Ikuti Kami

Diari

Mengenal Rasulullah yang Rajin Bekerja

mengenal Rasulullah
pinterest.com

BincangMuslimah.Com. Islam merupakan akidah, syariat dan amal. Amal termasuk didalamnya ibadah, ketaatan serta kegiatan dalam usaha mencari rezeki dan mengembangkan produksi juga kemakmuran. Hal ini Rasulullah contohkan pada umatnya. Yuk, kita mengenal Rasulullah yang rajin bekerja.

Bekerja ialah aktivitas yang sangat mulia. Dengan bekerja manusia dapat menjaga kehormatan dan kemuliaan diri. Bekerja pula dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa harus mengorbankan harga diri kepada orang lain. Rasulullah saw sangat senang dengan kegiatan aktivitas bekerja. Hal ini juga diimplementasikan melalui sabda-sabda dan anjurannya.

Sejak dari kecil, Rasulullah saw sudah menggeluti sebuah pekerjaan. Hingga pada usia akil baligh, beliau menggeluti sebuah pekerjaan yaitu mengembala kambing. Pada saat diasuh oleh Halima as-Sa’diyyah, beliau bersama sesusuannya mengembala kambing di Bani Sa’d.

Begitu pula saat di Mekkah, beliau mengembalakan kambing milik keluarganya dengan imbalan tertentu. Pekerjaan yang juga digeluti oleh Rasulullah saw ialah berdagang. Beliau berdagang sebelum mendapatkan wahyu.

Dalam buku Akhlak Rasul Menurut Bukhari & Muslim, diriwayatkan bahwa Khadijah ialah seorang pedagang ternama yang kaya raya. Ketika menjalankan usahanya, Khadijah mengangkat seorang pekerja dengan upah tertentu. Suatu hari Khadijah ra. mendengar ada seorang yang bernama Muhammad yang sangat dikenal dengan kejujurannya dan berakhlak mulia. Khadijah tertarik dengan Muhammad dan mengutusnya untuk berdagang ke negeri Syam.

Suatu hari Abu Thalib mendengar Khadijah sedang mencari seorang pekerja dari kaum Quraisy untuk menjalakan dagangannya. Ketika Abu Thalib mendengar hal itu, dia memanggil keponakannya yang berumur 25 tahun dan berkata ”Wahai putra saudaraku, saya orang yang tidak punya harta. Kamu tahu bagaimana kondisi zaman yang mengimpit kita saat ini. Saya mendengar Khadijah sedang mencari pekerja dengan imbalan dua anak unta. Namun saya kurang setuu bila kamu hanya mendapat imbalaan dua anak unta saja. Apakah kamu berkenan bila saya mengutarakan hal ini kepadanya?”

Baca Juga:  Kim Ji-Young, Born 1982, Menggambarkan Patriarki Melalui Film

Muhammad mengatakan terserah pamannya saja. Abu Thalib kemudian menemui Khadijah dan bertanya “Wahai Khadijah,apakah kamu mau menggunakan jasa Muhammad ? Saya dengar kamu sedang mencari pekerja dengan imbalan dua ekor anak unta. Namun, saya tidak menyetujuinya bila Muhammad hanya diberikan itu seharusnya dia diberikan 4 ekor anak unta”. Khadijah akhirnya menyetujui kesepakatan itu.

Rasulullah saw tidak pernah resah ketika melakukan pekerjaan yang nampaknya rendah. Sewaktu pasukan kafir Quraisy dan Yahudi menyerbu Madinah, Rasulullah menyuruh sahabat untuk membuat parit dipinggiran kota Madinah. Rasulullah juga ikut dalam membangun parit. Selain itu, Rasulullah saw dikenal sangat tekun dalam pekerjaannya, Seperti memberi makan unta, menata rumah, memerah susu kambing, menjahit baju dan sebagainya.

Rekomendasi

waktu disyariatkan membaca shalawat waktu disyariatkan membaca shalawat

Seberapa Dekatkah Kita dengan Rasulullah?

waktu disyariatkan membaca shalawat waktu disyariatkan membaca shalawat

Husein Bertanya pada Ali Tentang Muhammad

Apakah Nabi Juga Berijtihad? Apakah Nabi Juga Berijtihad?

Pandangan Michael Hart Terhadap Nabi Muhammad

Rasulullah pekerjaan rumah tangga Rasulullah pekerjaan rumah tangga

Rasulullah Juga Melakukan Pekerjaan Rumah Tangga

Ditulis oleh

Mahasiswi S2 program study Al-Quran dan Hadits di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Komentari

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah

Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah

buku

Nama Nabi Sulaiman Didahulukan Nama Nabi Sulaiman Didahulukan

Tafsir Surah An-Naml Ayat 30; Hikmah Nama Nabi Sulaiman Didahulukan daripada Nama Allah

Kajian

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan? Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan?

Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan?

Muslimah Talk

lelaki perempuan mata allah lelaki perempuan mata allah

Feminisme Al-Qur’an, Tafsir An-Nahl 97; Lelaki dan Perempuan di Mata Allah

Kajian

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

Mu'asyarah bil Ma'ruf dalam Pernikahan, Bagaimana Idealnya? Mu'asyarah bil Ma'ruf dalam Pernikahan, Bagaimana Idealnya?

Mu’asyarah bil Ma’ruf dalam Pernikahan, Bagaimana Idealnya?

Keluarga

Trending

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

Surat Al-Ahzab Ayat 33 Surat Al-Ahzab Ayat 33

Tafsir Surat Al-Ahzab Ayat 33; Domestikasi Perempuan, Syariat atau Belenggu Kultural?

Kajian

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

air ketuban air ketuban

Benarkah dengan Membaca Surah Yusuf Anak yang Dikandung akan Tampan?

Kajian

kehidupan muhammad sebelum nabi kehidupan muhammad sebelum nabi

Kenapa Sahabat Nabi Tidak Merayakan Maulid?

Khazanah

lelaki perempuan mata allah lelaki perempuan mata allah

Feminisme Al-Qur’an, Tafsir An-Nahl 97; Lelaki dan Perempuan di Mata Allah

Kajian

Nama Nabi Sulaiman Didahulukan Nama Nabi Sulaiman Didahulukan

Tafsir Surah An-Naml Ayat 30; Hikmah Nama Nabi Sulaiman Didahulukan daripada Nama Allah

Kajian

Connect