Ikuti Kami

Kajian

Makna dan Pentingnya Zakat Fitrah

Makna Pentingnya Zakat Fitrah
Source:gettyimages.com

BincangMuslimah.Com – Zakat fitrah memiliki hikmah dan manfaat yang demikian besar, baik bagi penerima (mustahik) maupun orang yang berzakat (muzaki). Sebagaimana makna zakat sendiri yaitu menyucikan jiwa (zakat an-nafs), sehingga pentingnya zakat fitrah bagi seorang muslim adalah berguna untuk membersihkan dirinya dari kesalahan seperti perbuatan dan perkataan yang kosong dan keji saat melakukan ibadah puasa. 

Hal itu sebagaimana dalam Alquran, Allah telah berfirman yang artinya: “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan bendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu(menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. at-Taubah [9]: 103)

Zakat fitrah diwajibkan atas setiap muslim yang mempunyai kelebihan harta dari keperluan makanan untuk dirinya sendiri dan setiap orang yang wajib dinafkahinya pada malam hari raya dan siang harinya, dengan mengeluarkan sebesar 1 sha’ atau setara dengan 2,5 kg makanan pokok yang dapat dilaksanakan selama bulan Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri

Adapun tentang waktu yang utama untuk mengeluarkan zakat fitrah, Imam Bukhari dan ulama hadis lain meriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa para sahabat mengeluarkan zakat fitrah itu satu hari atau dua hari sebelum Idul Fitri. Sedangkan Imam Syafi’i membolehkan zakat fitrah dikeluarkan pada permulaan bulan Ramadhan, wajibnya adalah pada malam hari raya, dan paling utama yaitu setelah shalat subuh hingga sebelum dilaksanakannya shalat Idul Fitri. 

Namun alangkah baiknya, sang muzakki tersebut memberikan zakatnya setengah bulan sebelum hari raya, untuk memudahkan amil dalam mengumpulkannya dan diharapkan sebelum matahari bersinar zakat fitrah telah berada di tangan mustahik. Sebab apabila zakat tersebut dikeluarkan sesudah shalat Idul Fitri, maka tidak termasuk zakat fitrah melainkan sedekah biasa. Sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Abbas: 

Baca Juga:  Empat Hikmah Disyariatkannya Zakat

“Rasulullah mewajibkan zakat fitrah untuk menyucikan orang yang berpuasa dari bersenda-gurau dan kata-kata keji, dan juga untuk memberi makan miskin. Siapa saja yang menunaikannya sebelum salat maka zakatnya diterima dan barangsiapa yang menunaikannya setelah shalat maka itu hanya sedekah di antara sedekah.” (HR. Abu Dawud)

Dari hadis di atas juga dapat kita pahami bahwa terdapat makna, hikmah, dan pentingnya zakat fitrah bagi setiap umat Islam, baik muzakki maupun mustahiknya. Adapun untuk orang yang mengeluarkan zakat fitrah; dapat membersihkan jiwanya dari segala sesuatu yang mengotorinya seperti perbuatan sia-sia, perbuatan keji, dan segala tindakan-tindakan yang mengurangi nilai ketika melakukan puasa Ramadhan. Sebab kadang kala saat berpuasa di siang hari kita mudah terjerumus kepada hal-hal tersebut.  

Padahal telah dikatakan Rasulullah, puasa yang sempurna itu adalah puasa (menahan/menjaga) lisan dan anggota tubuh lainnya dari mengerjakan sesuatu yang dilarang oleh Allah dan RasulNya. Akan tetapi kelemahan sebagai manusia tidak bisa melepaskan dirinya dari hal-hal tersebut sehingga datanglah kewajiban zakat fitrah di akhir bulan Ramadhan untuk membersihkannya dari kekotoran puasanya, serta menyempurnakan, atau menambal segala yang kurang. Karena sesungguhnya kebaikan-kebaikan akan menghilangkan segala yang kotor. 

Ibarat seseorang yang sedang shalat melakukan sujud sahwi karena kurangnya rukun yang dikerjakan dalam shalat, sebagian ulama seperti salah satunya Waqi bin Jarrah mengatakan bahwa zakat fitrah pada bulan Ramadhan berfungsi untuk menambal kekurangan pada bulan puasa, seperti sujud sahwi untuk menambal kekurangan shalat. 

Selain itu zakat juga merupakan perwujudan dari sikap ketundukan, ketaatan dan rasa syukur kepada Allah. Lebih dari itu, jika dicermati sesungguhnya dengan berzakat, seorang muslim dididik untuk mengembangkan sikap kepedulian, empati, dan simpati kepada mereka yang membutuhkan. 

Baca Juga:  Yakin Peristiwa Isra Miraj Terjadi di Bulan Rajab?

Maka, zakat fitrah berfungsi untuk menyentuh, menyadarkan, sekaligus menumbuhkan semangat kemanusiaan kita pada sesama, juga melatih diri untuk lebih peka dan sensitif terhadap realitas sosial di sekitar kita, seperti kemiskinan, kelaparan, dan ketidakadilan di tengah masyarakat. 

Zakat fitrah sebagai pensucian jiwa dari sifat dan perilaku buruk, sebaliknya mengembangkan perbuatan dan kebiasaan shaleh sebagaimana telah disebutkan di atas, esensi dari semua itu adalah pendidikan yang bertujuan untuk memperkaya jiwa manusia dengan nilai-nilai spiritual yang dapat meninggikan harkat dan martabat dan menghilangkan sifat materialisme dalam diri kita.

Kemudian bagi mustahik, zakat fitrah dapat membantu mencukupi kebutuhan orang fakir miskin yang hidupnya selalu menderita karena tidak bisa menikmati apa yang dirasakan oleh orang-orang kaya khususnya pada saat hari raya Idul Fitri. Sehingga di antara hikmah tersebut adalah untuk memberikan rasa suka cita kepada orang-orang fakir dan miskin supaya mereka turut merasakan kegembiraan di hari raya.

Dalam konteks yang lebih luas, zakat fitrah mempunyai peran untuk mempersempit ketimpangan ekonomi di dalam masyarakat, sebaliknya, menciptakan kesejahteraan dan keadilan bersama. Sebagaimana telah disebutkan dalam surah at-Taubah ayat 60 di antara mustahik zakat adalah fakir dan miskin, ini menunjukan sasaran zakat adalah hendak mengentaskan permasalahan sosial, seperti kemiskinan dalam kehidupan masyarakat.

Dengan demikian, Allah memerintahkan suatu kewajiban dengan tujuan untuk membawa kebaikan bagi manusia itu sendiri, sama halnya dalam zakat. Kurangnya pemahaman terhadap makna dan pentingnya pelaksanaan zakat fitrah inilah yang menghilangkan kekuatan ghirah (semangat) pada umat Islam. Setelah memahami hikmahnya, maka kita akan terdorong untuk semakin semangat dan lebih giat dalam mengerjakan ibadah yang memiliki dampak untuk diri serta sosial tersebut.[]

Rekomendasi

zakat fitrah anak rantau zakat fitrah anak rantau

Zakat Fitrah bagi Anak Rantau

makna fitrah buya arrazy makna fitrah buya arrazy

Makna Fitrah Menurut Buya Arrazy Hasyim

Hikmah Kewajiban Zakat Fitrah Hikmah Kewajiban Zakat Fitrah

Dalil dan Hikmah Kewajiban Zakat Fitrah

usia wajib zakat fitrah usia wajib zakat fitrah

Sejak Usia Berapa Seseorang Wajib Membayar Zakat Fitrah?

1 Komentar

1 Comment

Komentari

Terbaru

Zakiah Daradjat Ulama Perempuan Zakiah Daradjat Ulama Perempuan

Zakiah Daradjat: Ulama Perempuan Pelopor Pendidikan Agama Islam di Sekolah Umum

Khazanah

keutamaan haji hadis rasulullah keutamaan haji hadis rasulullah

Tujuh Keutamaan Ibadah Haji dalam Hadis Rasulullah

Kajian

sikap rasulullah penderita kusta sikap rasulullah penderita kusta

Marak Diskriminasi pada ODHA, Tiru Sikap Rasulullah terhadap Penderita Kusta

Khazanah

keistimewaan umat nabi muhammad keistimewaan umat nabi muhammad

Delapan Keistimewaan Umat Nabi Muhammad

Kajian

Mencintai Saudara Sesama Muslim Mencintai Saudara Sesama Muslim

Pelajaran dari Kaum Anshar: Mencintai Saudara Sesama Muslim

Khazanah

Resensi Buku Feminisme Muslim di Indonesia

Diari

Sayyidah Aisyah Sayyidah Aisyah

Belajar dari Fitnah yang Menimpa Sayyidah Aisyah  

Muslimah Daily

Empat Karakteristik Kebudayaan Islam yang Dibawa Rasulullah

Kajian

Trending

Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga

Tafsir Al-Baqarah 187: Kiat Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga menurut Islam

Kajian

Empat Karakteristik Kebudayaan Islam yang Dibawa Rasulullah

Kajian

perempuan titik nol arab perempuan titik nol arab

Resensi Novel Perempuan di Titik Nol Karya Nawal el-Saadawi

Diari

Yoga gerakan ibadah hindu Yoga gerakan ibadah hindu

Yoga Dianggap Menyerupai Gerakan Ibadah Hindu, Haramkah Menurut Islam?

Kajian

malaikat melaknat istri menolak malaikat melaknat istri menolak

Benarkah Malaikat Melaknat Istri yang Menolak Ajakan Suami untuk Berhubungan Badan?

Kajian

Laksminingrat tokoh emansipasi indonesia Laksminingrat tokoh emansipasi indonesia

R.A. Lasminingrat: Penggagas Sekolah Rakyat dan Tokoh Emansipasi Pertama di Indonesia

Muslimah Talk

alasan fatimah julukan az-zahra alasan fatimah julukan az-zahra

Sayyidah Sukainah binti Al-Husain: Cicit Rasulullah, Sang Kritikus Sastra

Kajian

Nyai Khoiriyah Hasyim mekkah Nyai Khoiriyah Hasyim mekkah

Nyai Khoiriyah Hasyim dan Jejak Perjuangan Emansipasi Perempuan di Mekkah

Kajian

Connect