Ikuti Kami

Subscribe

Muslimah Talk

Pernyataan Viral Pekerja Seks yang Mengutip Buku Eka, Benarkah Maskawin untuk Menebus Kemaluan Perempuan?

Pernyataan Viral Pekerja Seks buku eka
gettyimages.com

BincangMuslimah.Com – Baru-baru ini jagad Twitter ramai membincangkan pernyataan salah satu pekerja seks yang mengutip salah satu buku karya Eka Kurniawan. Ucapan yang muncul atas pertanyaan dari host di sebuah talkshow. Potongan videonya disebarkan oleh sebuah akun dan ramai dikomentari oleh nitizen. Berikut jawabannya saat ditanya,

“Apa sih yang membuat Ayu masih bertahan di profesi Ayu yang sekarang?” tanya pembawa acara. Lalu Ayu, nama perempuan yang berprofesi sebagai pekerja seks tersebut menjawab,

“Sejauh ini sih karena… ini menurut gue ya, ini mengutip dari buku yang gue suka, ada salah satu buku, ‘Semua perempuan itu pelacur. Istri baik-baik pun menjual kemaluannya demi mas kawin ataupun uang belanja dan cinta, jika itu ada. Dan lagi, pelacur itu penjaja seks komersial, sementara istri itu menjajakan kemaluannya secara sukarela. Dan gue nggak suka (bercinta) kalau nggak dibayar.”

Jawabannya ternyata menuai polemik, baik dari kalangan pembaca buku Eka maupun tidak. Terlepas dari bagaimana maksud sang pengarang, hal yang akan dibahas di sini adalah keyakinan Ayu yang menyatakan bahwa perempuan adalah pelacur, bahkan istri dianggap menjual kemaluannya dengan maskawin. Keyakinan Ayu yang kemudian menjadikan kutipan novel itu sebagai legitimasi itulah yang mesti dipahami dengan baik.

Dalam Islam, apakah benar maskawin diberikan kepada perempuan untuk menebus kemaluan perempuan?

Perihal maskawin, Allah mensyariatkan dalam ayat 4 surat an-Nisa, seorang laki-laki wajib memberikan maskawin kepada perempuan yang hendak dinikahi dengan sukarela,

وَاٰتُوا النِّسَاۤءَ صَدُقٰتِهِنَّ نِحْلَةً ۗ فَاِنْ طِبْنَ لَكُمْ عَنْ شَيْءٍ مِّنْهُ نَفْسًا فَكُلُوْهُ هَنِيْۤـًٔا مَّرِيْۤـًٔا

Artinya: Dan berikanlah maskawin (mahar) kepada perempuan (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang penuh kerelaan. Kemudian, jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari (maskawin) itu dengan senang hati, maka terimalah dan nikmatilah pemberian itu dengan senang hati.

Dalam tafsir al-Manar, Muhammad Abduh yang dikenal sebagai mujaddid (pembaharu) menafsirkan ayat ini. Ia menyebutkan bahwa mahar yang di dalam ayat itu disebut dengan nihlah adalah sebuah pemberian yang penuh sukarela kepada perempuan. (Selengkapnya: Tafsir QS An-Nisa Ayat 4 ; Mahar Bukan Transaksi Jual Beli)

Adapun hadis yang menerangkan tentang konsekuensi akad pernikahan ada pada hadis yang disabdakan oleh Rasul pada haji Wada’ yang diriwayatkan oleh Jabir bin Abdullah,

 اتَّقوا اللهَ في النساءِ؛ فإنَّكم أخذتُموهنَّ بأمانةِ الله، واستحلَلْتُم فروجَهنَّ بكلمةِ الله، وإنَّ لكم عليهنَّ ألَّا يُوطِئْنَ فُرُشَكم أحًدا تكرهونَه، فإنْ فعَلْنَ ذلك فاضرِبوهنَّ ضربًا غيرَ مُبَرِّحٍ، ولهنَّ عليكم رِزقُهنَّ وكِسوتُهنَّ بالمعروفِ

Artinya: “Bertaqwalah kepada Allah dalam masalah wanita, karena kalian mengambil mereka dengan amanat Allah dan menghalalkan kemaluan mereka dengan kalimat Allah. Hak kalian atas mereka yaitu, mereka tidak boleh memasukkan seorang pun ke dalam tempat tidur kalian; orang yang kalian benci. Jika mereka melakukannya maka pukullah mereka dengan pukulan yang tidak berbekas. Hak mereka atas kalian adalah agar kalian memberi rezeki dan pakaian kepada mereka dengan cara yang baik”. 

Dalam tafsir at-Thabari, hadis ini dikutip untuk menjelaskan surat an-Nisa ayat 19 tentang kewajiban suami melindungi istri. Juga kewajiban suami untuk memenuhi hak-hak istri dengan cara yang baik. Di antaranya memenuhi hak nafkah seperti sandang, pangan, dan papan. Yang dimaksud dengan amanat Allah adalah akad ijab kabul dalam pernikahan. Akad yang dilakukan oleh mempelai pria dengan wali adalah akad yang membawa kalimat Allah dan memiliki tanggung jawab besar.  Bukan sekedar pada urusan bergaul di ranjang, tapi juga urusan-urusan lainnya.

Maka tidaklah dibenarkan pertanyaan perempuan tersebut yang mengatakan kalau mahar hanya sebatas bayaran laki-laki kepada perempuan untuk mau disetubuhi. Mahar bukanlah tranksaksi jual beli dalam pernikahan dan dianggap rendah. Jika ia memahami hak atas tubuhnya, tentu ia takkan melakukan tindakan prostitusi karena ia mengerti bahwa hak tubuh yang ia miliki itu justru berimbas pada sikapnya untuk menjaga diri dan tidak sembarangan melakukan hubungan seksual.

 

Rekomendasi

fans k-pop larangan fanatik fans k-pop larangan fanatik

Ramai Kegaduhan Fans K-POP di Space Twitter, Ini Larangan Fanatik dalam Islam

mengidolakan ustaz ganteng halu mengidolakan ustaz ganteng halu

Mengidolakan Ustaz Ganteng Sampai “Halu”

allah sudah tutup aibmu allah sudah tutup aibmu

Allah Sudah Tutup Aibmu, Jangan Lagi Kau Umbar

Zahrotun Nafisah
Ditulis oleh

Sarjana Studi Islam dan Redaktur Bincang Muslimah

Komentari

Komentari

Terbaru

fans k-pop larangan fanatik fans k-pop larangan fanatik

Ramai Kegaduhan Fans K-POP di Space Twitter, Ini Larangan Fanatik dalam Islam

Kajian

UU PRT Harus Disahkan UU PRT Harus Disahkan

Alasan Kenapa UU PRT Harus Segera Disahkan

Muslimah Talk

Film KKN Desa Penari Film KKN Desa Penari

Film KKN Desa Penari; Begini Penjelasan Buya Syakur tentang Ruh Orang yang Meninggal Karena Santet atau Sihir

Kajian

Ayah Alami Postpartum Blues Ayah Alami Postpartum Blues

Tidak Hanya Ibu Hamil, Ayah Juga Bisa Mengalami Postpartum Blues

Muslimah Talk

Kehidupan Manusia Setelah Kematian Kehidupan Manusia Setelah Kematian

Dalil Kehidupan Manusia Setelah Kematian

Kajian

penembakan wartawan palestina shireen penembakan wartawan palestina shireen

Mengutuk Aksi Penembakan Terhadap Wartawan Palestina, Shireen Abu Akleh

Muslimah Talk

Doa Saat Naik Kendaraan Doa Saat Naik Kendaraan

Doa Saat Naik Kendaraan

Ibadah

keguguran pengalaman perempuan dibicarakan keguguran pengalaman perempuan dibicarakan

Keguguran, Pengalaman Perempuan yang Jarang Dibicarakan

Muslimah Talk

Trending

Shalat Jamak syarat dilakukan Shalat Jamak syarat dilakukan

Shalat Jamak dan Syarat-syarat yang Harus Dilakukan

Ibadah

kepemilikan aset kripto dizakati kepemilikan aset kripto dizakati

Apakah Kepemilikan Aset Kripto Harus Dizakati?

Kajian

Nyai Hannah lirboyo hafizah Nyai Hannah lirboyo hafizah

Mengenal Nyai Hannah Lirboyo; Sosok Ulama Perempuan dan Role Model Hafizah Masa Kini

Khazanah

memberi zakat meninggalkan shalat memberi zakat meninggalkan shalat

Hukum Memberi Zakat Pada Orang yang Meninggalkan Shalat, Bolehkah?

Kajian

mengajarkan kesabaran anak berpuasa mengajarkan kesabaran anak berpuasa

Tips Mengajarkan Kesabaran pada Anak saat Belajar Berpuasa

Keluarga

UU TPKS Telah Disahkan UU TPKS Telah Disahkan

UU TPKS Telah Disahkan, Masih Ada Tugas Lain yang Menanti

Muslimah Talk

laki-laki jadi korban kdrt laki-laki jadi korban kdrt

Tidak Hanya Pada Perempuan, Laki-Laki Pun Bisa Jadi Korban KDRT

Kajian

anggota keluarga menggantikan puasa anggota keluarga menggantikan puasa

Apakah Anggota Keluarga Bisa Menggantikan Puasa Kerabat yang Sudah Wafat?

Kajian

Connect