Ikuti Kami

Subscribe

Kajian

Sperma Suci, Kenapa Keluar Air Mani Wajib Mandi?

keluar mani mandi wajib
Credit: photo from gettyimages.com

BincangMuslimah.Com – Di antara hal yang menyebabkan mandi adalah keluarnya sperma, namun hal tersebut tidaklah membatalkan wudhu. Sehingga ia hanya dituntut untuk ightisal, mandi besar, adapun wudhunya dia tidak batal sebab keluarnya sperma. Lalu jika sperma dianggap suci, kenapa keluar air mani wajib mandi?

Sudah maklum, bahwa menurut madzhab Syafi’i sperma dihukumi suci. Lain halnya dengan madzhab Hanafi yang menganggap bahwa sperma statusnya najis. Perintah mandi janabah ketika sperma keluar ini berdasarkan firman Allah swt dalam al-Qur’an surat Al-Maidah ayat 6, di mana Allah berfirman;

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu berdiri hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku serta usaplah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai kedua mata kaki. Jika kamu dalam keadaan junub, mandilah.

Jika kamu sakit dalam perjalanan, kembali dari tempat buang air (kakus), atau menyentuh perempuan, lalu tidak memperoleh air, bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menjadikan bagimu sedikit pun kesulitan, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu agar kamu bersyukur.

Mahal syahidnya ialah penggalan ayat “wa in kuntum junuban fattahharu“, Imam al-Baghawi menafsiri ayat ini dengan mengatakan;

قوله عز وجل : ( وإن كنتم جنبا فاطهروا ) أي : اغتسلوا

Yang dimaksud dengan perintah bersuci dalam ayat fattahharu ialah perintah untuk mandi janabah. (Tafsir al-Baghawi Ayat 6)

Lalu mengapa kita diperintahkan mandi janabah, jika sperma yang menjadi penyebabnya dihukumi suci? Syekh Muhammad bin Ahmad al-Syathiri mengatakan;

والحكمة في أن خروج المني يوجب الغسل : لأنه يضعف الجسم ، والغسل يعطيه شيئا من النشاط وجريان الدم.

Alasan mengapa keluarnya mani menjadi penyebab mandi wajib ialah karena yang demikian bisa melemahkan kebugaran badan, sedang mandi merupakan salah satu sarana untuk membangkitkan rasa semangat dari malas dan juga sebagai sarana pelancar sirkulasi darah. (Syarh Yaqut al-Nafis H. 85)

Kemudian mengapa kita diperintahkan mandi sekujur tubuh? Dijelaskan;

فَإِنْ قُلْت: لِمَ وَجَبَ تَعْمِيمُ الْبَدَنِ بِالْغَسْلِ مِنْ خُرُوجِ الْمَنِيِّ مَعَ أَنَّهُ دُونَ الْبَوْلِ وَالْغَائِطِ فِي الْقَدْرِ بِيَقِينٍ؟ فَالْجَوَابُ: أَنَّ تَعْمِيمَ الْبَدَنِ بِخُرُوجِهِ أَوْ بِالْجِمَاعِ مِنْ غَيْرِ خُرُوجِهِ لَيْسَ هُوَ لِلْقَذَرِ، وَإِنَّمَا هُوَ لِمَا فِيهِ مِنْ اللَّذَّةِ الَّتِي تَسْرِي فِي جَمِيعِ الْبَدَنِ حَتَّى تُمِيتَهُ وَتُنْسِيَهُ ذِكْرَ رَبِّهِ وَالنَّظَرَ إلَيْهِ

Jika kamu bertanya : ” mengapa wajib meratakan badan dengan mandi sebab keluarnya mani, padahal Buang air besar lebih kotor daripada mani secara yakin ? “. Maka jawabnya;

“Sesunguhnya meratakan badan dengan mandi sebab keluarnya mani atau sebab jima’ tanpa keluar mani, bukanlah karena kotornya, tapi hanyalah karena keluarnya mani atau jima’ tanpa keluar mani terdapat kenikmatan yang menjalar keseluruh tubuh. “(Hasyiyah al-Bujairimi ala al-Khatib, 1/240)

Demikianlah penjelasan terkait alasan kenapa keluar air mani wajib mandi. Padahal sperma yang keluar dihukumi suci.

*Tulisan ini pernah diterbitkan di Bincangsyariah.com.

Rekomendasi

Tatacara Mandi Junub Sesuai Sunnah Rasul

Mandi junub dan haid Mandi junub dan haid

Empat Hal yang Mesti Diperhatikan Ketika Mandi Wajib

Fiqih Perempuan: Bagaimana Cara Mandi Wajib yang Benar setelah Haid/ Menstruasi?

mandi wajib setelah haid mandi wajib setelah haid

Tata Cara Mandi Wajib setelah Haid Lengkap dengan Niatnya

Redaksi
Ditulis oleh

Redaksi bincangmuslimah.com

Komentari

Komentari

Terbaru

Kisah Cinta Perempuan Cerdas Kisah Cinta Perempuan Cerdas

Kisah Cinta Perempuan Cerdas dan Pemuda Takwa

Khazanah

bertahan kdrt ketaatan suami bertahan kdrt ketaatan suami

Apakah Bertahan dalam KDRT Merupakan Bentuk Ketaatan pada Suami?

Kajian

amalan sunnah kebersihan badan amalan sunnah kebersihan badan

Beberapa Amalan Sunnah untuk Menjaga Kebersihan Badan

Kajian

Bolehkah Perempuan Membawa Kendaraan Sendiri?

Kajian

dalam Kitab Mafatih Al-Ghaib dalam Kitab Mafatih Al-Ghaib

Tafsir Keajaiban “Basmalah” dalam Kitab Mafatih Al-Ghaib (Bagian 4)

Kajian

Hukum Bermazhab alquran hadis Hukum Bermazhab alquran hadis

Hukum Bermazhab dalam Perspektif Alquran dan Hadis

Kajian

Beberapa Keutamaan Penuntut Ilmu Beberapa Keutamaan Penuntut Ilmu

Beberapa Keutamaan Penuntut Ilmu Menurut Imam Sulaiman Al-Bujairimi

Kajian

relasi muslim berbeda agama relasi muslim berbeda agama

Resensi Buku “Relasi Mubadalah Muslim dengan Umat Berbeda Agama”

Resensi

Trending

hukuman mendidik dalam islam hukuman mendidik dalam islam

Penerapan Hukuman yang Mendidik untuk Anak dalam Islam

Kajian

Arrijal Qowwamun 'alan Nisaa Arrijal Qowwamun 'alan Nisaa

Bagaimana Memahami Ayat “Arrijal Qowwamun ‘alan Nisaa”?

Kajian

kaki perempuan muslim aurat kaki perempuan muslim aurat

Apakah Kaki Perempuan Muslim Adalah Aurat?

Kajian

khadijah sahnun perempuan agama khadijah sahnun perempuan agama

Khadijah binti Sahnun, Perempuan Ahli Agama dan Politik

Khazanah

single mom ulama besar single mom ulama besar

Kisah Ibu dari Rabi’ah Ar-Ra’yi, Single Mom yang Didik Anaknya Jadi Ulama Besar

Khazanah

The Stoning of Soraya The Stoning of Soraya

Review Film “The Stoning of Soraya”; Suara Perempuan yang Dibungkam

Muslimah Talk

cara berpakaian kekerasan seksual cara berpakaian kekerasan seksual

Benarkah Cara Berpakaian Seseorang Menjadi Faktor Adanya Kekerasan Seksual?

Muslimah Talk

ulama perempuan kupi ii ulama perempuan kupi ii

Peran Ulama Perempuan dalam Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) II

Kajian

Connect