Ikuti Kami

Subscribe

Kajian

Parenting Islam; Kiat Agar Anak Terhindar dari Perilaku Syirik

agar anak terhindar syirik
Source: gettyimages.com

BincangMuslim.Com – Syirik merupakan salah satu dosa besar yang tidak dapat diampuni. Karenanya segala bentuk hal-hal yang mengarah pada hal syirik wajib dijauhi. Antisipasi ini perlu dilakukan sedari dini, bahkan saat masih kanak-kanak. Oleh karenanya, orang tua memiliki peran yang cukup besar agar anak dapat terhindar dari perbuatan syirik. 

Pada dasarnya, bayi yang terlahir dari orang tua lahir dengan kondisi suci. Ibarat kertas putih yang kosong tanpa isi. Pola pikir, keimanan dan kepercayaan yang dimiliki oleh anak-anak dipengaruhi oleh lingkungan, terutama dari orang tua mereka. Hal ini bahkan dicantumkan di dalam sebuah hadis;

 كُلُّ مَوْلُودٍ يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُمَجِّسَانِهِ 

“Setiap bayi dilahirkan dalam keadaan fitrah, maka bapaknyalah yang membuatnya menjadi Yahudi, atau Nasrani, atau Majusi.” (HR. Bukhari No. 1319. Muslim No. 2658)

Dari hadis di atas ada beberapa poin yang terkandung di dalamnya. Pertama, semua bayi yang lahir di dunia ini dalam keadaan suci lagi bersih. Kedua,  orang tua memiliki pengaruh yang dominan terhadap anaknya di dalam agamanya. 

Orang tua memiliki pengaruh yang kuat baik positif ataupun negatif terhadap  anggota keluarganya. Ketiga, anak akan terpengaruh dengan kebiasaan dan perangai (akhlak) orang tuanya.

Ketiga, metode memberikan perumpamaan (mitsal) bagi pelajar dapat membantu mendekatkan pemahaman. Keempat, terdapat beberapa urgensi  perkembangan anak kecil di atas Islam. 

Kelima, para ulama kaum muslimin bersepakat bahwa anak kaum muslimin yang masih kecil jika meninggal dunia, termasuk penghuni surga karena mereka bukan mukallaf. 

Agar Anak Terhindar dari Syirik

Terdapat beberapa cara agar anak terlepas dari syirik. Salah satunya mengajarkan anak untuk mengenal dan mencintai Allah. Orang tua bertugas untuk mengenalkan anak tentang Sang Pencipta. Ajarkanlah kepada anak tentang tauhid dan jauhkan anak dari perbuatan syirik sedari kecil. 

Pesan ini juga terkandung di dalam Q.S Luqman ayat 13; 

وَإِذْ قَالَ لُقْمَٰنُ لِٱبْنِهِۦ وَهُوَ يَعِظُهُۥ يَٰبُنَىَّ لَا تُشْرِكْ بِٱللَّهِ ۖ إِنَّ ٱلشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ

Artinya: Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”.

Berikutnya, ajarkan sikap ikhlas dalam berbuat. Sejak kecil, seorang anak seyogianya mulai di tanamkan sikap ikhlas. Orang tua memulai mendidik anak untuk berbuat kebajikan tanpa pamrih. Atau mengajarkan bahwa menolong orang yang membutuhkan, tak perlu meminta pamrih. Sebab Allah akan membalas amalan yang dilakukan dengan ikhlas.

Akan tetapi, jika perbuatan dibumbui dengan pamrih atau riya, niscaya tak akan mendapatkan apapun. Dalam Alquran disebutkan sebagai debu di atas batu yang dihembus angin. Tak tersisa apapun. 

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ ۚ وَذَٰلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ

“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.” (Q.S. Al Bayyinah: 5)

Kiat  berikutnya,  meyakinkan anak adanya balasan Allah. Buah hati ayah dan bunda penting juga diberikan pelajaran tentang balasan kebaikan dari Allah. Orang tua bisa memulai penjelasan bahwa jika anak ikhlas, maka akan dibalas dengan pelbagai kebajikan. Satu kebaikan yang ikhlas, maka balasannya 10 kebajikan yang lain. 

Meskipun kadang dalam kebaikan yang dilakukan, terdapat pujian dari manusia, itu tidak lantas besar kepala dan mabuk kepayang dengan pujian itu. Seyogianya tidak ada larangan dalam menerima pujian dari manusia, tetapi sebaiknya disyukuri juga dan dikembalikan pada Allah. 

جَزَاؤُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنَّاتُ عَدْنٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۖ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ ۚ ذَٰلِكَ لِمَنْ خَشِيَ رَبَّهُ

“Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah syurga ‘Adn yang mengalir di bawahnya sungai- sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepadanya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya.” (Q.S. AI Bayyinah: 8)

Demikianlah upaya yang bisa dilakukan agar anak dapat terhindar dari perbuatan  syirik menurut ajaran Islam. Semoga kita semua dijauhkan dan terhindar dari hal-hal yang bersifat mempersekutukan Allah.  

Rekomendasi

Hari Janda Internasional Rasulullah Hari Janda Internasional Rasulullah

Hari Janda Internasional; Perintah Rasulullah Menyayangi Para Janda

jangan bersedih putus asa jangan bersedih putus asa

Ajakan Islam untuk Jangan Terlalu Bersedih

Tiga Hal mengganti puasa Tiga Hal mengganti puasa

Pengertian dan Macam-macam Rukhsah dalam Islam

siapa itu mualaf disebut siapa itu mualaf disebut

Siapa Itu Mualaf dan Sampai Kapan Disebut Mualaf?

Helmida Yanti
Ditulis oleh

Mahasiswa Hukum Keluarga di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Saat ini penulis juga aktif di Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU).

Komentari

Komentari

Terbaru

Pemanfaatan E-Commerce beban ganda Pemanfaatan E-Commerce beban ganda

Pemanfaatan E-Commerce Sebagai Upaya Mengurangi Resiko Beban Ganda Perempuan Pekerja di Indonesia

Muslimah Talk

wabah pmk ibadah kurban wabah pmk ibadah kurban

Wabah PMK Jangan Bikin Kendor Ibadah Kurban, Namun Tetap Waspada

Kajian

janabah seksual lebih sekali janabah seksual lebih sekali

Mandi Janabah untuk Pasutri yang Berhubungan Seksual Lebih dari Sekali

Kajian

Cara Melaksanakan Badal Haji Cara Melaksanakan Badal Haji

Cara Melaksanakan Badal Haji

Kajian

Khaled Abou Hadis Misoginis Khaled Abou Hadis Misoginis

Interpretasi Khaled Abou El Fadl Terhadap Hadis Misoginis

Kajian

puasa sunnah dzulhijjah izin puasa sunnah dzulhijjah izin

Hukum Istri Puasa Sunnah Dzulhijjah, Perlukah Izin dari Suaminya?

Kajian

kewajiban anjuran haji larangan kewajiban anjuran haji larangan

Beberapa Kewajiban dan Anjuran Haji, Serta Larangan Yang Harus Dihindari

Kajian

kritik khaled ketimpangan gender kritik khaled ketimpangan gender

Pembelaan dan Kritik Khaled Abou El Fadl Terhadap Ketimpangan Gender di Era Kontemporer

Kajian

Trending

doa minum air zamzam doa minum air zamzam

Doa yang Bisa Dibaca Saat Minum Air Zamzam

Kajian

Hari Janda Internasional Rasulullah Hari Janda Internasional Rasulullah

Hari Janda Internasional; Perintah Rasulullah Menyayangi Para Janda

Kajian

Keutamaan Sikap Demokratis ala Nabi Ibrahim

Kajian

nasihat menerima kekurangan pasangan nasihat menerima kekurangan pasangan

Nasihat Nabi untuk Menerima Kekurangan Pasangan

Kajian

Membumikan Pancasila Generasi Milenial Membumikan Pancasila Generasi Milenial

Membumikan Pancasila Pada Generasi Milenial

Muslimah Talk

Hikmah Pelaksanaan Ibadah Haji Hikmah Pelaksanaan Ibadah Haji

Sejarah Kewajiban Melaksanakan Ibadah Haji

Kajian

Nomadland Jati Diri Perempuan Nomadland Jati Diri Perempuan

Film Nomadland: Jati Diri Perempuan di Balik Rasa Duka

Muslimah Talk

makna sa'i dan sunnah-sunnahnya makna sa'i dan sunnah-sunnahnya

Makna di Balik Sa’i dan Sunnah-sunnahnya

Kajian

Connect