Ikuti Kami

Kajian

Sejak Usia Berapa Seseorang Wajib Membayar Zakat Fitrah?

usia wajib zakat fitrah

BincangMuslimah.Com – Zakat fitrah merupakan salah satu ibadah khas umat Islam yang tidak dijalankan oleh penganut agama-agama lain. Sejak abad kedua Hijriyah, Allah Swt. lewat perantara Nabi Muhammad saw. mewajibkan umat Islam untuk membagi sebagian hartanya kepada orang-orang yang membutuhkan di setiap akhir Ramadan. 

Sesuai dengan namanya, zakat berasal dari kata bahasa Arab “zakaa” yang berarti membersihkan, ia diwajibkan oleh Allah swt. dalam rangka membersihkan jiwa manusia dari hal-hal buruk. Jika merujuk pada kitab Syarah Fath al-Qarib, Imam Al-Bajuri lebih spesifik mengatakan bahwa zakat fitrah yang dibayarkan merupakan penyempurna ibadah puasa selama bulan Ramadan. Layaknya sujud sahwi yang dilakukan untuk menutup kekurangan selama shalat, zakat fitrah pun ditunaikan sebagai penyempurna kekurangan-kekurangan selama berpuasa sebulan penuh.

Lebih lanjut, di dalam kitab Syarah Fath al-Qarib Imam al-Bajuri menjelaskan siapa saja yang wajib membayar zakat fitrah secara mendetail. Ada tiga syarat utama yang menjadikan seseorang berstatus wajib menunaikan zakat fitrah termasuk mengenai usia seseorang wajib membayar zakat fitrah.

Pertama, seorang muslim. Siapapun yang telah bersyahadat, bersaksi atas ketuhanan Allah Swt. dan kenabian Nabi Muhammad Saw, maka ia telah memenuhi syarat pertama orang yang wajib membayar zakat fitrah. Syarat ini berlaku umum, bagi laki- laki dan perempuan, seorang merdeka maupun hamba sahaya, serta berlaku untuk orang tua maupun anak-anak.

Kedua, seseorang yang menyaksikan terbenamnya matahari akhir Ramadan secara penuh. Sebagaimana telah diulas oleh para ulama klasik dalam berbagai literatur Arab, seseorang dinyatakan berstatus wajib zakat fitrah adalah ketika ia menemui sebagian waktu bulan Ramadan dan sebagian waktu bulan Syawal.

Oleh karenanya, seseorang yang hidup sepersekian detik sebelum terbenamnya matahari akhir bulan Ramadhan hingga sepersekian detik setelah matahari terbenam di malam pertama Syawal. Sehingga bayi yang baru lahir setelah matahari akhir bulan Ramadan terbenam, dihukumi tidak wajib zakat fitrah. Jika sebaliknya, bayi lahir sepersekian detik sebelum matahari terbenam maka ia sudah terhitung wajib membayar zakat fitrah.

Baca Juga:  Apa Itu Ghibah? Ini Pengertian, Ciri-ciri, Dalil dan Dosanya

Hampir sama kasusnya dengan orang yang meninggal dunia di akhir bulan Ramadan. Jika seseorang meninggal setelah matahari akhir bulan Ramadan tenggelam, maka keluarganya wajib membayarkan zakat fitrah. Namun, jika seseorang meninggal sebelum matahari akhir bulan Ramadan terbenam, maka zakatnya tidak wajib dibayarkan sebab ia tidak menemui bulan Syawal, sekalipun ia telah berpuasa penuh satu bulan lamanya. 

Adapun syarat wajib zakat fitrah yang ketiga adalah, memiliki kemampuan membayar zakat fitrah di waktu wajib menunaikan zakat fitrah. Yang dimaksud waktu wajib menunaikan zakat fitrah adalah rentang waktu dari setelah terbenamnya matahari akhir bulan Ramadhan hingga sebelum dilaksanakannya sholat Idul Fitri. Kalau di rentang waktu tersebut seseorang mengalami kesulitan ekonomi untuk membayar zakat fitrah, maka gugur sudah kewajibannya membayar zakat fitrah. 

Misal, saking kesusahannya seseorang, ketika di malam takbiran ia tidak punya simpanan harta sama sekali untuk kebutuhan makannya di esok hari, maka gugurlah kewajiban zakat fitrahnya. Jika dia adalah seorang Bapak yang memiliki tanggung jawab menzakati istri dan anak-anaknya, maka kewajiban zakat fitrah istri beserta anak-anaknya pun ikut gugur. 

Demikianlah Islam mengatur kewajiban zakat fitrah bagi umat Islam. Muslim mana pun selama ia menemui sebagian bulan Ramadhan dan sebagian bulan Syawal, serta memiliki kemampuan material untuk mengeluarkan zakat fitrah, maka ia berstatus wajib zakat fitrah. Seorang bayi sekalipun. 

Kalau ditanya sejak usia berapa seseorang dikenakan wajib zakat fitrah, maka jawabannya adalah sekalipun dia bayi yang belum berumur satu hari namun menemui waktu terbenamnya matahari akhir bulan Ramadhan, maka sudah diwajibkan membayar zakat fitrah.

Rekomendasi

Makna Pentingnya Zakat Fitrah Makna Pentingnya Zakat Fitrah

Makna dan Pentingnya Zakat Fitrah

zakat fitrah anak rantau zakat fitrah anak rantau

Zakat Fitrah bagi Anak Rantau

Hikmah Kewajiban Zakat Fitrah Hikmah Kewajiban Zakat Fitrah

Dalil dan Hikmah Kewajiban Zakat Fitrah

Zakat Fitrah Menggunakan Uang Zakat Fitrah Menggunakan Uang

Zakat Fitrah Menggunakan Uang dan Tata Caranya

Ditulis oleh

Tanzila Feby Nur Aini, mahasiswi Universitas al-Azhar, Kairo di jurusan Akidah dan Filsafat. MediaI sosial yang bisa dihubugi: Instagram @tanzilfeby.

Komentari

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Beberapa Kesunahan 10 Muharram Beberapa Kesunahan 10 Muharram

Tiga Hal yang Harus Diperhatikan Perempuan Haid

Ibadah

Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim

Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim

Muslimah Talk

Shafiyah binti Huyay Shafiyah binti Huyay

Asiyah binti Muzahim: Istri Firaun yang Dijamin Masuk Surga Oleh Allah

Muslimah Talk

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Ibadah

Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero: Ketika Orang Dewasa Menyembunyikan Luka Masa Kecil Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero: Ketika Orang Dewasa Menyembunyikan Luka Masa Kecil

Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero: Ketika Orang Dewasa Menyembunyikan Luka Masa Kecil

buku

Doa yang Dipanjatkan Fatimah az-Zahra pada Hari Senin Doa yang Dipanjatkan Fatimah az-Zahra pada Hari Senin

Benarkah Orang Pingsan Tidak Wajib Mengqadha Shalat?

Ibadah

Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis

Tiga Doa dalam Al-Qur’an yang Bisa Mendekatkan Jodoh

Ibadah

Empat Syarat Salat untuk Penyucian Jiwa dalam Tafsir QS. Al-Ankabut Ayat 45 Empat Syarat Salat untuk Penyucian Jiwa dalam Tafsir QS. Al-Ankabut Ayat 45

Empat Syarat Salat untuk Penyucian Jiwa dalam Tafsir QS. Al-Ankabut Ayat 45

Kajian

Trending

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Ibadah

Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis

Tiga Doa dalam Al-Qur’an yang Bisa Mendekatkan Jodoh

Ibadah

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

Shafiyah binti Huyay Shafiyah binti Huyay

Asiyah binti Muzahim: Istri Firaun yang Dijamin Masuk Surga Oleh Allah

Muslimah Talk

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

lelaki perempuan mata allah lelaki perempuan mata allah

Feminisme Al-Qur’an, Tafsir An-Nahl 97; Lelaki dan Perempuan di Mata Allah

Kajian

keringat perempuan haid najis keringat perempuan haid najis

Benarkah Perempuan Sumber Persoalan Bagi Laki-laki?

Kajian

Connect