BincangMuslimah.Com – Dalam hidup, tentu kita akan menghadapi beraneka macam problematika, salah satunya permasalahan finansial. Untuk mengatasinya, tidak sedikit seseorang yang dengan terpaksa harus berhutang. Meskipun berhutang, bukan berarti tiba-tiba masalah bisa langsung selesai, sebab tentu ada kewajiban yang harus segera ditunaikan, yaitu membayar hutang. Lalu, apakah ada amalan atau doa agar mendapat kemudahan untuk membayar hutang?
Awali dengan Ikhtiar dan Bekerja yang Halal
Langkah pertama saat seseorang terlilit hutang ialah dengan bekerja dan mencari penghasilan yang halal. Lalu dari hasil tersebut hendaknya menyisihkan sebagian untuk membayar hutang. Allah berfirman dalam QS. Al-Mulk ayat 15:
هُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ ذَلُولًا فَامْشُوا فِي مَنَاكِبِهَا وَكُلُوا مِنْ رِزْقِهِ ۖ وَإِلَيْهِ النُّشُورُ
Artinya:
Dialah yang menjadikan bumi untuk kamu yang mudah dijelajahi, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki‑Nya
Dalam Tafsir Al‑Misbah, Quraish Shihab juga menekankan bahwa meskipun manusia mendapat perintah untuk berusaha, hasil usaha tetap bergantung pada kehendak Allah. Karena itu, usaha harus dengan kesadaran spiritual dan tawakal.
Pada lafadz فَامْشُوا فِي مَنَاكِبِهَا yakni sebuah perintah “berjalanlah di segala penjurunya” bermakna sebagai ajakan untuk menjelajah, merantau, berdagang, dan mencari rezeki di berbagai wilayah. Ini menunjukkan bahwa Islam mendorong umatnya untuk aktif dan produktif.
Pada bagian akhir ayat mengingatkan bahwa seluruh aktivitas dunia, termasuk mencari rezeki, tidak boleh membuat manusia lupa bahwa tujuan akhir ialah kembali kepada Allah untuk menerima balasan.
Membaca Doa Berikut saat Terjebak Hutang
Dalam salah satu hadis riwayat At-Tirmidzi, Rasulullah mengajarkan salah satu doa untuk memohon kecukupan dan kemudahan dalam rezeki:
يَاغَنِيُ يَاحَمِيْدُ يَامُبْدِئُ يَامُعِيْدُ يَارَحِيْمُ يَاوَدُوْدُ أَغْنِنِيْ بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَاكْفِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Artinya:
“Wahai Dzat Yang Maha Kaya, Maha Terpuji, Maha Memulai, Maha Mengembalikan, Maha Penyayang, Maha Penuh Kasih. Cukupkanlah aku dengan yang halal dari yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu.”
Lafadz اكْفِنِي بِحَلاَلِكَ merujuk bahwa seseorang harus berusaha mencari rezeki yang halal dan menjauhi yang haram sekalipun dalam situasi terlilit hutang. Kesulitan ekonomi tidak bisa menjadi sebuah alasan untuk seseorang melakukan segala bentuk larangan.
Pada kalimat وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ maksudnya ialah sebuah permohonan agar hanya berserah diri dan bergantung kepada Allah, bukan kepada selain-Nya.
Dari penjelasan di atas, dapat kita tarik kesimpulan bahwa Islam menganjurkan seseorang untuk berusaha dan berdoa sebagai sebuah jalan keluar dari permasalahan finansial. Dengan menggabungkan usaha dan doa, seseorang akan lebih dekat dengan pertolongan Allah agar mendapat jalan dan kemudahan untuk melunasi hutang. Semoga bermanfaat.
Rekomendasi