiran yang mengganggu ranah keimanan. Saya tidak tahu mengenai hal itu. 

Tapi, dari dua sikap (jika boleh mengatakan; keberagamaan) di atas, saya menangkap hal berbeda. Sikap teman saya di Mesir lebih luwes dalam hal ini. Barangkali mereka dipengaruhi oleh budaya Mesir yang lebih terbuka daripada masyarakat Indonesia. Masyarakat Mesir menerapkan sikap toleransi dan keberagamaan yang lebih lentur daripada keberagamaan di Indonesia. Perayaan natal di Mesir sama meriahnya saat perayaan hari raya idul fitri atau saat bulan Ramadan. Begitu juga, ucapan-ucapan keberagamaan yang tersebar di berbagai tempat.  

Selain karena masyarakat Mesir yang telah memiliki kesadaran tersebut, faktor lain yang turut mempengaruhi ialah keberadaan Grand Imam, Syekh Ahmed el-Tayyeb dengan Konferensi Global Persaudaraan Umat Manusia di Abu Dhabi, Februari 2019. Keberadaan beliau merupakan role model bagi masyarakat Mesir. Bahkan, jauh sebelum menandatangani konferensi tersebut (bersama Paus Fansis), Syekh Ahmed el-Tayeb telah membentuk Bait al-Ailah al-Mishriyyah. 

Baik konferensi global, ataupun Bait al-Ailah merupakan upaya beliau untuk menumbuhkan dan menjaga nasionalisme masyarakat Mesir, atau yang lebih jauh, masyarakat dunia. Terlebih, Mesir berada di tengah negara-negara yang kurang stabil. 

Saya melihat model keberagamaan di Indonesia tidak seluwes keberagamaan di Mesir. Seperti teman saya yang antre ATM tadi, mungkin ia mengira jika berada di dekat gereja, keimanannya akan hilang, atau paling tidak, akan berkurang. Padahal, bagi saya, keimanan sendiri itu sifatnya sangat personal. Artinya, keimanan itu tidak serta-merta berkurang dengan hanya berdekatan dengan tempat ibadah lain. 

Keyakinannya (atau bahkan kita) tentang Tuhan tidak akan langsung berkurang jika kita berada di dalam gereja. Jangankan berada di dalam gereja, bersalaman, memberi ucapan itu juga tidak mengurangi hal itu. Ia ataupun kita, bisa tetap mengimani keyakinan kita. Demikian sepenggal pengalaman toleransi dan keberagamaan di Mesir yang saya alami. Tabik!  

 

Rekomendasi

Hukum Menghadiri Undangan Natal Hukum Menghadiri Undangan Natal

Hukum Menghadiri Undangan Natal yang Diadakan di Tempat Kerja

Menerima Bingkisan Natal Muslim Menerima Bingkisan Natal Muslim

Hukum Menerima Bingkisan Natal bagi Muslim

Bantuan dari Non Muslim Bantuan dari Non Muslim

Hukum Menerima Bantuan dari Non Muslim Saat Bencana

Forum R20 Pemimpin Agama Forum R20 Pemimpin Agama

Forum R20: Perkumpulan Pemimpin Agama dalam Mengatasi Konflik

Sawdah A Fauzi
Ditulis oleh

Komentari

Komentari

Terbaru

Kisah Cinta Perempuan Cerdas Kisah Cinta Perempuan Cerdas

Kisah Cinta Perempuan Cerdas dan Pemuda Takwa

Khazanah

bertahan kdrt ketaatan suami bertahan kdrt ketaatan suami

Apakah Bertahan dalam KDRT Merupakan Bentuk Ketaatan pada Suami?

Kajian

amalan sunnah kebersihan badan amalan sunnah kebersihan badan

Beberapa Amalan Sunnah untuk Menjaga Kebersihan Badan

Kajian

Bolehkah Perempuan Membawa Kendaraan Sendiri?

Kajian

dalam Kitab Mafatih Al-Ghaib dalam Kitab Mafatih Al-Ghaib

Tafsir Keajaiban “Basmalah” dalam Kitab Mafatih Al-Ghaib (Bagian 4)

Kajian

Hukum Bermazhab alquran hadis Hukum Bermazhab alquran hadis

Hukum Bermazhab dalam Perspektif Alquran dan Hadis

Kajian

Beberapa Keutamaan Penuntut Ilmu Beberapa Keutamaan Penuntut Ilmu

Beberapa Keutamaan Penuntut Ilmu Menurut Imam Sulaiman Al-Bujairimi

Kajian

relasi muslim berbeda agama relasi muslim berbeda agama

Resensi Buku “Relasi Mubadalah Muslim dengan Umat Berbeda Agama”

Resensi

Trending

hukuman mendidik dalam islam hukuman mendidik dalam islam

Penerapan Hukuman yang Mendidik untuk Anak dalam Islam

Kajian

Arrijal Qowwamun 'alan Nisaa Arrijal Qowwamun 'alan Nisaa

Bagaimana Memahami Ayat “Arrijal Qowwamun ‘alan Nisaa”?

Kajian

kaki perempuan muslim aurat kaki perempuan muslim aurat

Apakah Kaki Perempuan Muslim Adalah Aurat?

Kajian

khadijah sahnun perempuan agama khadijah sahnun perempuan agama

Khadijah binti Sahnun, Perempuan Ahli Agama dan Politik

Khazanah

single mom ulama besar single mom ulama besar

Kisah Ibu dari Rabi’ah Ar-Ra’yi, Single Mom yang Didik Anaknya Jadi Ulama Besar

Khazanah

The Stoning of Soraya The Stoning of Soraya

Review Film “The Stoning of Soraya”; Suara Perempuan yang Dibungkam

Muslimah Talk

cara berpakaian kekerasan seksual cara berpakaian kekerasan seksual

Benarkah Cara Berpakaian Seseorang Menjadi Faktor Adanya Kekerasan Seksual?

Muslimah Talk

ulama perempuan kupi ii ulama perempuan kupi ii

Peran Ulama Perempuan dalam Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) II

Kajian

Connect