Ikuti Kami

Kajian

Apa Makna Istri Harus Taat pada Suami? Simak Penjelasan Grand Syekh Al-Azhar

Menolak Ajakan Istri Berhubungan
gettyimages.com

BincangMuslimah.Com – Grand Syekh Al-Azhar, Syekh Ahmad Thayyib menegaskan, bahwa kehidupan pernikahan tidak dibangun atas dasar hak-hak, kewajiban-kewajiban, maupun tuntutan suami atas istri dan sebaliknya—sebagaimana perbincangan khlalayak akhir-akhir ini menyoal hubungan suami-istri, yang kebanyakan berkutat di pembahasan hak dan kewajiban suami-istri. Akan tetapi, kehidupan pernikahan dibangun atas dasar cinta, kasih, dan sayang, sehingga keduanya dapat saling bersandar satu sama lain dengan perasaan tenang dan bahagia. Yang dengannya, sepasang suami-istri dapat bahu-membahu membangun keluarga yang baik.

Menyikapi kasus kesewenang-wenangan seorang suami terhadap istri yang banyak terjadi, Syekh Ahmad Thayyib membantah keras anggapan bahwa kunci keluarga sakinah adalah ketaatan istri terhadap suami. Ketaatan istri terhadap suami seringkali dipahami bersifat mutlak, dan hal tersebut merupakan bagian dari ajaran Islam. Padahal yang dimaksud Islam tidak demikian. 

Anjuran Islam kepada istri untuk harus taat terhadap suami, tidak lain sebab ketaatan atau pelayanan merupakan salah satu bentuk ungkapan cinta seseorang kepada insan yang dicintai. Saat istri memberikan pelayanan kepada suami, keduanya akan sama-sama merasa bahagia. Sang suami bahagia sebab mendapat bantuan dari istri, sang istri pun senang karena dapat memberikan pelayanan baik yang bisa membuat hati sang suami senang. Yang diinginkan oleh Islam adalah perasaan bahagia kedua belah pihak (yang salah satunya diperoleh dari pelayanan), bukan ketaatan istri terhadap suami secara mutlak.

Alquran menjelaskan konsep hubungan suami dan istri dengan redaksi mu’âsyarah bil ma’rûf, yang mengandung makna bergaul atau berinteraksi dengan baik. Sehingga hal-hal yang bisa mendatangkan ketentraman, kedamaian, serta kebahagiaan kedua belah pihak masuk dalam kategori hal-hal yang diperintahkan oleh Islam untuk diterapkan dalam rumah tangga.  Sedangkan hal-hal yang justru mendatangkan kebencian, kerugian, serta kesengsaraan kepada suami dan istri harus dijauhi dalam kehidupan berumah tangga. Sehingga keliru jika kemudian Islam dinilai tidak ramah terhadap perempuan sejak dari batasan-batasannya terhadap seorang istri.

Baca Juga:  Dua Jenis Mahram dalam Islam yang Harus Kamu Ketahui

 Syekh Ahmad Thayyib secara lantang menyatakan bahwa perempuan merupakan rukun atau pondasi paling penting dari sebuah bangunan keluarga, bahkan sebuah bangsa. Oleh karenanya, Islam begitu memuliakan perempuan dengan memenuhi segala hak-haknya sebagai manusia. Sehingga dalam kehidupan berumah tangga, dalam Islam tidak berlaku sikap suami menuntut dan memaksa istri, yang tidak berlandaskan konsep mawaddah, saling mengasihi dan menghormati, serta saling mengisi satu dengan yang lain.

Di banyak kesempatan sambutan, seminar, atau pun talkshow, Syekh Ahmad Thayyib secara khusus membahas ihwal hak-hak serta fatwa-fatwa tentang perempuan. Hal ini beliau lakukan dengan tujuan membuka pemikiran khalayak, serta meluruskan paham-paham keliru tentang perempuan yang selama ini diyakini masyarakat termasuk istri yang konon harus taat pada suami. Sebab menurut Imam Akbar, faktor utama terjadinya kelaliman serta kesewenang-wenangan yang selama ini menimpa perempuan, tidak lain adalah pemahaman yang keliru terhadap teks-teks Alquran dan hadits, serta warisan paham budaya tentang perempuan yang diskriminatif dan diyakini mentah-mentah tanpa dikaji terlebih dahulu. 

Atas perhatiannya terhadap persoalan perempuan, Imam Akbar menyeru kepada khalayak untuk bersama-sama menjaga nilai-nilai kemanusiaan kepada setiap insan, khususnya menghilangkan segala bentuk kezaliman dan diskriminasi yang selama ini menimpa perempuan. Pun memberikan hak-hak perempuan secara penuh, sebagaimana keberadaannya di bumi adalah sebagai mitra laki-laki untuk membangun bangsa yang berkemajuan.   

 

Rekomendasi

hukum menggagalkan pertunangan haram hukum menggagalkan pertunangan haram

Bolehkah Istri Menjual Mahar Nikah dari Suami?

malaikat melaknat istri menolak malaikat melaknat istri menolak

Benarkah Malaikat Melaknat Istri yang Menolak Ajakan Suami untuk Berhubungan Badan?

puasa istri dilarang suami puasa istri dilarang suami

Hukum Puasa Seorang Istri yang Dilarang oleh Suami

Etika Seksual Suami Istri dalam Islam Etika Seksual Suami Istri dalam Islam

Etika Seksual Suami Istri dalam Islam

Ditulis oleh

Tanzila Feby Nur Aini, mahasiswi Universitas al-Azhar, Kairo di jurusan Akidah dan Filsafat. MediaI sosial yang bisa dihubugi: Instagram @tanzilfeby.

3 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Anak Menangis saat Salat, Batalkan atau Lanjutkan? Anak Menangis saat Salat, Batalkan atau Lanjutkan?

Anak Menangis saat Salat, Batalkan atau Lanjutkan?

Ibadah

orang sakit menjamak shalat orang sakit menjamak shalat

Bolehkah Orang yang Sakit Menjamak Shalat?

Ibadah

Karhutla Tidak Kunjung Padam, Perempuan dan Anak Berada di Garis Paling Rentan Karhutla Tidak Kunjung Padam, Perempuan dan Anak Berada di Garis Paling Rentan

Karhutla Tidak Kunjung Padam, Perempuan dan Anak Berada di Garis Paling Rentan

Muslimah Talk

Menunggu Jodoh dengan Elegan; Cerita dari Jomblo untuk Jomblo

Diari

feminiskah aisyah feminiskah aisyah

Merebut Tafsir: Feminiskah Aisyah?

Kajian

Beberapa Kesunahan 10 Muharram Beberapa Kesunahan 10 Muharram

Tiga Hal yang Harus Diperhatikan Perempuan Haid

Ibadah

Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim

Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim

Muslimah Talk

Shafiyah binti Huyay Shafiyah binti Huyay

Asiyah binti Muzahim: Istri Firaun yang Dijamin Masuk Surga Oleh Allah

Muslimah Talk

Trending

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Ibadah

Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis

Tiga Doa dalam Al-Qur’an yang Bisa Mendekatkan Jodoh

Ibadah

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

Shafiyah binti Huyay Shafiyah binti Huyay

Asiyah binti Muzahim: Istri Firaun yang Dijamin Masuk Surga Oleh Allah

Muslimah Talk

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

Menunggu Jodoh dengan Elegan; Cerita dari Jomblo untuk Jomblo

Diari

orang sakit menjamak shalat orang sakit menjamak shalat

Bolehkah Orang yang Sakit Menjamak Shalat?

Ibadah

Connect