Ikuti Kami

Subscribe

Ibadah

Batasan Wajah dalam Shalat Perempuan : Apakah Jika Dagu Terbuka Shalat Batal?

Pretty asian muslim woman wearing raising hand and praying

BincangMuslimah.Com – Dalam shalat, aurat perempuan adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.  Nah, bagaimana sih batasan wajah dalam shalat perempuan? apakah dagu termasuk di dalamnya?

Sementara dalam Fiqih, para ulama membahas batasan wajah dalam permasalahan wudhu. Ulama menjelaskan bahwa wajah adalah bagian yang harus dibasuh dengan sempurna sehingga ulama memerinci batasan wajah tersebut. Dan dalam shalat disyariat bagi perempuan untuk membukanya. Imam Syairazi dalam kitab al-Muhazzab menjelaskan

ثم يغسل وجهه وذلك فرض لقوله تعالى: فاغْسِلُواْ وُجُوهَكُمْ. والوجه ما بين منابت شعر الرأس إلى الذقن ومنتهى اللحيين طولاً، ومن الأذن إلى الأذن عرضاً.

Kemudian membasuh wajah dan itu wajib sebagaimana sabda Allah Ta’ala, “maka basuhlah wajah kalian”. dan wajah adalah apa yang ada di antara tempat tumbuhnya rambut kepala sampai ke dagu dan ujung kedua jenggut, itu panjangnya, dan dari kuping ke kuping adalah lebarnya.

Imam Nawawi dalam kitab al-Majmu’ menjelaskan demikianlah batasan wajah yang disebutkan para ulama dan itu sudah benar menurut  dalam pandangan syafi’iyah seperti Imam Syafi’i menyinggungnya dalam al-Umm.

Jadi wajah adalah apa yang ada di antara tempat tumbuhnya rambut dan ujung dagu serta apa yang ada di antara satu telinga ke telinga lainnya. Perempuan boleh shalat dengan membuka wajah pada batasan tersebut.

Namun ulama berbeda pendapat tentang apakah ujung dagu juga termasuk aurat apa tidak. hal ini sebab perbedaan pendapat apakah batasan wajah bawah adalah panggal dagu atau ujung dagu. Sedangkan pangkal dagu tidak dapat tertutup sempurna kecuali jika menutup ujung dagu. Karena itu menurut ulamam syafi’iyah ujung dagu wajib ditutupi dengan argumen kaidah fikih berikut

ما لا يتم الواجب الا به فهو واجب

“Perkara yang menyebabkan ketidaksempurnaan kewajiban kecuali denganya, maka ia hukumnya wajib.”

Namun tidak demikian menurut ulama Hanafiyah dan Malikiyah yang mengatakan ujung dagu yang terbuka tidak membatalkan shalat sebab itu adalah bagian wajah yang diharuskan terbuka selama shalat. Sehingga menurut mereka ujung dagu tidak perlu ditutupi.

Namun jika memegang pendapat ulama syafi’iyah demi kehati-hatian ada baiknya jika menutup bagian ujung dagu demi kesempurnaan shalat. Wallahu’alam.

Rekomendasi

Neneng Maghfiro
Ditulis oleh

Sarjana Studi Islam dan Peneliti el-Bukhari Institute

Komentari

Komentari

Terbaru

Perbedaan Kata Membasuh mengusap Perbedaan Kata Membasuh mengusap

Perbedaan Kata Membasuh dan Mengusap pada Rukun Wudhu

Kajian

piagam madinah falsafah hidup piagam madinah falsafah hidup

Piagam Madinah, Falsafah Hidup Berbangsa dan Bernegara

Khazanah

Melaksanakan Pernikahan Bulan Shafar Melaksanakan Pernikahan Bulan Shafar

Melaksanakan Pernikahan di Bulan Shafar, Benarkah Tidak Boleh?

Kajian

aksi dokter sperma makanan aksi dokter sperma makanan

Aksi Dokter Campur Sperma ke Makanan; Kejahatan Seksual Terhadap Perempuan

Muslimah Talk

murtad wajib mengqadha shalat murtad wajib mengqadha shalat

Murtad Lalu Beriman Lagi, Wajib Mengqadha Shalat?

Kajian

koma wajibkah menqadha shalatnya koma wajibkah menqadha shalatnya

Pasien Covid-19 Koma, Wajibkah Ia Mengqadha Shalat Setelah Sembuh?

Kajian

hadis perempuan penduduk neraka hadis perempuan penduduk neraka

Bincang Hadis, Perempuan Penduduk Neraka Terbanyak

Kajian

dzikir 1000 kebaikan sehari dzikir 1000 kebaikan sehari

Ini Bacaan Dzikir Untuk Memperoleh 1000 Kebaikan Dalam Sehari

Ibadah

Trending

makna sekufu dalam pernikahan makna sekufu dalam pernikahan

Memilih Pasangan; Ikhtiar Menuju Pernikahan

Keluarga

anak menolong orang tuanya anak menolong orang tuanya

Bisakah Seorang Anak Menolong Orang Tuanya di Akhirat?

Keluarga

Pakaian di Masa Rasulullah Pakaian di Masa Rasulullah

Pakaian di Masa Rasulullah (2)

Kajian

Perundungan perempuan pengalaman biologis Perundungan perempuan pengalaman biologis

Perundungan Terhadap Perempuan karena Pengalaman Biologis

Muslimah Talk

mahram mertua cerai pasangan mahram mertua cerai pasangan

Status Mahram Mertua Pasca Cerai dari Pasangan

Keluarga

Menentukan Kriteria Sekufu pernikahan Menentukan Kriteria Sekufu pernikahan

Bagaimana Seharusnya Menentukan Kriteria Sekufu dalam Pernikahan?

Kajian

Bagaimana Islam Memandang Konsep Childfree?

Kajian

janda stigma negatif melekat janda stigma negatif melekat

Janda dan Stigma Negatif yang Melekat

Muslimah Talk

Connect