Ikuti Kami

Subscribe

Kajian

Hewan Kurban Rekomendasi Rasulullah

Hukum Menyaksikan Penyembelihan kurban
Latin name: Ovis aries. Breed is unknown. Sheep are the most widely distributed domestic animal around the world. There are more than 200 breeds and they are raised for their wool, meat and milk.

BincangMuslimah.Com – Dalam menunaikan ibadah kurban, alangkah baiknya memang memilih hewan pilihan dan terbaik. Diambil dari peternakan hewan yang bersih, subur, dan sehat. Meski ada beberapa hewan yang bisa dijadikan hewan kurban, seperti kambing, domba, sapi, dan onta, ternyata ada hewan kurban rekomendasi Rasulullah dan sering beliau jadikan sebagai hewan kurban. Keterangan ini merujuk langsung pada hadis-hadis Nabi Muhammad.

Hewan tersebut adalah domba jantan yang subur, gemuk, dan bertanduk, kulitnya putih kehitaman. Hewan ini menjadi hewan paling favorit atau paling disunnahkan untuk dikurbankan menurut mayoritas ulama. Bahkan dalam mazhab Hanafi, domba yang direkomendasikan adalah doma jantan yang dikebiri untuk penggemukkan.

Sebab kesunnahan ini karena melihat Nabi Muhammad berkurban dengan domba. Bukan berarti hewan lain tidak utama. Hanya saja, domba yang sering dipilih Nabi sebagai hewan kurban memiliki alasan. Terutama soal kepadatan daging dan cita rasanya.

Ada beberapa hadis yang menyatakan bahwa Rasulullah berkurban dengan domba jantan yang gemuk, dan putih cenderung kehitaman. Di antaranya adalah hadis dari sahabat Anas bin Malik,

 ضَحَّى النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم بِكَبْشَيْنِ أَمْلَحَيْنِ أَقْرَنَيْنِ ذَبَحَهُمَا بِيَدِهِ وَسَمَّى وَكَبَّرَ وَوَضَعَ رِجْلَهُ عَلَى صِفَاحِهِمَا

Artinya: “Nabi shallallahu’alaihi wa sallam berkurban dengan dua ekor domba jantan putih kehitaman lagi bertanduk, beliau menyembelih keduanya dengan tangannya, beliau mengucapkan bismillah serta bertakbir, dan beliau meletakkan kakinya di antara leher dan badan kedua hewan tersebut.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Tidak hanya hadis dari sahabat Anas, ada juga hadis yang dari istrinya, Aisyah R.a,

أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى الله عَليْهِ وسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَرَادَ أَنْ يُضَحِّيَ ، اشْتَرَى كَبْشَيْنِ عَظِيمَيْنِ ، سَمِينَيْنِ ، أَقْرَنَيْنِ ، أَمْلَحَيْنِ مَوْجُوءَيْنِ ، فَذَبَحَ أَحَدَهُمَا عَنْ أُمَّتِهِ ، لِمَنْ شَهِدَ لِلَّهِ ، بِالتَّوْحِيدِ ، وَشَهِدَ لَهُ بِالْبَلاَغِ ، وَذَبَحَ الآخَرَ عَنْ مُحَمَّدٍ ، وَعَنْ آلِ مُحَمَّدٍ صَلَّى الله عَليْهِ وسَلَّمَ

Artinya: “Bahwa Rasuullah shallallahu’alaihi wa sallam apabila hendak berkurban maka beliau membeli dua ekor domba jantan besar, gemuk, bertanduk, putih kehitaman, yang dikebiri, lalu beliau menyembelih salah satunya untuk umatnya yang bersyahadat tauhid bagi Allah dan bersyahadat terhadap kerasulan beliau, dan salah satunya lagi beliau sembelih untuk Muhammad dan keluarga Muhammad shallallahu’alaihi wa sallam.” (HR. Ibnu Majah, Shahih Ibni Majah: 2531)

Selain itu, sebuah hadis dari sahabat Sa’id al-Khudry yang secara rinci menjelaskan rekomendasi hewan kurban sesuai yang diajarkan oleh Rasulullah Saw,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُضَحِّى بِكَبْشٍ أَقْرَنَ فَحِيلٍ يَنْظُرُ فِى سَوَادٍ وَيَأْكُلُ فِى سَوَادٍ وَيَمْشِى فِى سَوَادٍ

Artinya: “Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam berkurban dengan kambing bertanduk, jantan terbaik, sekitar matanya hitam, mulutnya hitam dan kaki-kakinya hitam.” (HR. Abu Daud dan At-Tirmidzi, Shahih Abi Daud: 2492)

Kesimpulannya, hewan yang disunnahkan untuk dijadikan hewan kurban adalah domba jantan yang gemuk, kulitnya cenderung hitam, mulutnya hitam, bertanduk hitam, dan kakinya juga hitam. Hampir seluruh tubuhnya hitam, bahkan lebih baik yang dikebiri untuk kemudian dipelihara sampai gemuk.

Demikian hewan yang menjadi favorit dan rekomendasi dari Nabi. Bukan berarti hewan lain tidak unggul dan utama. Tetap diperbolehkan memilih kambing, onta, atau sapi sesuai kemampuan dan ketersediaan hewan.

 

Rekomendasi

berkurban hewan yang pincang berkurban hewan yang pincang

Bolehkah Berkurban dengan Hewan yang Pincang?

alasan penamaan hari tasyriq alasan penamaan hari tasyriq

Alasan di Balik Penamaan Hari Tasyriq

Hukum Menyaksikan Penyembelihan kurban Hukum Menyaksikan Penyembelihan kurban

Hukum Menyaksikan Penyembelihan Hewan Kurban

dzikir 1000 kebaikan sehari dzikir 1000 kebaikan sehari

Perbanyak Baca Doa Ini di Hari Tasyrik

Zahrotun Nafisah
Ditulis oleh

Sarjana Studi Islam dan Redaktur Bincang Muslimah

Komentari

Komentari

Terbaru

cairan kuning setelah haid cairan kuning setelah haid

Menyikapi Cairan Kuning yang Keluar Setelah Haid

Kajian

Perbedaan Kata Membasuh mengusap Perbedaan Kata Membasuh mengusap

Perbedaan Kata Membasuh dan Mengusap pada Rukun Wudhu

Kajian

piagam madinah falsafah hidup piagam madinah falsafah hidup

Piagam Madinah, Falsafah Hidup Berbangsa dan Bernegara

Khazanah

Melaksanakan Pernikahan Bulan Shafar Melaksanakan Pernikahan Bulan Shafar

Melaksanakan Pernikahan di Bulan Shafar, Benarkah Tidak Boleh?

Kajian

aksi dokter sperma makanan aksi dokter sperma makanan

Aksi Dokter Campur Sperma ke Makanan; Kejahatan Seksual Terhadap Perempuan

Muslimah Talk

murtad wajib mengqadha shalat murtad wajib mengqadha shalat

Murtad Lalu Beriman Lagi, Wajib Mengqadha Shalat?

Kajian

koma wajibkah menqadha shalatnya koma wajibkah menqadha shalatnya

Pasien Covid-19 Koma, Wajibkah Ia Mengqadha Shalat Setelah Sembuh?

Kajian

hadis perempuan penduduk neraka hadis perempuan penduduk neraka

Bincang Hadis, Perempuan Penduduk Neraka Terbanyak

Kajian

Trending

makna sekufu dalam pernikahan makna sekufu dalam pernikahan

Memilih Pasangan; Ikhtiar Menuju Pernikahan

Keluarga

anak menolong orang tuanya anak menolong orang tuanya

Bisakah Seorang Anak Menolong Orang Tuanya di Akhirat?

Keluarga

Pakaian di Masa Rasulullah Pakaian di Masa Rasulullah

Pakaian di Masa Rasulullah (2)

Kajian

Perundungan perempuan pengalaman biologis Perundungan perempuan pengalaman biologis

Perundungan Terhadap Perempuan karena Pengalaman Biologis

Muslimah Talk

mahram mertua cerai pasangan mahram mertua cerai pasangan

Status Mahram Mertua Pasca Cerai dari Pasangan

Keluarga

Bagaimana Islam Memandang Konsep Childfree?

Kajian

Menentukan Kriteria Sekufu pernikahan Menentukan Kriteria Sekufu pernikahan

Bagaimana Seharusnya Menentukan Kriteria Sekufu dalam Pernikahan?

Kajian

janda stigma negatif melekat janda stigma negatif melekat

Janda dan Stigma Negatif yang Melekat

Muslimah Talk

Connect