Ikuti Kami

Subscribe

Ibadah

Bolehkah Menggabungkan Niat Mandi Junub dan Haid Bersamaan?

Mandi junub dan haid

BincangMuslimah.Com – Di antara hadas besar yang mewajibkan untuk mandi besar adalah junub dan haid. Junub adalah kondisi seseorang yang berhubungan badan ditandai dengan keluarnya mani. Sedangkan haid adalah keadaan perempuan mengeluarkan darah bukan karena melahirkan atau sakit. Jika kedua keadaan ini secara bersamaan didapati seorang perempuan, misal darah haid keluar setelah perempuan berhubungan badan dan ia belum sempat mandi junub, bolehkah perempuan tersebut berniat mandi junub dan haid secara bersamaan?

Perempuan yang junub dalam kondisi haid, pada hakikatnya diperbolehkan untuk mandi besar dengan tujuan menghilangkan status junubnya. Meskipun ia sedang dalam keadaan haid, para ulama berpendapat bahwa mandi janabahnya sah dan menghilangkan hukum janabah tersebut.

Namun demikian, mandi janabahnya ini tidak membuat perempuan tersebut terbebas dari hukum haid karena masih berjalannya proses keluar darah (haid) tersebut.

Hal ini sebagaimana pendapat Ibnu Qudamah disebabkan bahwa hadas besar berupa haid yang masih ada tidak bisa dihilangkan dengan hadas junub keluarnya mani meskipun sudah mandi besar sebagaimana redaksi berikut ini;

قال ابن قدامة: (فإن اغتسلت للجنابة في زمن حيضها صح غسلها، وزال حكم الجنابة، وحكم الحيض لا يزول حتى ينقطع الدم، لأن أحد الحدثين لا يمنع ارتفاع الآخر).

Imam Ibn Qudamah berpendapat dalam kitab Al-Mughni; apabila seorang perempuan mandi jinabah pada masa haidnya, maka mandinya sah dan hilanglah hukum jinabah. Sedangkan hukum haidnya tidak hilang sampai darahnya terputus karena salah satu hadas yang ada pada perempuan tersebut tidak dapat menghalangi yang lain.”

Lalu bagaimana jika mandi janabahnya ditangguhkan untuk dilaksanakan sekaligus setelah darah haidnya berhenti?

Syaikh Syamsuddin Muhammad bin Muhammad al-Khathib al-Syarbini dalam kitab Al-Iqna’ Syarh Abi Syuja berpendapat bahwa seseorang yang berniat mandi junub dan mandi haid secara bersamaan dengan berniat salah satunya, maka hukum mandinya sah dan menghilangkan kedua status tersebut. Berikut redaksi penjelasannya:

” ولو اجتمع على المرأة غسل حيض وجنابة كفت نية أحدهما قطعا” انتهى.

Jikalau seorang perempuan menggabungkan mandi haid dengan jinabah, maka cukup niat dengan salah satunya.” (Al-Iqna’ Syarh Abi Syuja’)

Hal ini disebabkan darah haid yang ada pada perempuan tersebut telah berhenti sehingga jikalau ia berniat mandi besar untuk jinabah –yang mana masuk dalam kategori hadas besar- maka hadas besar yang lain (dalam hal ini haid) telah tertutup dengan niat tersebut, begitu juga sebaliknya.

Wallahu A’lam

Rekomendasi

Perempuan Shalat di Rumah Perempuan Shalat di Rumah

Bolehkah Perempuan Yang Sedang Haid Mengikuti Majlis Taklim Di Masjid?

Darah Haid Keluar Saat Darah Haid Keluar Saat

Darah Haid Keluar Saat Masuk Waktu Shalat, Apakah Harus Mengqadha Shalat?

perempuan haid sakaratul maut perempuan haid sakaratul maut

Perempuan Haid Menunggu Orang yang Sedang Sakaratul Maut, Apakah Boleh?

Thawaf Ifadhah bagi Perempuan yang Haid

Qurrota A'yuni
Ditulis oleh

Penulis adalah konten writer program Cariustadz.id Pusat Studi Al-Quran, dan kandidat magister pengkajian Islam dalam bidang dakwah dan komunikasi UIN Jakarta. Beliau merupakan alumni Pondok Pesantren Ilmu Hadis Darus-Sunnah Ciputat.

1 Komentar

1 Comment

    Komentari

    Terbaru

    Perempuan Shalat di Rumah Perempuan Shalat di Rumah

    Bolehkah Perempuan Yang Sedang Haid Mengikuti Majlis Taklim Di Masjid?

    Ibadah

    Gadrida Rosdiana Gadrida Rosdiana

    Gadrida Rosdiana, Jurnalis Senior NTT: Pentingnya Perspektif Gender dalam Narasi Perdamaian

    Muslimah Talk

    Suci Haid Atau Nifas Suci Haid Atau Nifas

    Suci Haid Atau Nifas Pada Siang Ramadhan, Apakah Wajib Puasa?

    Kajian

    Belajar Islamic Parenting Bareng Islamedu, Buruan Daftar!

    Keluarga

    Bagi Musafir Sebaiknya Puasa Bagi Musafir Sebaiknya Puasa

    Bagi Musafir, Sebaiknya Puasa Saja Atau Tidak?

    Kajian

    Ketentuan Puasa Ramadhan Bagi Ketentuan Puasa Ramadhan Bagi

    Ketentuan Puasa Ramadhan Bagi Musafir

    Kajian

    Kenapa Masih Ada Maksiat Di Bulan Ramadhan Padahal Setan Dibelenggu?

    Kajian

    Hukum Puasa Bagi Lansia Hukum Puasa Bagi Lansia

    Hukum Puasa Bagi Lansia

    Kajian

    Trending

    amalan nisfu sya'ban amalan nisfu sya'ban

    Lakukan Tiga Amalan Ini di Malam Nisfu Sya’ban

    Ibadah

    nikah institute nikah institute

    Menikah dengan Kesiapan Ala Nikah Institute

    Muslimah Daily

    perempuan harus mandiri perempuan harus mandiri

    Sebuah Opini: Mengapa Perempuan Harus Mandiri dan Kuat Menjalani Hidup?

    Diari

    Ghosting dalam Hubungan Ghosting dalam Hubungan

    Ghosting dalam Hubungan, Kenapa Lebih Menyakitkan daripada Putus?

    Muslimah Daily

    Pray the Devil Back Pray the Devil Back

    Pray the Devil Back to Hell, Cerita Powerfull Perempuan Mengusung Perdamaian

    Khazanah

    taubatnya seorang putri pembesar taubatnya seorang putri pembesar

    Taubatnya Seorang Putri Pembesar Kabilah Arab

    Kajian

    Telah Berpulang Nawal el-Sa'dawy Telah Berpulang Nawal el-Sa'dawy

    Telah Berpulang Nawal el-Sa’dawy, Pejuang Perempuan dan Keadilan di Mesir

    Khazanah

    keluarga harmonis, keluarga sakinah keluarga harmonis, keluarga sakinah

    Desain Keluarga Sakinah Menurut KH. Said Aqil Siroj

    Keluarga

    Connect