Ikuti Kami

Muslimah Talk

Kepala Sekolah Jadi Pelaku Kekerasan Seksual

gkepala sekolah kekerasan seksual
gettyimages.com

BincangMuslimah.Com – Kasus pelecehan seksual sepertinya tidak henti terjadi. Di Twitter, kasus ini menjadi trending topik dibicarakan oleh netizen. Begitupun headline di beberapa media massa, yang menampilkan berita tentang kepala sekolah yang melakukan pelecehan seksual pada muridnya. Sepanjang bulan September setidaknya ada tiga berita yang mengabarkan tentang kepala sekolah yang melecehkan muridnya. Peristiwa-peristiwa tersebut memberi pertanda bagi kita bahwa tak ada tempat aman bagi anak dari predator seksual.

Kasus yang baru-baru ini, seorang kepala sekolah SMP di Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, dibawa ke kantor polisi karena telah melakukan kekerasan seksual. Ia dilaporkan telah mencabuli muridnya di toilet. Dalam pemberitaan, pelaku TD melakukan pelecehan seksual dengan modus berpura-pura meminta bantuan korban untuk mencari batang sapu.

Pada sisi lain, baru-baru ini juga seorang ibu asal Medan, Sumatera Utara, mendatangi pengacara Hotman Paris. Ia meminta bantuan Hotman, bahwa anaknya yang masih duduk di bangku SD diduga diperkosa oleh kepala sekolah dan tukang sapu di lingkungan sekolah. Peristiwa itu terjadi berkali-kali. 

Kasus pelecehan seksual terhadap siswi juga terjadi di Jawa Timur. Dalam pemberitaan, Suara.com,  Seorang kepala sekolah di salah satu sekolah dasar negeri (SDN) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur diduga melakukan pelecehan seksual kepada siswinya. Oknum kepala berinisial RSD (55) ini dilaporkan ke polisi oleh orang tua wali muridnya, atas kasus dugaan pencabulan terhadap anak 10 tahun. 

Berdasarkan keterangan keluarga korban, kronologinya bermula saat korban yang masih duduk di kelas V SD tersebut pada Jumat sore, dijemput kepala sekolah di rumahnya. Kepala sekolah berdalih untuk kepentingan mengambil uang bantuan. Nahasnya, selepas mengambil uang bantuan, korban tidak langsung diantar pulang oleh pelaku, namun dibawa ke sekolah dengan dalih ada kepentingan. Di sana kejadian bejat itu terjadi. 

Baca Juga:  Yuk Kenali Ragam Kekerasan Seksual Perempuan

Kasus serupa juga terjadi di Kabupaten Penajam Paser Utara. Polisi menangkap seorang kepala sekolah SMK, dengan dugaan kasus asusila terhadap anak bawah umur. Korban saat ini baru berusia 14 tahun yang duduk di bangku kelas 3 SMP di Samarinda, Kalimantan Timur. Dari penjelasan kepolisian, yang dikutip dari merdeka.com, Pada 4 Oktober, orangtua korban mendapatkan kabar putrinya tidak masuk sekolah. Setelah dicari, orangtua menemukan anaknya ada di kawasan Palaran. Di situ terungkap korban mengaku usai berjalan bersama seorang pria, dan berujung pada laporan kepolisian. 

Berbagai rentetan kasus biadab ini justru sangat disayangkan. Sebab pelakunya adalah seorang pendidik, dan kepala institusi pendidikan, yang seharusnya melindungi siswi dan memberikan suri teladan yang baik. Lebih lagi, kasus ini juga menjadi alarm bahwa tidak ada tempat aman bagi anak perempuan dari predator kekerasan seksual. 

Pada sisi lain, jika kita lihat rentetan kasus di atas, yang menjadi korban adalah anak perempuan. Dalam berbagai peristiwa pelecehan seksual, anak perempuan memang banyak sekali yang menjadi korban. Tentu ini sangat ironis dan tak berprikemanusiaan. 

Dalam Islam, anak perempuan merupakan makhluk Allah yang mulia. Dalam beberapa hadis Nabi Muhammad menyebutkan tentang keutamaan mempunyai anak perempuan. Dalam sebuah hadis yang bersumber dari Imam Muslim, dijelaskan bahwa istri Nabi dibuatkan takjub ada seorang ibu yang merawat dengan penuh cinta anak perempuannya. Melihat itu, Aisyah segera mengadu pada Nabi, seketika Rasulullah mengatakan bahwa anak perempuan itu kelak akan mengantarnya pada pintu surga.

جَاءَتْنِى مِسْكِينَةٌ تَحْمِلُ ابْنَتَيْنِ لَهَا فَأَطْعَمْتُهَا ثَلاَثَ تَمَرَاتٍ فَأَعْطَتْ كُلَّ وَاحِدَةٍ مِنْهُمَا تَمْرَةً وَرَفَعَتْ إِلَى فِيهَا تَمْرَةً لِتَأْكُلَهَا فَاسْتَطْعَمَتْهَا ابْنَتَاهَا فَشَقَّتِ التَّمْرَةَ الَّتِى كَانَتْ تُرِيدُ أَنْ تَأْكُلَهَا بَيْنَهُمَا فَأَعْجَبَنِى شَأْنُهَا فَذَكَرْتُ الَّذِى صَنَعَتْ لِرَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ   إِنَّ اللَّهَ قَدْ أَوْجَبَ لَهَا بِهَا الْجَنَّةَ أَوْ أَعْتَقَهَا بِهَا مِنَ النَّارِ

Baca Juga:  Zakiyah Daradjat; Pencetus Konsep Psikologi Agama di Dunia Pendidikan Islam

Artinya :“Seorang wanita miskin datang kepadaku dengan membawa dua anak perempuannya, lalu aku memberinya tiga buah kurma. Kemudian dia memberi untuk anaknya masing-masing satu buah kurma, dan satu kurma hendak dia masukkan ke mulutnya untuk dimakan sendiri.  Namun kedua anaknya meminta kurma tersebut. Maka si ibu pun membagi dua kurma yang semula hendak dia makan untuk diberikan kepada kedua anaknya. Peristiwa itu membuatku takjub sehingga aku ceritakan perbuatan wanita tadi kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka Nabi bersabda “Sesungguhnya Allah telah menetapkan baginya surga dan membebaskannya dari neraka” (H.R Muslim 2630).

Sementara itu kasus kejahatan dan pelecehan seksual merupakan tindakan biadab, tergolong dalam dosa besar. Syekh Syauqi Allam berkata bahwa tindakan pelecehan seksual merupakan tindakan amoral yang menodai nilai-nilai kemanusiaan yang suci. Kasus pelecehan seksual yang dilakukan kepala sekolah pada muridnya, yang notabenenya masih anak-anak, jika tidak diberikan pendampingan akan berpotensi trauma yang Panjang. 

فإن التحرُّش الجنسي بالأطفال كبيرةٌ من كبائر الذنوب تنأى عنها كل الفطر السويَّة، وانتهاكٌ صارخٌ للقيم الإنسانية في المجتمع، فهو قتلٌ للطفولة، وانتهاكٌ للبراءة، وهو -إلى كونه فعلًا فاحشًا- غدرٌ وخيانةٌ؛ لأن الصغير لا يَعِي ولا يَفهَم ما يَقعُ عليه، كما أنَّ أهل الصغير لا يَتَحَرَّزُون مِن تَركِهِ مع الكبار؛ لأن الأصل أنه غير مُشتَهًى،

Artinya: Pelecehan seksual terhadap anak-anak adalah salah satu dosa besar yang dijauhi oleh semua fitrah manusia normal, dan ini merupakan pelanggaran mencolok terhadap nilai-nilai kemanusiaan dalam masyarakat, maka karena pembunuhan terhadap masa kanak-kanak dan menghancurkan bagi kesucian anak; dan itu adalah tindakan bejat, tipu daya, dan khianat. Pasalnya, si anak itu tidak sadar dan tidak mengerti apa yang terjadi padanya, seperti halnya orang tua dari anak kecil itu tidak waspada meninggalkannya bersama orang dewasa; Karena aslinya tidak diinginkan.

Baca Juga:  Pencegahan Kekerasan Seksual Adalah Tugas Bersama

Maka beberapa kasus tersebut seharusnya menjadi peringatan bagi kita bahwa saat ini, belum ada ruang aman bagi anak dari kebiadaban predator seksual. Dan aparat keamanan, masyarakat, serta penegak hukum harus tegas menindak pelakunya serta kita semua harus berupaya melakukan pencegahan.

 

Rekomendasi

menafkahi anak - kepribadian anak menafkahi anak - kepribadian anak

Parenting Islami: Kepribadian Anak yang Tumbuh Akibat Dampak Kekerasan

Shutter 2025 Versi Indonesia: Potret Horor, Trauma, dan Kritik terhadap Kekerasan Seksual Shutter 2025 Versi Indonesia: Potret Horor, Trauma, dan Kritik terhadap Kekerasan Seksual

Shutter 2025 versi Indonesia: Potret Horor, Trauma, dan Kritik terhadap Kekerasan Seksual

Mengenali Dampak Kekerasan dan Upaya Membersamai Korban Mengenali Dampak Kekerasan dan Upaya Membersamai Korban

Mengenali Dampak Kekerasan dan Upaya Membersamai Korban

Islam Mengecam Perdagangan Perempuan dan Anak

Ditulis oleh

Mahasiswa Hukum Keluarga di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Saat ini penulis juga aktif di Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU).

3 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Anak Menangis saat Salat, Batalkan atau Lanjutkan? Anak Menangis saat Salat, Batalkan atau Lanjutkan?

Anak Menangis saat Salat, Batalkan atau Lanjutkan?

Ibadah

orang sakit menjamak shalat orang sakit menjamak shalat

Bolehkah Orang yang Sakit Menjamak Shalat?

Ibadah

Karhutla Tidak Kunjung Padam, Perempuan dan Anak Berada di Garis Paling Rentan Karhutla Tidak Kunjung Padam, Perempuan dan Anak Berada di Garis Paling Rentan

Karhutla Tidak Kunjung Padam, Perempuan dan Anak Berada di Garis Paling Rentan

Muslimah Talk

Menunggu Jodoh dengan Elegan; Cerita dari Jomblo untuk Jomblo

Diari

feminiskah aisyah feminiskah aisyah

Merebut Tafsir: Feminiskah Aisyah?

Kajian

Beberapa Kesunahan 10 Muharram Beberapa Kesunahan 10 Muharram

Tiga Hal yang Harus Diperhatikan Perempuan Haid

Ibadah

Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim

Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim

Muslimah Talk

Shafiyah binti Huyay Shafiyah binti Huyay

Asiyah binti Muzahim: Istri Firaun yang Dijamin Masuk Surga Oleh Allah

Muslimah Talk

Trending

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Ibadah

Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis

Tiga Doa dalam Al-Qur’an yang Bisa Mendekatkan Jodoh

Ibadah

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

Shafiyah binti Huyay Shafiyah binti Huyay

Asiyah binti Muzahim: Istri Firaun yang Dijamin Masuk Surga Oleh Allah

Muslimah Talk

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

Menunggu Jodoh dengan Elegan; Cerita dari Jomblo untuk Jomblo

Diari

orang sakit menjamak shalat orang sakit menjamak shalat

Bolehkah Orang yang Sakit Menjamak Shalat?

Ibadah

Connect