Ikuti Kami

Subscribe

Kajian

Hukum Jual Beli Alquran via Online

Jual Beli Alquran online
Holey book of Muslims Al-Quran.

BincangMuslimah.Com – Kemajuan teknologi memudahkan banyak aktifitas manusia, termasuk jual beli. Tranksaksi jual beli online sudah dilakukan oleh banyak orang beberapa tahun terakhir. Keuntungan berupa kemudahan dan bersifat praktis menjadi alasan bagi banyak orang. Apa saja bisa dibeli secara online. Salah satunya adalah Alquran, kitab suci umat Islam yang menjadi pedoman dan dibaca oleh umat muslim. Beberapa market place menyediakan Alquran. Namun, bolehkah melakukan jual beli Alquran via online menurut Islam?

Ada dua hal yang perlu diperinci. Pertama, jual beli Alquran, kedua, jual beli via online. Dua pembahasan ini sudah berkali-kali dibahas oleh para ulama dan didiskusikan. Akan tetapi, jual beli Alquran via online masih menimbulkan pertanyaan dengan alasan, saat proses pengiriman barang dari tempat penjualan kepada pembeli, Alquran tersebut akan tercampur dengan barang-barang lain terbanting-banting.

Adapun hukum jual beli online dihukumi boleh jika telah memenuhi syarat dan rukun jual beli. Dan rukun paling penting adalah calon pembeli telah mengetahui barang yang hendak dibeli. Adapun melakukan jual beli Alquran hukumnya, berdasarkan mayoritas ulama adalah boleh.

Sebagaimana yang dinyatakan oleh Syekh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam Syarh al-Mumti’ ‘ala Zad al-Muqtani’,

والصحيح: أنه يجوز بيع المصحف ويصح للأصل، وهو الحل، وما زال عمل المسلمين عليه إلى اليوم، ولو أننا حرمنا بيعه لكان في ذلك منع للانتفاع به؛

Artinya: sesungguhnya boleh menjual mushaf, dan sah menurut hukum asalnya, dan halal. Dan sampai saat ini masih dilakukan oleh orang-orang muslim. Jikalau kita mengharamkan untuk menjual mushaf maka itu berarti kita melarang orang-orang untuk mengambil manfaat dengan Alquran.

Mayoritas ulama empat mazhab pun membolehkan, selama tidak ada unsur menghinakan atau merendahkan Alquran. Meski sebagian ulama, yaitu ulama mazhab Hanbali, membolehkan tapi disertai hukum makruh. Sebab sahabat Umar pernah melarang jual beli Alquran pada masanya. Namun Syekh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, masih dalam referensi yang sama menjelaskan bahwa larangan tersebut diberlakukan karena pada masa itu, Alquran dalam bentuk cetak tidaklah banyak, sehingga dikhawatirkan orang-orang akan memanfaatkan momen tersebut dan menjualnya dengan harga tinggi.

Kebolehan jual-beli Alquran adalah untuk memudahkan banyak orang mengambil manfaat. Juga untuk mengganti dana cetak dan orang-orang yang berjasa dalam pencetakannya. Adapun jual beli Alquran via online pun sama, selama tidak ada unsur menghinakan Alquran, sekalipun tercampur dengan barang lain, dan demi memudahkan penyebaran manfaatnya adalah boleh. Kemajuan zaman seharusnya juga turut memudahkan syiar Islam, termasuk penyebarluasan kepemilikan Alquran melalui tranksaksi online. Terlebih masa-masa pandemik seperti ini, saat banyak toko yang harus tutup termasuk toko buku dan Alquran. Sedangkan beberapa orang masih membutuhkan untuk membelinya. Wallahu a’lam bisshowab.

Rekomendasi

contoh penting sekedar perintah contoh penting sekedar perintah

Parenting Islami: Contoh Lebih Penting daripada Sekedar Perintah

Hukum Arisan Menurut Islam Hukum Arisan Menurut Islam

Hukum Arisan Menurut Islam

Bisakah Sujud Tilawah Diganti Bisakah Sujud Tilawah Diganti

Tata Cara Sujud Tilawah

Bisakah Sujud Tilawah Diganti Bisakah Sujud Tilawah Diganti

Apa Saja Ayat-ayat Sajdah dalam Alquran?

Zahrotun Nafisah
Ditulis oleh

Sarjana Studi Islam dan Redaktur Bincang Muslimah

Komentari

Komentari

Terbaru

piagam madinah falsafah hidup piagam madinah falsafah hidup

Piagam Madinah, Falsafah Hidup Berbangsa dan Bernegara

Khazanah

Melaksanakan Pernikahan Bulan Shafar Melaksanakan Pernikahan Bulan Shafar

Melaksanakan Pernikahan di Bulan Shafar, Benarkah Tidak Boleh?

Kajian

aksi dokter sperma makanan aksi dokter sperma makanan

Aksi Dokter Campur Sperma ke Makanan; Kejahatan Seksual Terhadap Perempuan

Muslimah Talk

murtad wajib mengqadha shalat murtad wajib mengqadha shalat

Murtad Lalu Beriman Lagi, Wajib Mengqadha Shalat?

Kajian

koma wajibkah menqadha shalatnya koma wajibkah menqadha shalatnya

Pasien Covid-19 Koma, Wajibkah Ia Mengqadha Shalat Setelah Sembuh?

Kajian

hadis perempuan penduduk neraka hadis perempuan penduduk neraka

Bincang Hadis, Perempuan Penduduk Neraka Terbanyak

Kajian

dzikir 1000 kebaikan sehari dzikir 1000 kebaikan sehari

Ini Bacaan Dzikir Untuk Memperoleh 1000 Kebaikan Dalam Sehari

Ibadah

anhar palestina melahirkan penjara anhar palestina melahirkan penjara

Anhar al-Deek, Perempuan Palestina yang Nyaris Melahirkan di Penjara

Muslimah Talk

Trending

makna sekufu dalam pernikahan makna sekufu dalam pernikahan

Memilih Pasangan; Ikhtiar Menuju Pernikahan

Keluarga

anak menolong orang tuanya anak menolong orang tuanya

Bisakah Seorang Anak Menolong Orang Tuanya di Akhirat?

Keluarga

Pakaian di Masa Rasulullah Pakaian di Masa Rasulullah

Pakaian di Masa Rasulullah (2)

Kajian

Perundungan perempuan pengalaman biologis Perundungan perempuan pengalaman biologis

Perundungan Terhadap Perempuan karena Pengalaman Biologis

Muslimah Talk

mahram mertua cerai pasangan mahram mertua cerai pasangan

Status Mahram Mertua Pasca Cerai dari Pasangan

Keluarga

Menentukan Kriteria Sekufu pernikahan Menentukan Kriteria Sekufu pernikahan

Bagaimana Seharusnya Menentukan Kriteria Sekufu dalam Pernikahan?

Kajian

Bagaimana Islam Memandang Konsep Childfree?

Kajian

janda stigma negatif melekat janda stigma negatif melekat

Janda dan Stigma Negatif yang Melekat

Muslimah Talk

Connect