Ikuti Kami

Subscribe

Diari

Untuk Laki-laki: Yuk Gabung Buat Lawan Patriarki

kritik khaled ketimpangan gender

BincangMuslimah.Com – Kamu kira semua lelaki bahagia dengan  patriarki? Awalnya ku kira juga begitu, tapi ternyata tidak, patriarki tidak memandang kamu perempuan atau laki-laki, tidak memandang asal tingkat pendidikan, karena patriarki menyerang otak yang merusak pemikiran dan turun pada perbuatan. Apakah korban patriarki hanya perempuan? Ternyata tidak, siapapun bisa menjadi korban patriarki, laki-laki maupun perempuan.

Laki-laki sejak kecil sudah menerima banyak doktrin patriarkis, misalnya saja mengatakan anak laki gak boleh nangis. Padahal setiap manusia mempunyai emosi, sedih, suka hingga amarah.

”Dek dek lihat tuh ada cewek cantik, godain godain”

Keadaan ini malah secara tidak langsung mengajarkan pelecehan seksual secara verbal. Di mana dengan menormalisasikan menggoda dengan perkataan pada perempuan yang sedang lewat.

”Anak cowok kok mainnya dirumah aja”

Sebenarnya, Anak laki-laki tidak harus selalu main di luar rumah. Bermain di dalam rumahpun tidak masalah. Begitu juga dengan anak perempuan, bermain di luar rumah juga diperbolehkan, karena anak-anak bebas menentukan ingin bermain di luar atau dalam rumah dengan pengawasan.

Kemudian laki-laki beranjak dewasa dan mulai mempunyai pasangan. Laki-laki itu harus bayarin kalau makan di luar, di mana yang melakukan pembayaran hanya laki-laki terus? Bukankah lebih enak gantian bayarnya?

Hal lainnya yang selama ini menjadi masalah adalah laki-laki harus mau jemput dan antar kemanapun. Namun, pernah berpikir jika setiap orang mempunyai kesibukan masing-masing, seperti prinsip dasar kesalingan adalah saling mengerti satu sama lain.

Ketika memasuki fase pernikahan, ketika laki-laki menikah. Selama ini mindset kita, suami (laki-laki) itu yang menanggung semua ekonomi keluarga, harus mampu memenuhi segala kebutuhan keluarga. Bagaimana jika kondisi ekonomi sedang sulit, bukankah lebih enak untuk bekerjasama dengan pasangan?

Keuangan dikelola dan dikembangkan bersama, jika hanya satu orang yang memikirkan tentang kebutuhan dan ekonomi keluarga, waaahhh tidak bisa dibayangkan bagaimana pusingnya. Dari beberapa contoh di atas hanya sebagian kecil dari kehidupan kita, lihatkan? Tidak hanya perempuan yang menjadi korban jahatnya patriarki, laki-laki pun bisa menjadi korban, hak kemanusiaannya juga diambil.

Tapi lagi-lagi kita harus tahu bahwa patriarki mempunyai banyak wajah, tidak hanya bisa dikenali dengan satu hal lain saja, lalu bagaimana caranya? Yuk kerjasama!

Laki-laki dan perempuan, aku dan kamu, ayo kita bekerjasama menghapus virus-virus patriarki dalam otak, caranya bagaimana? Ada banyak hal yang bisa kamu gunakan untuk menghapus virus itu dalam sistem kerja otak kita, salah satunya dengan menerapkan prinsip mubadalah. Jika kamu sudah sering membaca artikel dalam platform ini tentu sering baca tentang mubadalah, ya.. mubadalah adalah prinsip kesalingan, dimana kita berusaha mengerti satu sama lain, mencoba memosisikan diri dalam posisi orang lain.

Berbagi tugas untuk mengerjakan pekerjaan rumah adalah hal yang sangat menyenangkan, karena seluruh anggota keluarga di rumah berkerja sama dan terlibat aktif di dalamnya. Faktanya apabila pekerjaan rumah dilakukan bersama sama pasti pekerjaan itu akan cepat selesai.

Selain itu, waktu berkualitas pasti akan lebih banyak tercipta, kebersamaan dan kepedulian akan membuat hubungan di suatu keluarga akan menjadi makin erat. Hal yang tadi disebutkan adalah manfaat jika kamu berbagi peran di pekerjaan rumah, dan masih banyak manfaat positif yang bisa kamu dan anggota rumah lainnya rasakan dari berbagi peran.

Sudah saatnya laki-laki berperan lebih banyak di rumah, berbagi peran setara dengan istri/ibu/saudara perempuannya. Karena nyatanya, pekerjaan domestik tidak hanya untuk perempuan saja, itu juga tugas laki-laki, karena laki-laki yang berbagi peran rumah itu adalah laki-laki yang peduli akan keluarga dan rumahnya serta karena dia merasa, dia adalah bagian dari rumah.

Sehingga timbullah sikap menghargai dan memanusiakan manusia. Hal yang paling penting dalam penerapan prinsip mubadalah adalah melihat laki-laki dan perempuan dari manapun asalnya, ras dan agamanya sebagai manusia, manusia dengan segala hak dasar yang melekat padanya sejak lahir, seperti hak berpendapat, hak hidup, hak memperoleh kehidupan yang layak, hak berkumpul/beroganisasi, dan lain sebagainya.

Rekomendasi

istri harus taat suami istri harus taat suami

Benarkah Nabi Membolehkan Istri untuk Bersujud pada Suami?

Perempuan dalam Historiografi Islam Perempuan dalam Historiografi Islam

‘Perempuan Selalu Benar’, Adalah Salah Satu Bentuk Humor Seksis

penembakan wartawan palestina shireen penembakan wartawan palestina shireen

Mengutuk Aksi Penembakan Terhadap Wartawan Palestina, Shireen Abu Akleh

ayat legitimasi kekerasan perempuan ayat legitimasi kekerasan perempuan

Ayat Alquran yang Biasa Menjadi Legitimasi Kekerasan Terhadap Perempuan

Nur Fitriani
Ditulis oleh

Penulis buku "Melacak Jejak Keadilan Perempuan", aktif di komunitas Perempuan Bergerak, Alumni pascasarjana UIN Malang dan anggota dari Womens Writer Asian Muslim Action Network Chapter Malang

Komentari

Komentari

Terbaru

kupi ii 8 rekomendasi kupi ii 8 rekomendasi

Musyawarah KUPI II Telah Berakhir, Berikut 8 Rekomendasi yang Dihasilkan

Berita

Sikap Keagamaan KUPI II Sikap Keagamaan KUPI II

Pandangan dan Sikap Keagamaan Pasca Musyawarah KUPI II

Berita

Hari Anti Kekerasan Perempuan Hari Anti Kekerasan Perempuan

Pelaksanaan KUPI II di Jepara Bertepatan dengan Peringatan 16 Hari Anti Kekerasan Perempuan

Berita

Pesantren Jepara KUPI II Pesantren Jepara KUPI II

Alasan Pesantren Hasyim Asy’ari Jepara Jadi Tempat KUPI II, Nyai Hindun; Ada Perempuan Inspiratif yang Lahir di Jepara

Berita

Hukum Meletakkan Al-Qur’an dalam Keadaan Terbuka Hukum Meletakkan Al-Qur’an dalam Keadaan Terbuka

Hukum Meletakkan Al-Qur’an dalam Keadaan Terbuka

Ibadah

Hukum Menjamak Shalat Saat Menonton Bola Hukum Menjamak Shalat Saat Menonton Bola

Hukum Menjamak Shalat Saat Menonton Bola

Ibadah

kongres ulama perempuan indonesia kongres ulama perempuan indonesia

Kongres Ulama Perempuan Indonesia 2 Resmi Dimulai di Jepara

Berita

Muslimah Ahlulbait Ulama Perempuan Muslimah Ahlulbait Ulama Perempuan

Muslimah Ahlulbait Indonesia Hadir di Kongres Ulama Perempuan; Kami Mengutamakan Penguatan Keluarga

Berita

Trending

istihadhah shalat sekali wudhu istihadhah shalat sekali wudhu

Bolehkah Perempuan Istihadhah Shalat Sunnah dengan Sekali Wudhu?

Kajian

Forum R20 Pemimpin Agama Forum R20 Pemimpin Agama

Forum R20: Perkumpulan Pemimpin Agama dalam Mengatasi Konflik

Muslimah Talk

Doa Hendak Masuk Pasar Doa Hendak Masuk Pasar

Doa Saat Hendak Masuk Pasar

Ibadah

Amalan Sunnah Hari Jumat Amalan Sunnah Hari Jumat

3 Amalan Sunnah di Hari Jumat

Kajian

peran santri moderasi beragama peran santri moderasi beragama

Peran Santri dalam Merealisasikan Moderasi Beragama

Muslimah Talk

Bahaya Anal Seks Perspektif Hukum Islam dan Kesehatan Bahaya Anal Seks Perspektif Hukum Islam dan Kesehatan

Bahaya Anal Seks Perspektif Hukum Islam dan Kesehatan

Kajian

cara shalat gerhana bulan cara shalat gerhana bulan

Tata Cara Shalat Gerhana Bulan

Kajian

Berhubungan Badan Sebelum Mandi Berhubungan Badan Sebelum Mandi

Bolehkah Berhubungan Badan Sebelum Mandi Wajib Pasca Haid?

Kajian

Connect