Ikuti Kami

Kajian

Bolehkah Perempuan Haid Membaca Yasin?

menghatamkan alquran tujuh hari

BincangMMuslimah.Com– Bolehkah wanita berhalangan membaca surat Yasin? Pertanyaan ini sering sekali muncul di tengah masyarakat, terutama di kalangan perempuan. Lantas bagaimana hukum perempuan haid atau berhalangan membaca Yasin?

Di kalangan orang-orang muslim, di setiap mereka mengadakan acara baik yang bernuansa bahagia maupun berduka, pembacaan surat Yasin selalu menjadi bahan utama.  Surat Yasin ini  terdapat anjuran untuk membacanya sebab memang begitu banyak hadits yang menjelaskan kemanfaatannya.

Dan Pembacaan itu mengharap keberkahan ayat tersebut sehingga apa yang menjadi hajatnya lekas terkabulkan. (Baca juga: Perempuan Haid I’tikaf di Masjid, Bolehkah?).

Hukum Dasar Membaca  al-Qur’an Bagi Wanita Berhalangan

Pembacaan ayat-ayat al-Qur’an, senantiasa semua kaum muslimin membacanya dalam berbagai macam kesempatan dengan berbagai macam alasan. Sehingga sebagian dari mereka ada yang merasa kebingungan.  Pasalnya, ketika acara pembacaan namun dirinya dalam keadaan berhalangan seperti wanita yang sedang haid.

Para ulama memaparkan panjang terkait membaca al-Qur’an bagi wanita yang sedang dalam keadaan berhalangan. Penjelasan ini sebagaimana termaktub dalam karya mereka sebagai berikut:

Pendapat Ulama yang Melarang

Pertama, Tidak boleh membaca al-Qur’an bagi wanita yang sedang dalam keadaan berhalangan.  Dengan syarat dalam mengucapkan ayat-ayat tersebut dia berniat untuk membaca al-Qur’an walau beserta niat lain.

Dan ketentuan hukum ini berlaku pada seluruh ayat-ayat yang ada dalam al-Qur’an. Sayyid ‘Alawi sayid Ahmad Assaqah dalam karyanya Tarsyikh al-Mustafidin vol.29 menjelaskan;

(قوله بقصده) أى القرآن أي إنما تحرم القراءة بشروط منها كونه بقصد القراءة وحدها أو مع غيرها فإن لم يقصد القراءة بأن قصد نحو ذكره أو مواعظه أو قصصه أو التحفظ أو التحصين ولم يقصد معها القراءة لم تحرم وكذا ان أطلق- كالجنابة لا يكون قرآن إلا بالقصد ولو بما لا يوجد نظمه في غير القرآن كسورة الإخلاص لكن تكره به ولو في حالة الإطلاق

Baca Juga:  Hukum Berwudu bagi Perempuan Haid

“Haram membaca al-Qur’an dengan beberapa syarat, di antaranya membaca dengan niat Qira’ah (membaca al-Qur’an) atau niat Qira’ah beserta niat lainnya.

Apabila tidak ada niatan Qira’ah, (semisal) dengan niat dzikir, mau’idzah, menghafal atau menjaganya dan tidak beserta niat Qira’ah maka tidak dilarang, begitu pula bila tidak ada niatan apapun dalam membacanya.

Sebagaimana seorang yang hadas besar (Janabah) tidak dianggap (membaca) al-Qur’an kecuali dengan niatan tersebut. (Hukum tersebut tetap) walau dalam ayat yang tidak ada (pakai) kecuali dalam al-Qur’an”.

Dan di antara alasan atas larangan membacanya dengan niatan Qira’ah sebab pembacaan tersebut, ada anggapan mengurangi kemuliaan al-Qur’an. Syaikh Zakariya al-Anshari dalam karyanya al-Ghurarul Bahiyah fi SYarhil Bahjah al-Waridiyah juz.02 vol.87, mengatakan;

إن قصد بها الحائض أو النفساء ولو كافرة للإخلال بالتعظيم فإن لم تقصدها بأن قصدت غيرها أو لم تقصد شيئا فلا منع لعدم الإخلال لأنه لا يكون قرآنا بالقصد كما قاله النووي وغيره

“(Tidak diperbolehkan) bila wanita haid dan nifas (membaca) dengan niat membaca al-Qur’an (Qira’ah) walau wanita non-muslim sebab mengurangi kemuliaan al-Qur’an. 

Apabila tidak ada niatan membaca al-Qur’an (Qira’ah) semisal niat lainnya atau tidak ada niatan apapun maka tidak dilarang karena tidak ada unsur mengurangi kemuliaannya sebab tidak dihukumi al-Qur’an kecuali dengan adanya niat, seperti penyampaian al-Nawawi”.

Ketentuan di atas, oleh sebagian ulama menjelaskan secara terperinci, bahwa hukum dengan syarat dan ketentuan di atas berlaku hanya pada ayat-ayat al-Qur’an yang biasa ada (di gunakan) dalam selain al-Qur’an seperti ayat “Alhamdulillahi robbil ‘alamin”.

وظاهره أن ذلك جاز فيما يوجد نظمه في غير القرآن وما لا يوجد نظمه إلا فيه لكن أمثلتهم تشعر بأن محل ذلك فيما يوجد نظمه في غير القرآن كبسم الله الرحمن الرحيم والحمد لله رب العالمين وسبحان الذي سخر لنا هذا وما كنا له مقرنين وأن ما لا يوجد نظمه إلا في القرآن كسورة الإخلاص وآية الكرسي تمنع منه وإن لم تقصد به القراءة وبذلك صرح الشيخ أبو علي والأستاذ أبو طاهر والإمام كما حكاه عنهم الزركشي ثم قال ولا بأس به

Baca Juga:  Perempuan Haid, Bisakah Mendapat Lailatul Qadar?

“Dan ketentuan tersebut berlaku pada ayat yang runtutanya terdapat (pakai) dalam selain al-Qur’an seperti Bismillahirrahmanirrahim dan Alhamdulillahi rabbil ‘alamin serta Subhanalladzi sakhorolana hadza wama kunna lahu muqrinin.

Dan ayat yang runtutanya tidak ada (pakai) kecuali dalam al-Qur’an seperti surat Al Ikhlas dan Ayat kursi terlarang membacanya walaupun tidak ada niatan membaca al-Qur’an (Qira’ah).

Penyampaian tersebut telah panjang lebar penjelasannya oleh al-Syaikh Abu ‘Ali dan al-Ustadz Abu Thahir sebagaimana bersumber dari riwayat oleh al-Zarkasyi. Kemudian al-Zarkasyi mengatakan (semuanya) tidak ada permasalahan (boleh)” (al-Ghurarul Bahiyah fi SYarhil Bahjah al-Waridiyah juz.02 vol.87).

Pendapat Ulama yang Membolehkan

Sebagian ulama lain ada yang memperbolehkan membaca seluruh ayat-ayat dalam al-Qur’an bagi wanita yang berhalangan walau dengan niat Qira’ah (membaca al-Qur’an). Pendapat ini termasuk salah satu dari pendapat Imam Syafi’i dalam Qaul Qadimnya. Seperti yang ada penjelasan dalam al-‘Aziz juz.01 vol.185.

فمن الأصحاب من قال أراد به مالكا ونفى أن يكون الجواز قولا للشافعي ومنهم من قال أراد الشافعي ( وهو قول له في القديم

“Sebagian Ash-habu al-Syafi’i menyatakan bahwa yang memperbolehkan membaca al-Qur’an bagi perempuan haid adalah Imam Malik dan bukanlah pendapat Imam Syafi’i yang memperbolehkannya.

Dan sebagian Ash-habu al-Syafi’i lainya berkata bahwa yang memperbolehkan adalah Imam Syafi’i pada Qoul Qadimnya”.

Penyampaian sebagian Ash-habu sl-Syafi’i atas legalitas membaca al-Qur’an bagi perempuan erhalangan adalah Qaul Qadim dari Imam Syafi’i, mendapatkan  penolakan atau tolakan oleh al-Zarkasyi seperti dalam kitab Tarsyikh al-Mustafidin:

وقال في الإيعاب اختار ابن المنذر والدارمي وغيرهما ما روي عن ابن عباس وغيره أنه يجوز للحائض والجنب قراءة كل القرآن إهـ وهو قول للشافعي قال الزركشي الصواب إثبات هذا القول في الجديد قال قال بعض المتأخرين هو مذهب داود وهو قوي

Baca Juga:  Apakah Air Ketuban Najis?

Berkata dalam kitab al-I’ab “Ibnu Mundzir dan al-Darimi dan lainnya, memilih riwayat Ibnu ‘Abas dan lainya, (yang isinya) bahwa boleh bagi seorang yang haid dan junub membaca seluruh al-Qur’an”. Dan itu adalah satu pendapat dari Imam Syafi’i.

al-Zarkasyi berkata “Yang benar pendapat tersebut (adalah) pendapat al-Jadidi (dari Imam Syafi’i)”. Dan berkata “Sebagian ulama Muta’akhirin berpendapat bahwa itu adalah Madzhab Imam Daud dan merupakan pendapat yang kuat”. 

Hukum Wanita Berhalangan/ Haid Membaca Yasin

Pemaparan beberapa pemikiran atau pendapat para ulama atas, memberikan kesimpulan hukum wanita berhalangan yang membaca surat Yasin sebagai berikut:

  1. Boleh baginya membaca surat Yasin. Dengan syarat dalam mengucapkan ayat-ayat di dalamnya tidak ada niatan Qira’ah (niat membaca al-Qur’an). Hal ini supaya tidak mengurangi kehormatan dan kemuliaan al-Qur’an. Semisal niat dzikir dan lain sebagainya atau tanpa niatan apapun.
  2. Tidak boleh (terlarang). Sebab ayat-ayat dalam surat Yasin tidak ada kecuali dalam al-Qur’an, sehingga tidak baginya untuk membacanya dengan berbagai niat.
  3. Legal membacanya secara mutlak (dengan niatan apapun). Dan pendapat ini adalah salah satu Qaul Qadim Imam al-Syafi’i menurut Ash-hab al-Syafi’i. Dan dalam pandangan al-Zarkasyi bahwa pendapat tersebut adalah pendapat qaul jadid Imam al-Syafi’i.

Artikel ini pernah diterbitkan di Bincangsyariah.com.

Rekomendasi

Doa ketika perempuan haid Doa ketika perempuan haid

Doa yang Diajarkan Sayyidah Aisyah Ketika Perempuan Haid

Hukum Ziarah Kubur Perempuan Haid Hukum Ziarah Kubur Perempuan Haid

Hukum Ziarah Kubur bagi Perempuan Haid

malaikat melaknat istri menolak malaikat melaknat istri menolak

Adakah Batasan Mencumbui Istri yang Sedang Haid?

Pencegahan Gangguan Menstruasi Pencegahan Gangguan Menstruasi

Kehadiran Alquran Memuliakan Perempuan Haid

Ditulis oleh

Redaksi bincangmuslimah.com

3 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

orang sakit menjamak shalat orang sakit menjamak shalat

Bolehkah Orang yang Sakit Menjamak Shalat?

Ibadah

Karhutla Tidak Kunjung Padam, Perempuan dan Anak Berada di Garis Paling Rentan Karhutla Tidak Kunjung Padam, Perempuan dan Anak Berada di Garis Paling Rentan

Karhutla Tidak Kunjung Padam, Perempuan dan Anak Berada di Garis Paling Rentan

Muslimah Talk

Menunggu Jodoh dengan Elegan; Cerita dari Jomblo untuk Jomblo

Diari

feminiskah aisyah feminiskah aisyah

Merebut Tafsir: Feminiskah Aisyah?

Kajian

Beberapa Kesunahan 10 Muharram Beberapa Kesunahan 10 Muharram

Tiga Hal yang Harus Diperhatikan Perempuan Haid

Ibadah

Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim

Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim

Muslimah Talk

Shafiyah binti Huyay Shafiyah binti Huyay

Asiyah binti Muzahim: Istri Firaun yang Dijamin Masuk Surga Oleh Allah

Muslimah Talk

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Ibadah

Trending

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Ibadah

Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis

Tiga Doa dalam Al-Qur’an yang Bisa Mendekatkan Jodoh

Ibadah

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

Shafiyah binti Huyay Shafiyah binti Huyay

Asiyah binti Muzahim: Istri Firaun yang Dijamin Masuk Surga Oleh Allah

Muslimah Talk

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

Menunggu Jodoh dengan Elegan; Cerita dari Jomblo untuk Jomblo

Diari

orang sakit menjamak shalat orang sakit menjamak shalat

Bolehkah Orang yang Sakit Menjamak Shalat?

Ibadah

Connect