Ikuti Kami

Ibadah

Hukum Salat Berjamaah Dengan Imam Anak Kecil

Hukum Sholat Berjamaah Dengan Imam Anak Kecil
www.freepik.com

BincangMuslimah.Com- Melakukan salat berjamaah merupakan salah satu hal yang sangat dianjurkan. Bahkan dalam sebuah riwayat menyebutkan bahwa salat secara berjamaah memiliki keutamaan atau pahala 27 derajat lebih banyak daripada orang yang melakukan salat secara sendirian. Akan tetapi bagaimana jika yang menjadi imam dalam salat jamaah tersebut adalah anak kecil yang memiliki bacaan al-Quran yang bagus. Apakah sah salat orang yang menjadi makmum anak kecil ini? sedangkan salah satu syarat wajib salat adalah baligh.

Syarat-Syarat Wajib Salat

Kewajiban seorang Muslim adalah salat. Akan tetapi kewajiban salat ini baru ada saat seseroang sudah  memenuhi 3 syarat. Sebagaimana penjelasan Abu Syuja’ di dalam kitab al-Ghayah wa al-Taqrib halaman 8:

وشرائط وجوب الصلاة ثلاثة أشياء: الإسلام والبلوغ والعقل وهو حد التكليف

“Syarat-syarat wajib salat ada 3 yaitu Islam, Baligh dan berakal. Inilah batasan taklif (batas diberikan pembebanan agama).”

Keterangan ini memberikan pemahaman bahwa orang non-Muslim, anak kecil dan orang yang hilang akal tidak memiliki kewajiban untuk melakukan salat.

Syarat-Syarat Sah Salat

Jika melihat dari syarat wajib salat, anak kecil memang belum memiliki kewajiban untuk salat. Akan tetapi, salat anak kecil tersebut tetap bisa sah jika sudah memenuhi syarat-syarat sah salat. Sebagaimana keterangan lanjut dari Syekh Abu Syuja’:

وشرائط الصلاة قبل الدخول فيها خمسة أشياء طهارة الأعضاء من الحدث والنجس وستر العورة بلباس طاهر والوقوف على مكان طاهر والعلم بدخول الوقت واستقبال القبلة

“Syarat-Syarat salat sebelum masuknya waktu ada 5. Sucinya anggota badan dari hadas dan najis, menutup aurat menggunakan pakaian yang suci, salat di tempat yang suci, mengetahui masuknya waktu salat dan menghadap kiblat.”

Ketika kelima syarat ini terpenuhi dan melakukan setiap rukun dalam rangkaian salat dengan benar maka salat seseorang bisa sah meskipun yang melakukan salat tersebut adalah anak kecil.

Baca Juga:  Sahkah Shalat Seorang Ibu Diimami Anaknya yang Masih Kecil?

Salat Berjamaah Dengan Anak Kecil

Berdasarkan keterangan sebelumnya, salat anak kecil bisa sah ketika sudah memenuhi syarat sah salat dan rukun-rukun salat. Sehingga salat dengan imam anak kecil tetap akan sah meskipun yang menjadi makmum adalah orang dewasa. Kecuali salat yang dilakukan adalah salat Jum’at. Sebagaimana keterangan Syekh al-Jazairi di dalam kitab al-Fiqh ‘ala al-Mazahib al-Arba’ah juz q halaman 371:

الشافعية قالوا: يجوز اقتداء البالغ بالصبي المميز في الفرض إلا في الجمعة، فيشترط أن يكون بالغاً إذا كان الإمام من ضمن العدد الذي لا يصح إلا به، فإن كان زائداً عنهم صح أن يكون صبياً مميزاً

“Menurut pendapat ulama mazhab Syafi’iyyah, orang yang baligh boleh mengikut imam yang masih kecil yang sudah mumayyiz ketika melakukan salat fardhu kecuali salat Jum’at. Sehingga ketika salat Jum’at disyaratkan harus yang menjadi imam adalah orang yang sudah baligh ketika imam tersebut termasuk ke dalam bilangan minimum wajib salat Jum’at. Sedangkan jika jamaahnya lebih maka tetap sah jika yang menjadi imam adalah anak kecil yang mumayyiz.”

Berdasarkan hal ini, boleh-boleh saja jika seseorang mengikut imam yang masih kecil. Dengan catatan anak kecil tersebut sudah memenuhi kriteria syarat sah salat dan rukun-rukun yang mesti ada di dalam salat dan melakukannya dengan benar.

Rekomendasi

Memasang Pembatas di antara Jamaah Laki-laki dan Perempuan, Wajibkah?

Sahkah Shalat Seorang Ibu Diimami Anaknya yang Masih Kecil?

Ditulis oleh

Alumnus Ponpes As'ad Jambi dan Mahad Ali Situbondo. Tertarik pada kajian perempuan dan keislaman.

2 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah

Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah

buku

Nama Nabi Sulaiman Didahulukan Nama Nabi Sulaiman Didahulukan

Tafsir Surah An-Naml Ayat 30; Hikmah Nama Nabi Sulaiman Didahulukan daripada Nama Allah

Kajian

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan? Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan?

Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan?

Muslimah Talk

lelaki perempuan mata allah lelaki perempuan mata allah

Feminisme Al-Qur’an, Tafsir An-Nahl 97; Lelaki dan Perempuan di Mata Allah

Kajian

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

Mu'asyarah bil Ma'ruf dalam Pernikahan, Bagaimana Idealnya? Mu'asyarah bil Ma'ruf dalam Pernikahan, Bagaimana Idealnya?

Mu’asyarah bil Ma’ruf dalam Pernikahan, Bagaimana Idealnya?

Keluarga

Trending

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

Surat Al-Ahzab Ayat 33 Surat Al-Ahzab Ayat 33

Tafsir Surat Al-Ahzab Ayat 33; Domestikasi Perempuan, Syariat atau Belenggu Kultural?

Kajian

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

Tata Cara Shalat Perempuan Tata Cara Shalat Perempuan

Tata Cara Shalat Perempuan Istihadhah

Ibadah

air ketuban air ketuban

Benarkah dengan Membaca Surah Yusuf Anak yang Dikandung akan Tampan?

Kajian

kehidupan muhammad sebelum nabi kehidupan muhammad sebelum nabi

Kenapa Sahabat Nabi Tidak Merayakan Maulid?

Khazanah

lelaki perempuan mata allah lelaki perempuan mata allah

Feminisme Al-Qur’an, Tafsir An-Nahl 97; Lelaki dan Perempuan di Mata Allah

Kajian

Connect