Ikuti Kami

Muslimah Talk

Asmira Fhea: Jejak Kreativitas Muslimah dalam Dunia Literasi Digital

Asmira Fhea: Jejak Kreativitas Muslimah dalam Dunia Literasi Digital
Asmira Fhea: Jejak Kreativitas Muslimah dalam Dunia Literasi Digital

BincangMuslimah.Com – Dalam hiruk-pikuk dunia kreatif saat ini, muncul sosok inspiratif yang membuktikan bahwa kecintaan pada literasi bisa membawa seseorang melintasi berbagai medium. Ia adalah pemilik nama pena Asmira Fhea, atau yang lebih dikenal dengan panggilan Fia. Lahir di Jakarta pada 3 Mei 1994, Muslimah ini telah menunjukkan bahwa dedikasi dan kegigihan adalah kunci dalam membangun karier yang bermakna.

Berawal dari Kecintaan pada Bahasa maupun Sastra, dengan latar belakang pendidikan yang ia tempuh menjadi fondasi kuat bagi tulisan-tulisannya. Fia merupakan lulusan Sastra Arab dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Bekal ilmu ini tidak hanya membentuk kemampuannya dalam berbahasa, tetapi juga memperluas cakrawala berpikirnya dalam membedah narasi.

Menjelajahi dunia jurnalistik dan kepenulisan, perjalanan karier Alfiah sangat beragam, menunjukkan fleksibilitasnya sebagai seorang profesional. Ia pernah berkecimpung di dunia pertelevisian sebagai Creative Journalist di salah satu stasiun TV swasta nasional antara tahun 2017 hingga 2020. Di sana, ia bertugas menyusun naskah berita bertopik soft news yang humanis dan dekat dengan masyarakat.

Tak berhenti di situ, ia juga merambah dunia manajemen konten dan komunitas. Sebagai Content Management di platform literasi digital seperti Rakata (2022-2024), Fia berperan aktif menyelenggarakan berbagai acara literasi, mengelola komunitas penulis dan pembaca, serta menyeleksi naskah-naskah potensial untuk terbit.

Karya-Karya

Sebagai seorang storyteller, Asmira Fhea sangat produktif melahirkan karya-karya fiksi. Ia telah menerbitkan setidaknya enam novel dari berbagai genre, mulai dari romance, teenlit, hingga fiksi realistis. Beberapa judul karyanya yang populer antara lain:

  1. Melodie der Liebe (2014)
  2. To: Daddy (2015)
  3. Behind The Screen (2023)
  4. Book Shamer (2023)
  5. Yang terbaru, Hope and Home (2026)
Baca Juga:  Kebiasaan Istihadhah Perempuan (2); Mubtada’ah Ghairu Mumayyizah

Fia adalah muslimah yang adaptif di era digital. Selain menulis novel, ia kini juga aktif mengoptimalkan kehadirannya di media sosial. Melalui akun Instagram-nya @asmirafhea, ia membangun personal branding sebagai penulis sekaligus menawarkan jasa sebagai Virtual Assistant untuk pekerjaan kreatif seperti manajemen media sosial dan copywriting. Semangatnya untuk terus belajar tercermin dari berbagai kursus dan sertifikasi yang ia ambil guna memperbarui keterampilannya di tengah era yang kompetitif.

Sosok Asmira Fhea menjadi pengingat bagi kita semua, khususnya para Muslimah, bahwa ruang ekspresi itu luas. Dari meja redaksi, komunitas literasi, hingga layar digital, setiap kata yang kita rangkai memiliki kekuatan untuk menginspirasi dan membawa perubahan positif.

Dengan kemapuan dan sederet prestasinya tersebut, Fia dipercaya untuk menjadi pemateri dalam kelas Penulisan Fiksi by Bincang Syariah. Hanya dengan membayar 135 ribu, kamu akan belajar bagaimana membangun karakter yang kuat, menyusun premis yang menarik, serta merancang alur konflik yang membuat cerita lebih hidup dan berkesan. Kelas ini cocok untuk pemula maupun penulis yang ingin memperkuat dasar-dasar kepenulisan fiksi.

Ayo daftar kelas melalui link berikut:
https://bit.ly/KelasMenulisFiksiBincangsyariah

Rekomendasi

Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah

Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah

Nama Nabi Sulaiman Didahulukan Nama Nabi Sulaiman Didahulukan

Tafsir Surah An-Naml Ayat 30; Hikmah Nama Nabi Sulaiman Didahulukan daripada Nama Allah

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan? Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan?

Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan?

Ditulis oleh

Redaktur Bincang Muslimah, Alumni Magister Pengkajian Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Pegiat Sastra Arab dan Gender

Komentari

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah

Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah

buku

Nama Nabi Sulaiman Didahulukan Nama Nabi Sulaiman Didahulukan

Tafsir Surah An-Naml Ayat 30; Hikmah Nama Nabi Sulaiman Didahulukan daripada Nama Allah

Kajian

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan? Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan?

Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan?

Muslimah Talk

lelaki perempuan mata allah lelaki perempuan mata allah

Feminisme Al-Qur’an, Tafsir An-Nahl 97; Lelaki dan Perempuan di Mata Allah

Kajian

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

Mu'asyarah bil Ma'ruf dalam Pernikahan, Bagaimana Idealnya? Mu'asyarah bil Ma'ruf dalam Pernikahan, Bagaimana Idealnya?

Mu’asyarah bil Ma’ruf dalam Pernikahan, Bagaimana Idealnya?

Keluarga

Trending

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

Surat Al-Ahzab Ayat 33 Surat Al-Ahzab Ayat 33

Tafsir Surat Al-Ahzab Ayat 33; Domestikasi Perempuan, Syariat atau Belenggu Kultural?

Kajian

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

Tata Cara Shalat Perempuan Tata Cara Shalat Perempuan

Tata Cara Shalat Perempuan Istihadhah

Ibadah

air ketuban air ketuban

Benarkah dengan Membaca Surah Yusuf Anak yang Dikandung akan Tampan?

Kajian

kehidupan muhammad sebelum nabi kehidupan muhammad sebelum nabi

Kenapa Sahabat Nabi Tidak Merayakan Maulid?

Khazanah

lelaki perempuan mata allah lelaki perempuan mata allah

Feminisme Al-Qur’an, Tafsir An-Nahl 97; Lelaki dan Perempuan di Mata Allah

Kajian

Connect