Ikuti Kami

Kajian

Meninggal karena Erupsi Juga Dikategorikan Syahid

Meninggal karena Erupsi Syahid

BincangMuslimah.Com – Kematian memang sesuatu rahasia besar dalam kehidupan dan menjadi kepastian yang pasti dialami oleh semua makhluk yang bernyawa. Pada tanggal 3 Desember 2023 lalu misalnya, Gunung Marapi di kabupaten Agam, Sumatera Barat mengalami erupsi. Erupsi gunung Marapi ini menewaskan 23 korban dari 75 orang yang sedang mendaki. Menurut keterangan dalam literatur keagamaan, meninggal karena erupsi seperti yang dialami mereka juga dikategorikan syahid.

Syahid sendiri umumnya disematkan kepada orang-orang yang meninggal saat membela agama Allah. Namun, dalam artian luas mati syahid dikategorikan kepada tiga hal, yaitu syahid dunia akhirat, syahid dunia, dan syahid akhirat. Dari ketiga macam syahid ini, masuk dalam kategori manakah meninggal karena erupsi ini? Apakah konsekuensi dari syahid tersebut?

Untuk menjawab pertanyaan ini, kita harus mengenal terlebih dahulu tentang penjelasan dari makna syahid sendiri dan ketiga macam mati syahid yang disinggung sebelumnya. 

Apa itu Mati Syahid  dan Macam-Macamnya? 

Dalam makna luas, mati syahid merupakan salah satu kemuliaan yang sama mulianya dengan hidup bermartabat dan hidup dalam keimanan. Sedangkan macam-macam dari mati syahid salah satunya dijelaskan oleh Syekh Sayyid Hasan bin Ahmad al-Kaff di dalam kitab al-Taqrirat al-Sadidah sebagai berikut.

Pertama, mati syahid dunia akhirat adalah seorang muslim yang gugur di medan perang dengan niat menegakkan agama Allah dan melawan kaum musyrikin. Penamaan dengan syahid dunia akhirat dikarenakan mereka dihukumi syahid, baik di hadapan manusia maupun di hapadan Allah. 

Dalam hal perawatan jenazah, mereka pun mendapat keistimewaan karena jenazah mereka tidak perlu dishalatkan ataupun dimandikan. Jenazahnya cukup dikafani dan dimakamkan saja. Darah mereka yang mengalir sehabis perang yang tersisa di tubuh dan pakaian juga akan turut menjadi saksi kesyahidan mereka di akhirat kelak.

Baca Juga:  Tanda Puasa Seseorang Diterima oleh Allah

Kedua, mati syahid dunia adalah seorang muslim yang gugur di medan perang untuk berjihad di jalan Allah. Namun, hatinya masih menginginkan hal duniawi seperti ingin dikenang jasanya dan sebagainya. Golongan ini tetap dihukumi syahid namun tidak diangkat derajatnya hingga ke level syuhada di akhirat nanti. Namun, dalam hal pengurusan jenazahnya disamakan dengan orang yang mati syahid dunia akhirat.

Ketiga, mati syahid akhirat. Orang-orang yang masuk ke dalam macam ketiga ini cukup banyak. Sebagian ulama berpendapat bahwa macam ketiga ini mencakup hingga 70 kalangan. Di antaranya adalah orang yang meninggal karena melindungi nyawa, harta, atau kehormatan dirinya. Termasuk pula orang yang menghembuskan nafas terakhir karena sakit perut, terbakar, dan tenggelam. 

Dari penjelasan singkat di atas, kita bisa mengategorikan korban erupsi gunung Marapi sebagai mati syahid akhirat. Karena sakit perut, terbakar, dan tenggelam merupakan bagian dari musibah atau bencana. Sedangkan erupsi adalah letusan gunung api yang juga termasuk ke dalam bencana alam. 

Konsekuensi Orang yang Mati Syahid

Konsekuensi dari orang yang meninggal dalam keadaan syahid adalah mereka akan mendapatkan beberapa keutamaan. Sebagaimana sabda Rasulullah saw. yang diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah di dalam kitab Sunan Ibnu Majah juz 2, halaman 935, no. 2799:

عَنِ الْمِقْدَامِ بْنِ مَعْدِيكَرِبَ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ” لِلشَّهِيدِ عِنْدَ اللَّهِ ‌سِتُّ ‌خِصَالٍ: يَغْفِرُ لَهُ ‌فِي ‌أَوَّلِ ‌دُفْعَةٍ مِنْ دَمِهِ، وَيُرَى مَقْعَدَهُ مِنَ الْجَنَّةِ، وَيُجَارُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَيَأْمَنُ مِنَ الْفَزَعِ الْأَكْبَرِ، وَيُحَلَّى حُلَّةَ الْإِيمَانِ، وَيُزَوَّجُ مِنَ الْحُورِ الْعِينِ، وَيُشَفَّعُ فِي سَبْعِينَ إِنْسَانًا مِنْ أَقَارِبِهِ

Artinya: “Dari al-Miqdam bin Ma’dikarib dari Rasulullah SAW, beliau bersabda, orang-orang syahid mendapatkan  hal di sisi Allah, dosanya akan diampuni pada awal tertumpah darahnya (kematiannya), ditampakkan tempat tinggalnya di surga, dijaga dari siksa kubur, diberi rasa aman dari ketakutan yang besar, diberi mahkota keimanan, dinikahkan dengan bidadari dan diberi hak untuk memberi syafaat kepada 70 kerabatnya.”

Baca Juga:  Anjuran Menjadi Morning Person dalam Islam

Dengan demikian, orang-orang yang meninggal dalam keadaan bencana alam ini dapat kita kategorikan ke dalam syahid akhirat dan semoga akan mendapatkan kemuliaan di sisi Allah Swt. 

Wallahu a’lam.

Rekomendasi

nyai ageng pinatih majapahit nyai ageng pinatih majapahit

Sumayyah, Perempuan Pertama yang Mati Syahid Membela Islam

Erupsi gunung marapi Erupsi gunung marapi

Erupsi Marapi Menakutkan, Namun Letusan Gunung Hari Kiamat Lebih Mengerikan

Sumayyah binti Khayyat Sumayyah binti Khayyat

Sumayyah binti Khayyat: Syahidah Pertama dalam Islam

Ditulis oleh

Alumnus Ponpes As'ad Jambi dan Mahad Ali Situbondo. Tertarik pada kajian perempuan dan keislaman.

21 Komentar

21 Comments

Komentari

Terbaru

Bahasa Suryani bahasa malaikat Bahasa Suryani bahasa malaikat

Benarkah Bahasa Suryani Bahasa Para Malaikat?

Khazanah

Lia Karina Mansur Lia Karina Mansur

Lia Karina Mansur: Atlet Taekwondo Berhijab, Siapa Takut?

Muslimah Talk

Jangan marah Jangan marah

Pesan Nabi dalam Hadis: Jangan Marah!

Muslimah Daily

Hukum haul orang meninggal Hukum haul orang meninggal

Hukum Haul untuk Memperingati Orang yang Sudah Meninggal

Kajian

Hukum Ziarah Kubur Perempuan Haid Hukum Ziarah Kubur Perempuan Haid

Hukum Ziarah Kubur bagi Perempuan Haid

Kajian

mengasuh anak ciri-ciri anak penyejuk hati mengasuh anak ciri-ciri anak penyejuk hati

Ciri-ciri Anak Penyejuk Hati bagi Orang Tua

Keluarga

Pendidikan Seks pada Anak Pendidikan Seks pada Anak

Pendidikan Seksual pada Anak: Membentuk Sikap yang Sehat dari Usia Dini

Keluarga

Ketidakseimbangan Relasi antara Laki-laki dan Perempuan

Kajian

Trending

Doa keguguran Doa keguguran

Kehilangan Buah Hati Akibat Keguguran, Baca Doa yang Diajarkan Rasulullah Ini

Ibadah

masa iddah hadis keutamaan menikah masa iddah hadis keutamaan menikah

10 Hadis Tentang Keutamaan Menikah

Kajian

Tujuh Keutamaan Membaca Shalawat Tujuh Keutamaan Membaca Shalawat

Doa agar Terhindar dari Prasangka Buruk pada Allah

Ibadah

Mengenal Rufaidah al-Aslamiyah: Perawat Perempuan Pertama dalam Sejarah Islam

Muslimah Talk

Mandi junub dan haid Mandi junub dan haid

Empat Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Mandi Wajib

Ibadah

Resensi Buku Pernah Tenggelam Resensi Buku Pernah Tenggelam

Resensi Buku Pernah Tenggelam: Halu Berlebihan Menenggelamkan Keimanan?

Diari

Shafiyah binti Huyay Teungku Fakinah Shafiyah binti Huyay Teungku Fakinah

Kisah Bulan Madu Rasul dengan Shafiyah binti Huyay

Muslimah Talk

mengasuh anak ciri-ciri anak penyejuk hati mengasuh anak ciri-ciri anak penyejuk hati

Ciri-ciri Anak Penyejuk Hati bagi Orang Tua

Keluarga

Connect