Ikuti Kami

Muslimah Daily

Enam Cara Mencegah Bau Mulut saat Berpuasa

BincangMuslimah.Com – Dalam kitab Fiqhus Sunnah lin Nisa’ karya Abu Malik kamal bin As Sayyid Salim disebutkan bahwa puasa adalah menahan diri dari hal-hal yang membatalkan dari terbitnya Fajar sampai terbenamnya matahari dengan niat. Pasalnya, tak makan dan minum apa pun selama berjam-jam bisa menyebabkan kondisi mulut berbau. Lalu bagaimana cara mencegah bau mulut saat berpuasa?

Kondiri bau mulut atau yang biasa disebut halitosis dipengaruhi berbagai faktor, yang hampir 85% kelainan ini disebabkan dari kelainan yang ada di rongga mulut, hal tersebut disebabkan karena infeksi jaringan yang berperan sebagai penyangga gigi atau karies gigi.

Masalah bau mulut ini tak hanya disebabkan oleh mulut, akan tetapi juga bisa terjadi dikarenakan terdapatnya penyakit tertentu seperti halnya infeksi pada lambung dan juga infeksi yang ada di paru-paru. Sementara itu apabila bau mulut ini terjadi di anak-anak maka hal tersebut disebabkan karena  masuknya benda asing ke dalam hidung serta tak terdeteksi dan telah terjadi pembusukan, sehingga hal tersebut dapat menimbulkan bau.

Selain itu infeksi yang disebabkan oleh kanker dan juga radang amandel yang  kronis ini  dapat membuat nafas yang  tak sedap. Selain itu penyebab bau mulut yang lainnya \ialah dikarenakan asam lambung yang tinggi, terlebih bagi mereka yang menderita sakit maag.

Meski puasa seharian, bukan berarti kita tidak bisa mencegah datangnya bau mulut saat berpuasa seharian. Agar mulut tetap segar dan bersih, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah datangnya bau mulut tersebut. diantaranya adalah:

Pertama. Menghindari makanan yang beraroma menyengat saat makan sahur

Kedua, Menghindari makanan dan minuman yang mengandung kadar gula tinggi. Karena penyebab bakteri bau mulut akan berkembang biak kian pesat ketika banyak sisa gula dalam mulut

Baca Juga:  Apakah Parfume Cologne yang Biasa Kita Gunakan Najis?

Ketiga. Minum air yang banyak ketika sahur dan buka. Hal ini mencegah mulut menjadi kering. Semakin kering keadaan mulut, semakin tinggi juga kemungkinan munculnya bau dalam mulut

Keempat. Berkumur dengan air garam sebelum tidur. Larutkan satu sendok teh garam dalam segelas air hangat. Kemudian kumur selama tiga puluh detik dan buang, jangan ditelan. Air garam bekerja seperti antiseptik yang akan mengusir bakteri penyebab bau mulut.

Kelima. Menghisap dan mengunyah jeruk atau lemon saat sahur dan buka puasa. Keduanya mampu meningkatkan produksi air liur sehingga mulut pun tak akan jadi kering dan bau.

Keenam. Sikat gigi setelah sahur dengan menyeluruh, termasuk sela-sela gigi.

Hal ini baik untuk mencegah sisa makanan tersangkut di mulut dan jadi tempat bakteri berkembang biak. Dan juga bersihkan lidah, sebab lidah bisa menjadi sarang bakteri sehingga muncul bau pada mulut.

Enam langkah tersebut bisa dijadikan acuan bagi siapa saja yang menginginkan mulut tetap segar dan bersih, meskipun dalam keadaan puasa seharian. Demikianlah ulasan mengenai cara mencegah bau mulut saat berpuasa, semoga bisa memberikan manfaat untuk semua.

Rekomendasi

puasa syaban izin suami puasa syaban izin suami

Alasan Disunnahkan Puasa Tasu’a di Bulan Muharram

Puasa Sunnah Tarwiyah Arafah Puasa Sunnah Tarwiyah Arafah

Mengqadha Puasa Ramadhan di Hari Arafah, Bagaimana Hukumnya?

menggabungkan puasa syawal qadha menggabungkan puasa syawal qadha

Hukum Menggabungkan Puasa Syawal dengan Qadha

Puasa Tasu’a dan Asyura: Niat, Dalil, dan Keutamaannya Puasa Tasu’a dan Asyura: Niat, Dalil, dan Keutamaannya

Tidak Hanya Menahan Lapar dan Haus, Berikut Enam Tips Syekh Wahbah Az-Zuhaili Agar Puasa dapat Menumbuhkan Takwa

Ditulis oleh

Penulis adalah kandidat magister pengkajian Islam dalam bidang pendidikan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan aktif di Komunitas Jaringan Gusdurian Depok.

Komentari

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Anak Menangis saat Salat, Batalkan atau Lanjutkan? Anak Menangis saat Salat, Batalkan atau Lanjutkan?

Anak Menangis saat Salat, Batalkan atau Lanjutkan?

Ibadah

orang sakit menjamak shalat orang sakit menjamak shalat

Bolehkah Orang yang Sakit Menjamak Shalat?

Ibadah

Karhutla Tidak Kunjung Padam, Perempuan dan Anak Berada di Garis Paling Rentan Karhutla Tidak Kunjung Padam, Perempuan dan Anak Berada di Garis Paling Rentan

Karhutla Tidak Kunjung Padam, Perempuan dan Anak Berada di Garis Paling Rentan

Muslimah Talk

Menunggu Jodoh dengan Elegan; Cerita dari Jomblo untuk Jomblo

Diari

feminiskah aisyah feminiskah aisyah

Merebut Tafsir: Feminiskah Aisyah?

Kajian

Beberapa Kesunahan 10 Muharram Beberapa Kesunahan 10 Muharram

Tiga Hal yang Harus Diperhatikan Perempuan Haid

Ibadah

Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim

Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim

Muslimah Talk

Shafiyah binti Huyay Shafiyah binti Huyay

Asiyah binti Muzahim: Istri Firaun yang Dijamin Masuk Surga Oleh Allah

Muslimah Talk

Trending

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Ibadah

Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis

Tiga Doa dalam Al-Qur’an yang Bisa Mendekatkan Jodoh

Ibadah

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

Shafiyah binti Huyay Shafiyah binti Huyay

Asiyah binti Muzahim: Istri Firaun yang Dijamin Masuk Surga Oleh Allah

Muslimah Talk

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

Menunggu Jodoh dengan Elegan; Cerita dari Jomblo untuk Jomblo

Diari

orang sakit menjamak shalat orang sakit menjamak shalat

Bolehkah Orang yang Sakit Menjamak Shalat?

Ibadah

Connect