Ikuti Kami

Tanya Ustazah

Tanya Ustazah: Bagaimana Hukum Menolak Perjodohan Orang Tua? Apakah Termasuk Durhaka?

Tanya Ustazah: Bagaimana Hukum Menolak Perjodohan Orang Tua? Apakah Termasuk Durhaka?
Freepik.com

BincangMuslimah.Com – Assalamualaikum, ustazah. Perkenalkan saya AFW, saya ingin bertanya, bagaimana hukum seorang anak menolak perjodohan yang dilakukan oleh orang tua? Apakah hal tersebut termasuk tindakan durhaka? Terima kasih.

Jawaban

Wa’alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh. Mengenai persoalan perjodohan, pada dasarnya orang tua memang boleh menjodohkan anaknya. Namun, dalam Islam memberikan anjuran bagi orang tua untuk meminta izin dan persetujuan terlebih dahulu dari anak yang bersangkutan.

Perlu diketahui bahwa penolakan seorang anak terhadap perjodohan orang tuanya tidak dikategorikan sebagai sikap durhaka dan dosa. Tetapi dengan catatan penting: penolakan tersebut harus dengan cara dan ucapan dan tindakan yang bijak sehingga tidak menyakiti hati serta perasaan orang tua.

Hal ini berdasarkan pada sebuah riwayat dari sahabat Ibnu Abbas radliyallahu ‘anhuma, beliau berkata:

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ جَارِيَةً بِكْرًا أَتَتِ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَتْ لَهُ أَنَّ أَبَاهَا زَوَّجَهَا وَهِيَ كَارِهَةٌ، فَخَيَّرَهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

“Telah datang seorang gadis muda terhadap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan ia mengadu bahwa ayahnya telah menikahkanya dengan laki-laki yang tidak ia cintai, maka Rasulullah SAW memberikan pilihan kepadanya (untuk melanjutkan pernikahan atau berpisah).” (HR. Ahmad, Abu Daud dan Ibnu Majah).

Berdasarkan hadis tersebut, Rasulullah SAW memberikan hak kepada anak perempuan untuk menentukan pilihan hidupnya. Apalagi saat ia merasa tidak cocok dengan calon yang dipilihkan.

Orang Tua Tidak Boleh Memaksa Perjodohan Anak

Selain itu, Syaikh Abdurrahman as-Sa’di dalam kitab al-Majmu’ah al-Kamilah li Muallafat memaparkan bahwa orang tua tidak boleh memaksa anak perempuan untuk menikah, meskipun orang tua tersebut rida dengan kualitas agama dari lelaki yang menjodohinya.

Baca Juga:  Tanya Ustazah: Bagaimana Keutamaan bagi Orang yang Menuntut Ilmu tetapi Sulit Menghafalnya?

وَلَا يَجُوزُ لِلْوَالِدِ إِلْزَامُ ابْنَتِهِ النِّكَاحَ بِمَنْ لَا تُرِيدُهُ، وَذَلِكَ إِلَى حَدٍّ كَبِيرٍ، وَإِنْ كَانَ الوالدانِ رَاضِيَانِ بِحَالِهِ دِيناً.

“Dan tidak boleh bagi orang tua (ayah atau ibu) untuk memaksa anak perempuan mereka menikah dengan orang yang tidak dia inginkan, meskipun kedua orang tua tersebut rida dengan keadaan agamanya.”

Kesimpulannya, seorang anak memiliki hak untuk menolak perjodohan jika merasa tidak sesuai. Penolakan ini bukan merupakan bentuk kedurhakaan selama menyampaikannya dengan adab yang baik. Islam sangat menghargai keridhaan kedua belah pihak dalam membangun rumah tangga agar tercipta keluarga yang sakinah.

 

Rekomendasi

Anak Menangis saat Salat, Batalkan atau Lanjutkan? Anak Menangis saat Salat, Batalkan atau Lanjutkan?

Anak Menangis saat Salat, Batalkan atau Lanjutkan?

orang sakit menjamak shalat orang sakit menjamak shalat

Bolehkah Orang yang Sakit Menjamak Shalat?

Karhutla Tidak Kunjung Padam, Perempuan dan Anak Berada di Garis Paling Rentan Karhutla Tidak Kunjung Padam, Perempuan dan Anak Berada di Garis Paling Rentan

Karhutla Tidak Kunjung Padam, Perempuan dan Anak Berada di Garis Paling Rentan

Menunggu Jodoh dengan Elegan; Cerita dari Jomblo untuk Jomblo

Ditulis oleh

Redaktur Bincang Muslimah, Alumni Magister Pengkajian Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Pegiat Sastra Arab dan Gender

Komentari

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Anak Menangis saat Salat, Batalkan atau Lanjutkan? Anak Menangis saat Salat, Batalkan atau Lanjutkan?

Anak Menangis saat Salat, Batalkan atau Lanjutkan?

Ibadah

orang sakit menjamak shalat orang sakit menjamak shalat

Bolehkah Orang yang Sakit Menjamak Shalat?

Ibadah

Karhutla Tidak Kunjung Padam, Perempuan dan Anak Berada di Garis Paling Rentan Karhutla Tidak Kunjung Padam, Perempuan dan Anak Berada di Garis Paling Rentan

Karhutla Tidak Kunjung Padam, Perempuan dan Anak Berada di Garis Paling Rentan

Muslimah Talk

Menunggu Jodoh dengan Elegan; Cerita dari Jomblo untuk Jomblo

Diari

feminiskah aisyah feminiskah aisyah

Merebut Tafsir: Feminiskah Aisyah?

Kajian

Beberapa Kesunahan 10 Muharram Beberapa Kesunahan 10 Muharram

Tiga Hal yang Harus Diperhatikan Perempuan Haid

Ibadah

Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim

Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim

Muslimah Talk

Shafiyah binti Huyay Shafiyah binti Huyay

Asiyah binti Muzahim: Istri Firaun yang Dijamin Masuk Surga Oleh Allah

Muslimah Talk

Trending

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Ibadah

Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis

Tiga Doa dalam Al-Qur’an yang Bisa Mendekatkan Jodoh

Ibadah

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

Shafiyah binti Huyay Shafiyah binti Huyay

Asiyah binti Muzahim: Istri Firaun yang Dijamin Masuk Surga Oleh Allah

Muslimah Talk

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

Menunggu Jodoh dengan Elegan; Cerita dari Jomblo untuk Jomblo

Diari

orang sakit menjamak shalat orang sakit menjamak shalat

Bolehkah Orang yang Sakit Menjamak Shalat?

Ibadah

Connect