Ikuti Kami

Subscribe

Kajian

Kenapa Tidak Ada Nabi Perempuan?

Rabiah al-Adawiyah
Rabiah al-Adawiyah

BincangMuslimah.Com – Terkait ada atau tidaknya nabi wanita, para ulama dan fukaha Ahlussunnah wal Jama’ah serta sebagian besar ahli hadis berpendapat bahwa tidak ada nabi perempuan berdasarkan beberapa alasan sebagai berikut.

Pertama. Ayat Alquran yang menunjukkan pembatasan kenabian hanya untuk kaum laki-laki, yaitu;

وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ إِلَّا رِجَالًا نُوحِي إِلَيْهِمْ ۚ فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

’’Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu, kecuali orang-orang lelaki yang Kami beri wahyu kepada mereka; Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui” (Q.S An-Nahl: 43)

Kedua. Risalah harus disampaikan pada semua orang karena dakwah nabi adalah hak setiap umat manusia. Miskin maupun kaya, tua maupun muda, laki-laki maupun perempuan. Oleh karena itu, seorang nabi harus menyampaikannya dengan jelas dan terang di hadapan orang banyak. Dan perempuan kadang kala susah melakukan hal-hal semacam ini sebab berbagai kendala yang dimilikinya.

Ketiga. Kaum perempuan memiliki masa haid atau istihadah dan beberapa kondisi yang membuatnya lemah seperti ketika hamil, wiladah, nifas dan hal-hal yang berkaitan dengan kewanitaan. Jika masa ini datang, ia tidak akan bisa melakukan puasa, salat dan menjadi imam. Belum lagi jika ia dalam masa kehamilan, maka pelaksanaan tugas-tugas kenabian akan menjadi lebih berat. Mustahil saat itu ia mengikuti peperangan dan mengatur strategi militer dengan menggendong anak di tangannya.

Keempat. Seorang nabi dan rasul berarti juga pemimpin bagi para umatnya, jika posisi ini ditempati perempuan maka beberapa orang akan menganggapnya rendah sebab perempuan dinilai lebih rendah daripada laki-laki.

Berbeda dengan pendapat di atas, beberapa ulama seperti Abul Hasan al-Asy’ari, al-Qurthuby, dan Ibnu Hazm berpendapat bahwa ada di antara kaum perempuan yang menjadi nabi dengan dalil-dalil sebagai berikut:

Pertama. Setiap yang didatangi malaikat berarti ia adalah seorang rasul atau nabi. Firman Allah swt:

قَالَتْ إِنِّي أَعُوذُ بِالرَّحْمَٰنِ مِنْكَ إِنْ كُنْتَ تَقِيًّا *** قَالَ إِنَّمَا أَنَا رَسُولُ رَبِّكِ لِأَهَبَ لَكِ غُلَامًا زَكِيًّا***

“Maryam berkata “Sesungguhnya aku berlindung dari padamu kepada Tuhan yang Maha pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa” 19. Ia (Jibril) berkata “Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci” (Q.S Maryam: 18-19)

Kedua. Firman Allah Swt. yang menyatakan pilihanNya pada Maryam:

وَإِذْ قَالَتِ الْمَلَائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَاكِ وَطَهَّرَكِ وَاصْطَفَاكِ عَلَىٰ نِسَاءِ الْعَالَمِينَ ***

“Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: “Hai Maryam, Sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu)” (Q.S Ali Imran: 42)

Menurut Abul Jauza dalam kitabnya Ara Khati’ah wa Riwayat Bathilah Fi Siyar al-Anbiya’ wa al-Mursalin, pendapat di atas dapat disanggah dengan jawaban sebagai berikut:

Pertama. Tidak setiap yang dipilih oleh Allah Swt. adalah nabi berdasarkan firmanNya:

إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَىٰ آدَمَ وَنُوحًا وَآلَ إِبْرَاهِيمَ وَآلَ عِمْرَانَ عَلَى الْعَالَمِينَ  ***

“Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga ‘Imran melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing)”. Ayat ini menunjukkan bahwa tidak semua yang Allah beri wahyu adalah Nabi karena seperti yang kita tahu, tidak semua keluarga Ibrahim dan Imran menjadi Nabi dan Rasul.

Kedua. Tidak setiap yang didatangi malaikat adalah seorang Nabi. Hal ini ditunjukkan oleh beberapa hadis diantaranya adalah hadis yang menerangkan bahwa malaikat pernah mendatangi tiga orang; seorang berkepala botak, seorang buta dan seorang yang berpenyakit belang.

Berdasarkan jawaban di atas, bisa disimpulkan bahwa pendapat yang sahih adalah bahwa seluruh nabi dan rasul hanya bisa diemban oleh kaum laki-laki. Semua itu menjadikan hampir tidak mungkin muncul nabi dari kalangan perempuan sebab kendala fisik dan fungsional yang dimiliki perempuan menjadikannya kurang maksimal dalam hal ibadah, dakwah dan menjalankan tugas-tugas kenabian lainnya karena ia juga berstatus sebagai ibu yang melahirkan, menyusui dan merawat anak-anak yang dikandungnya.

Sementara itu, nabi adalah sosok pemimpin yang harus diikuti dan petunjuk untuk setiap masalah yang dihadapi para umatnya. Untuk beberapa kasus yang secara khusus terkait dengan perempuan, para istri dan putri-putri beliau menjadi sumber petunjuk dan pengajaran dalam syariat Islam. Wallahu a’lam. 

Artikel ini pernah dimuat BincangSyariah.Com

Rekomendasi

Keilmuan Islam Bumi Andalusia Keilmuan Islam Bumi Andalusia

Perbedaan Nabi dan Rasul Menurut Imam Sa’duddin al-Taftazani

guyonan nabi guyonan nabi

Begini Cara Menangkal Paham Radikalisme yang Diajarkan Nabi

kisah yahudi maulid nabi kisah yahudi maulid nabi

Moment Saat Nabi Bercanda dengan Istri-istrinya

Nasihat Nabi untuk Suami yang Tergoda Wanita Lain Nasihat Nabi untuk Suami yang Tergoda Wanita Lain

Nasihat Nabi untuk Suami yang Tergoda Perempuan Lain

Avatar
Ditulis oleh

Penulis adalah alumni Pondok Pesantren Ilmu Hadis Darus-Sunnah Ciputat dan mahasiswa Pasca Sarjana UIN Jakarta Minat Kajian Tafsir dan Hadis Nabawi

Komentari

Komentari

Terbaru

Pemanfaatan E-Commerce beban ganda Pemanfaatan E-Commerce beban ganda

Pemanfaatan E-Commerce Sebagai Upaya Mengurangi Resiko Beban Ganda Perempuan Pekerja di Indonesia

Muslimah Talk

wabah pmk ibadah kurban wabah pmk ibadah kurban

Wabah PMK Jangan Bikin Kendor Ibadah Kurban, Namun Tetap Waspada

Kajian

janabah seksual lebih sekali janabah seksual lebih sekali

Mandi Janabah untuk Pasutri yang Berhubungan Seksual Lebih dari Sekali

Kajian

Cara Melaksanakan Badal Haji Cara Melaksanakan Badal Haji

Cara Melaksanakan Badal Haji

Kajian

Khaled Abou Hadis Misoginis Khaled Abou Hadis Misoginis

Interpretasi Khaled Abou El Fadl Terhadap Hadis Misoginis

Kajian

puasa sunnah dzulhijjah izin puasa sunnah dzulhijjah izin

Hukum Istri Puasa Sunnah Dzulhijjah, Perlukah Izin dari Suaminya?

Kajian

kewajiban anjuran haji larangan kewajiban anjuran haji larangan

Beberapa Kewajiban dan Anjuran Haji, Serta Larangan Yang Harus Dihindari

Kajian

kritik khaled ketimpangan gender kritik khaled ketimpangan gender

Pembelaan dan Kritik Khaled Abou El Fadl Terhadap Ketimpangan Gender di Era Kontemporer

Kajian

Trending

doa minum air zamzam doa minum air zamzam

Doa yang Bisa Dibaca Saat Minum Air Zamzam

Kajian

Hari Janda Internasional Rasulullah Hari Janda Internasional Rasulullah

Hari Janda Internasional; Perintah Rasulullah Menyayangi Para Janda

Kajian

Keutamaan Sikap Demokratis ala Nabi Ibrahim

Kajian

nasihat menerima kekurangan pasangan nasihat menerima kekurangan pasangan

Nasihat Nabi untuk Menerima Kekurangan Pasangan

Kajian

Hikmah Pelaksanaan Ibadah Haji Hikmah Pelaksanaan Ibadah Haji

Sejarah Kewajiban Melaksanakan Ibadah Haji

Kajian

Membumikan Pancasila Generasi Milenial Membumikan Pancasila Generasi Milenial

Membumikan Pancasila Pada Generasi Milenial

Muslimah Talk

Nomadland Jati Diri Perempuan Nomadland Jati Diri Perempuan

Film Nomadland: Jati Diri Perempuan di Balik Rasa Duka

Muslimah Talk

makna sa'i dan sunnah-sunnahnya makna sa'i dan sunnah-sunnahnya

Makna di Balik Sa’i dan Sunnah-sunnahnya

Kajian

Connect