Ikuti Kami

Kajian

Merawat Lingkungan Adalah Salah Satu Tanggung Jawab Manusia

merawat lingkungan tanggung manusia
Credit: Gettyimages.com

BincangMuslimah.Com – Dalam mengatur mekanisme kehidupan, Allah Swt. sebagai Dzat Yang Maha Esa telah mengaturnya dengan sangat komplit. Kehidupan di muka bumi diatur dengan sangat seimbang sehingga manusia dan makhluk lainnya bisa hidup secara berdampingan dan saling memberikan keuntungan. 

Salah satunya seperti kehidupan manusia dan pohon. Manusia memerlukan oksigen yang dihasilkan oleh pohon akibat proses fotosintesisnya. Begitu pula pohon memerlukan karbondioksida yang dikeluarkan oleh tubuh manusia.  

Untuk menjaga keseimbangan ini, Allah telah menunjuk manusia untuk menjaga dan merawat lingkungan dengan menjadikannya sebagai pemimpin dan memiliki tanggung jawab sebagai manusia, makhluk paling di antara makhluk lain. Sebagaimana firman Allah di dalam QS. Al-Baqarah [2]: 30:

وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً…….

Artinya: “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat: Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi….”

 

Meskipun pada potongan ayat selanjutnya, kehendak Allah ini dikritik oleh malaikat. Namun, Allah Yang Maha Berkehendak tetap menjadikan manusia sebagai khalifah di muka bumi karena Allah adalah Zat yang Maha Mengetahui.

Menjadi khalifah berarti menjadi pemimpin. Dengan demikian Allah telah mempercayakan manusia untuk mengurusi muka bumi ini dengan cara merawat dan melestarikannya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Islam mengajarkan manusia untuk merawat alam serta lingkungan. Salah satunya sebagaimana sabda Rasulullah Saw. tentang menanam pohon yang disebutkan oleh Abu Bakar al-Wasithi di dalam kitab Musnad Amīr al-Mu’minīn ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz hal. 126 No.66:

«مَا مِنْ رَجُلٍ ‌غَرَسَ ‌غَرْسًا ‌إِلَّا أَعْطَاهُ اللَّهُ مِنَ الْأَجْرِ عَدَدَ الْغَرْسِ وَالثَّمَرِ»

Artinya: “Tidak ada dari seseorang yang menanam sebuah tanaman kecuali akan Allah berikan pahala sebanyak bilangan tanaman dan buah tersebut”.

Baca Juga:  Upaya Pelestarian Lingkungan dalam Alquran dan Hadis

Sebagian riwayat juga mengatakan bahwa yang ditanam tersebut juga akan menjadi sedekah. Sebagaimana yang tertulis di dalam kitab Mukhtashar Ṣahih Muslim li al-Imām Abī al-Husain Muslim bin al-Hajjāj al-Qusyairī al-Naisābūrī juz. 2 hal. 258 No. 976,

عَنْ جَابِرٍ رضي الله عنه قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا إِلَّا كَانَ ‌مَا ‌أُكِلَ ‌مِنْهُ لَهُ صَدَقَةً وَمَا سُرِقَ مِنْهُ لَهُ صَدَقَةٌ وَمَا أَكَلَ السَّبُعُ مِنْهُ فَهُوَ لَهُ صَدَقَةٌ وَمَا أَكَلَتْ الطَّيْرُ فَهُوَ لَهُ صَدَقَةٌ وَلَا يَرْزَؤُهُ أَحَدٌ  إِلَّا كَانَ لَهُ صَدَقَةٌ

Artinya: “Dari Jabir ra. Ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda tidak ada dari seorang muslim yang menanam sebuah tanaman kecuali sesuatu yang dimakan adalah sedekah baginya, sesuatu yang dicuri adalah sedekah baginya, sesuatu yang dimakan binatang buas adalah sedekah baginya, sesuatu yang dimakan burung adalah sedekah baginya dan sesuatu yang dikurangi dan dimakan seseorang adalah sedekah baginya.”

Dengan keutamaan menanam pohon ini, sejatinya Rasulullah mengajarkan kita untuk mencintai dan merawat lingkungan sebagai tanggung jawab manusia di bumi. Karena ilmu sains pun sudah membuktikan bahwa banyak sekali keutamaan dari menanam pohon. Di antaranya membuat rumah menjadi lebih sejuk, tenang, membuat udara menjadi segar, mengurangi polusi udara, mengurangi efek rumah kaca, bisa menyerap air agar tidak terjadi banjir dan lain sebagainya. 

Editor: Zahrotun Nafisah

Rekomendasi

Keuntungan Menggunakan Pembalut Kain Keuntungan Menggunakan Pembalut Kain

Keuntungan Menggunakan Pembalut Kain dan Pesan Menjaga Bumi dalam Islam

pelestarian lingkungan alquran hadis pelestarian lingkungan alquran hadis

Upaya Pelestarian Lingkungan dalam Alquran dan Hadis

menikah di bulan syawal menikah di bulan syawal

Kisah Khalifah Muawiyah Menikahi Perempuan Non Muslim

Khaled Abou Hadis Misoginis Khaled Abou Hadis Misoginis

Konsep Kekhalifahan Manusia Sebagai Wakil Tuhan Perspektif Khaled Abou El Fadl

Ditulis oleh

Alumni Pesantren As'ad Jambi dan Ma'had Aly Situbondo. Tertarik pada Kajian Perempuan dan Keislaman.

Komentari

Komentari

Terbaru

Kemuliaan dan Amalan Hari Arafah Kemuliaan dan Amalan Hari Arafah

Kemuliaan dan Amalan Hari Arafah

Ibadah

Makna Simbolis Wukuf Arafah Makna Simbolis Wukuf Arafah

Makna Simbolis Wukuf di Arafah

Kajian

Biografi Siti Suryani Thahir Biografi Siti Suryani Thahir

Biografi Siti Suryani Thahir: Perintis Majelis Taklim Jakarta

Muslimah Talk

Perempuan Bekerja saat Iddah Perempuan Bekerja saat Iddah

Bolehkah Perempuan Bekerja saat Masa Iddah?

Kajian

Belum Berhaji Menjadi Badal Haji Belum Berhaji Menjadi Badal Haji

Hukum Orang yang Belum Berhaji Menjadi Badal Haji

Ibadah

Biografi Yenny Wahid Biografi Yenny Wahid

Biografi Alissa Wahid: Pejuang Moderasi Beragama Perempuan Indonesia

Muslimah Talk

meletakkan al-Qur'an di lantai, Mengenal Hermeneutika Feminisme: Metode Penafsiran Al-Qur’an Berbasis Feminisme meletakkan al-Qur'an di lantai, Mengenal Hermeneutika Feminisme: Metode Penafsiran Al-Qur’an Berbasis Feminisme

Langkah-langkah dalam Memahami Alquran

Ibadah

Hukum Mengonsumsi Obat Penunda Haid saat Haji Hukum Mengonsumsi Obat Penunda Haid saat Haji

Hukum Mengonsumsi Obat Penunda Haid saat Haji

Kajian

Trending

Empat Karakteristik Kebudayaan Islam yang Dibawa Rasulullah

Kajian

Sayyidah Aisyah Sayyidah Aisyah

Belajar dari Fitnah yang Menimpa Sayyidah Aisyah  

Muslimah Daily

butet manurung model barbie butet manurung model barbie

Butet Manurung, Dari Sokola Rimba Hingga Global Role Model Barbie

Diari

Kesalehan dan Domestikasi Perempuan Kesalehan dan Domestikasi Perempuan

Halal Lifestyle; Tawaran Gaya Hidup untuk Muslim Perkotaan

Muslimah Talk

Shafiyyah huyay istri nabi Shafiyyah huyay istri nabi

Shafiyyah binti Huyay, Perempuan Yahudi yang Masuk Islam dan Jadi Istri Nabi

Khazanah

Resensi Buku Feminisme Muslim di Indonesia

Diari

fomo media sosial islam fomo media sosial islam

Upaya Menghindari Fomo dalam Kacamata Islam

Muslimah Talk

meletakkan al-Qur'an di lantai, Mengenal Hermeneutika Feminisme: Metode Penafsiran Al-Qur’an Berbasis Feminisme meletakkan al-Qur'an di lantai, Mengenal Hermeneutika Feminisme: Metode Penafsiran Al-Qur’an Berbasis Feminisme

Langkah-langkah dalam Memahami Alquran

Ibadah

Connect