Ikuti Kami

Subscribe

Kajian

Benarkah Darah Nifas yang Keluar Lebih dari 60 Hari Disebut Istihadhah?

BincangMuslimah.Com – Secara literal, nifas adalah bahasa Arab bentuk masdar (verbal noun) berasal dari fiil madhi (past tense) nafisa yang berarti melahirkan. Kata nifas lalu dipakai untuk makna darah yang keluar karena melahirkan. Dalam gramatika bahasa Arab ini disebut dengan

تسمية للمسبَّب باسم السبب

Menyebut akibat – yakni keluar darah – dengan nama penyebab – yakni kelahiran.

Atau pemakaian istilah ini karena darah nifas itu terjadi setelah keluarnya raga manusia (nafsul al-basyariyah). Adapun definisi darah nifas yang disepakati oleh para ulama adalah darah yang keluar dari kemaluan wanita setelah bersalin. Keterangan dalam Umdatul Fikh Ibn Qudamah menyebutkan:

وهو الدم الخارج بسبب الولادة وحكمها حكم الحيض

“Nifas adalah darah yang keluar karena melahirkan dan hukumnya sama dengan hukum haid.”

Adapaun batas maksimal keluarnya darah nifas di kalangan ulama Syafi’iyah adalah enam puluh hari. Sebagaimana dituliskan dalam Fathul Qarib:

‏( ﻭَﺃَﻛْﺜَﺮُﻩُ ﺳِﺘُّﻮْﻥَ ﻳَﻮْﻣًﺎ ﻭَﻏَﺎﻟِﺒُﻪُ ﺃّﺭْﺑَﻌُﻮْﻥَ ﻳَﻮْﻣًﺎ ‏) ﻭَﺍﻟْﻤُﻌْﺘَﻤَﺪُ ﻓِﻲْ ﺫَﻟِﻚَ ﺍﻟْﺎِﺳْﺘِﻘْﺮَﺍﺀِ ﺃَﻳْﻀًﺎ .

Maksimal masa nifas adalah enam puluh hari. Dan yang lumrah adalah empat puluh hari. Yang dibuat pegangan dalam semua itu juga penelitian

Ketentuan dalam madzhab Syafi’i menyatakan bahwa enam puluh hari adalaha batasan maksimal dalam nifas, lantas bagaimanakah hukumnya jika darah nifas tersebut melewati batas maksmimal?

Jika madzhab Syafi’I membatasi darah nifas hingga 60 hari, itu artinya jika darah masih terus keluar melewati batas 60 hari maka disebut dengan darah istihadhah. Pandangan ini sebanding lurus dengan masalah haid, darah yang melewati masa 15 hari disebut dengan darah istihadhah. Sebab batas maksimal haid adalah 15 hari. Maka demikian pula dalam masalah nifas. Jika sudah melewati durasi maksimal nifas, yakni 60 hari, maka darah itu disebut istihadlah. Begitulah keterangan yang didapat dari kitab al Mausu’ah al Fiqhiyyah al Kuwaitiyyah.

Hal tersebut senada dengan pendapat ulama Malikiyah yang dijelaskan dalam kitab Bada’I as Shana’i milik al Kasani, beliau  memandang bahwa maksimal darah nifas adalah 60 hari. Sedangkan jika masih keluar setelah itu, maka disebut darah istihadlah. Bahkan, walaupun si wanita terbiasa keluar darah lebih dari 60 hari.

Namun dalam al Majmu Syarh al Muhadzdzab milik Imam Nawawi disebutkan bahwa  yang dinamakan darah nifas adalah darah yang keluar saat atau sesudah melahirkan hingga mencapai 60 hari. Sedangkan jika keluar setelah itu dinamakan darah haid. Sebab darah nifas dan darah haid adalah dua darah yang berbeda, maka bisa saja keduanya bersambung satu sama lain tanpa jeda.

Dengan demikian, darah yang keluar lebih dari enam puluh hari adalah disebut dengan darah istihadhah. Sedangkan pendapat yang menyebutnya sebagai darah haid itu berdasarkan penjelasan dari Imam Nawawi dalam kitabnya.

Wallahu’alam.

Rekomendasi

Bolehkah Perempuan Istihadhah Shalat Sunah dengan Wudhu Shalat Fardhu?

Mandi junub dan haid Mandi junub dan haid

Empat Hal yang Mesti Diperhatikan Ketika Mandi Wajib

Pendarahan Sebelum Melahirkan, Apakah Termasuk Nifas?

Apakah Darah yang Keluar Setelah Kuret Termasuk Nifas?

Silmi Adawiya
Ditulis oleh

Penulis adalah kandidat magister pengkajian Islam dalam bidang pendidikan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan aktif di Komunitas Jaringan Gusdurian Depok.

1 Komentar

1 Comment

    Komentari

    Terbaru

    perempuan dan tuhannya perempuan dan tuhannya

    Karimah al-Marwariyah, Ulama Perempuan yang Enggan Menikah

    Kajian

    Sholihah Wahid Hasyim: Tokoh Perempuan yang Aktif di Bidang Politik  

    Kajian

    Tafsir QS. Yūnus [10] Ayat 99: Ajaran Al-Qur’an tentang Toleransi

    Kajian

    Hukum Iktikaf di Masjid Bagi Perempuan Hukum Iktikaf di Masjid Bagi Perempuan

    Tujuh Pembagian Waktu Shalat saat Isya, Mana yang Paling Utama?

    Ibadah

    Mengenali Kekerasan dalam Rumah Tangga dan Bagaimana Solusinya?

    Kajian

    perempuan khitan perempuan khitan

    Melacak  Hadits Tentang Sunat Perempuan  

    Kajian

    Kisah Tukang Gali Kubur Menjadi Ulama Kisah Tukang Gali Kubur Menjadi Ulama

    Kisah Tukang Gali Kubur Menjadi Ulama

    Khazanah

    Kisah Tiga Peneliti Tentang Sufi Perempuan  

    Diari

    Trending

    Anak perhiasan dunia Anak perhiasan dunia

    Parenting Islami: Mendidik Generasi Tauhid di Era Modern

    Keluarga

    Hukum Menginjak Makam Orang Muslim

    Ibadah

    Perbedaan Najis Ainiyah dan Najis Hukmiyah serta Cara Mensucikannya

    Ibadah

    krisis quarter life krisis quarter life

    Perempuan Rentan Krisis Quarter Life: Kenali dan Hadapi

    Diari

    resolusi jihad resolusi jihad

    Refleksi Hari Santri: Menghidupkan Semangat Resolusi Jihad di Masa Kini

    Muslimah Daily

    Pengertian Keluarga Sakinah dan Makna Perkawinan dalam Islam

    Keluarga

    Mengenal Tradisi Mulidan di Masyarakat Lombok

    Kajian

    17 Macam Mandi yang Disunnahkan dalam Islam

    Ibadah

    Connect