Ikuti Kami

Subscribe

Muslimah Talk

Pentingnya Pendampingan Orang Tua Pada Anak dalam Bermedia Sosial

pendampingan orang tua anak
gettyimages.com

BincangMuslimah.Com – Berdasarkan laporan resmi dari We Are Social  yang bertajuk Digital 2021, pengguna internet  Indonesia mencapai 202,6 juta jiwa. Jumlah ini meningkat 15,5 persen atau 27 juta jiwa jika dibandingkan pada Januari 2020 lalu. Jadi, penetrasi internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 73,7 persen.

Begitu pula dengan data dari Kementrian Komunikasi dan Informatika, yang mencatat penggunaan pengguna ponsel pintar mencapai 167 juta orang atau sekitar 89% dari total penduduk Indonesia. Jumlah angka yang sangat fantastis.

Anak-anak adalah pengakses internet yang besar di Indonesia. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS), mencatat bahwa pada 2019 lalu, tercatat 48,2% anak-anak Indonesia yang berusia 7-17 tahun mengakses internet. Dari jumlah tersebut, 75,8% anak-anak yang mengakses internet menggunakannya untuk media sosial.

Sebanyak 74,7% anak-anak mengakses internet untuk hiburan. Ada pula 54,2% anak-anak yang mengakses internet untuk proses pembelajaran. Kemudian, 51,7% anak-anak mengakses internet untuk mendapatkan informasi atau berita.

Angka-angka ini menunjukkan bahwa anak Indonesia terbilang gemar menggunakan internet dan gawai. Terlebih era pandemi ini. Semua serba menggunakan online. Sekolah online, belajar online, dan acara sekolah pun online. Hal ini membuat anak lebih leluasa menggunakan handphone miliknya.

Namun, itu menjadi sebuah simalakama. Pasalnya, warga Indonesia menurut laporan Digital Civility Index yang dirilis Microsoft, pada Februari 2021 menyebutkan Indonesia ditempatkan sebagai negara dengan tingkat kesopanan pengguna internet terendah di Asia Tenggara. Nitizen Indonesia, terkanal paling tidak sopan di media sosial.

Tentu ini menjadi sesuatu yang sangat mengkhawatirkan. Ini juga alasan penting pendampingan dari orang tua pada anak dalam berinteraksi dengan internet. Agar tak jatuh dalam konten yang mengandung kekerasan, pornografi, dan hal-hal buruk lainnya.

Nah berikut kiat agar anak terjerumus dalam konten yang mengandung kemudharatan di media sosial. Pertama, orang tua harus mengawasi anak dalam bermain handphone. Tak bisa dipungkiri, era internet ini pengawasan terhadap anak dari orang tua merupakan suatu keniscayaan. Pasalnya, orang tua bertanggungjawab penuh terhadap anaknya, terlebih anak yang belum berumur dewasa.

Pada sisi lain, anak merupakan perhiasan bagi orang tua. Anak merupakan pelengkap bagi keluarga. Untuk itu, kehadiran anak penting bagi keluarga. Sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah pada surat al Kahfi, ayat   disebutkan bahwa anak adalah perhiasan dalam kehidupan dunia.

ٱلْمَالُ وَٱلْبَنُونَ زِينَةُ ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ وَٱلْبَٰقِيَٰتُ ٱلصَّٰلِحَٰتُ خَيْرٌ عِندَ رَبِّكَ ثَوَابًا وَخَيْرٌ أَمَلًا

Artinya: “Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.”

Ada juga firman Allah yang ada dalam Al-Qur’an Surat Ali ‘Imran, ayat 14 sebagai berikut:

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ ٱلشَّهَوَٰتِ مِنَ ٱلنِّسَآءِ وَٱلْبَنِينَ وَٱلْقَنَٰطِيرِ ٱلْمُقَنطَرَةِ مِنَ ٱلذَّهَبِ وَٱلْفِضَّةِ وَٱلْخَيْلِ ٱلْمُسَوَّمَةِ وَٱلْأَنْعَٰمِ وَٱلْحَرْثِ ۗ ذَٰلِكَ مَتَٰعُ ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ وَٱللَّهُ عِندَهُۥ حُسْنُ ٱلْمَـَٔابِ

Artinya: “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).”

Dengan demikian, layaknya  perhiasan dan mutiara, anak harus dijaga sebagaimana kita menjaga harta dan perhiasan kita. Tak ada orang yang ingin kehilangan barang berharga seperti perhiasan dan emas. Pun, seyogianya kita menjaga anak-anak agar tak terjerumus dalam keburukan internet.

Kedua, orang tua memberikan suri teladan yang baik bagi anak. Keluarga adalah sekolah kehidupan pertama bagi anak. Jika dalam membangun keluarga dengan baik, niscaya akan memberikan pengaruh yang baik ke depan bagi anak.

Keteladanan yang ditampilkan orang tua sudah terbukti berhasil dalam membentuk aspek moral dan spiritual dalam diri anak. Tak bisa dinistakan bahwa kedua orang tua  merupakan sosok dan figur yang selalu ditiru tindak-tanduknya oleh anak-anak mereka.

Jika orang tua menampilkan akhlak dan budi yang luhur, maka anak akan senantiasa menirunya. Jika ayah menampilkan wajah seorang yang berbudi luhur, maka anak akan terpengaruh. Bila ibu menampilkan, sosok perempuan yang mendidik dengan cinta dan kasih sayang,  itupun akan berpengaruh pada anak.

Suri teladan dari orang tua itu, akan senantiasa diingat oleh anak. Terutama ketika anak dilepas ke dunia sosial, terlebih saat anak menggunakan medium internet untuk mengakses media sosial. Sedikit banyak, wejangan dari orang tua akan senantiasa ia ingat, agar tidak terpengaruh mengakses konten yang jelek. Maka dari itu perlulah pendampingan dari orang tua untuk anak dalam bermedia sosial.

Rekomendasi

tips Mengajarkan Toleransi Keberagaman tips Mengajarkan Toleransi Keberagaman

Tips Mengajarkan Toleransi dan Keberagaman pada Anak

membagikan hoax sosial puasa membagikan hoax sosial puasa

Hukum Membagikan Berita Hoax di Media Sosial Saat Puasa

sandwich berbakti orang tua sandwich berbakti orang tua

Mengenal Generasi Sandwich: Salah Satu Upaya Berbakti Pada Orang Tua

orang tua non muslim orang tua non muslim

Jika Orang Tua Merupakan Non Muslim

Helmida Yanti
Ditulis oleh

Mahasiswa Hukum Keluarga di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Saat ini penulis juga aktif di Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU).

Komentari

Komentari

Terbaru

Pernikahan Anak Bahan Candaan Pernikahan Anak Bahan Candaan

Mengkhawatirkan, Pernikahan Anak Masih Jadi Bahan Candaan

Muslimah Talk

Keilmuan Islam Bumi Andalusia Keilmuan Islam Bumi Andalusia

Benih Keilmuan Islam di Bumi Andalusia

Khazanah

Maudy Ayunda Pernikahan Campur Maudy Ayunda Pernikahan Campur

Maudy Ayunda Menikah; Telaah Tafsir “Perempuan yang Baik untuk Lelaki yang Baik”

Kajian

bermain hak setiap anak bermain hak setiap anak

Bermain Adalah Hak Setiap Anak

Keluarga

Memahami Hadis syuhudi ismail Memahami Hadis syuhudi ismail

Langkah-langkah Memahami Hadis Menurut Prof. Muhammad Syuhudi Ismail

Kajian

sebab munculnya hadis palsu sebab munculnya hadis palsu

Hadis Maudhu’: Sebab-Sebab Munculnya Hadis Palsu

Kajian

amalan shalat ashar jumat amalan shalat ashar jumat

Amalan Nabi Khidir Setelah Shalat Ashar di Hari Jumat

Ibadah

ajarkan kesetaraan laki-laki perempuan ajarkan kesetaraan laki-laki perempuan

Ajarkan Kesetaraan Pada Anak Laki-Laki dan Perempuan

Kajian

Trending

kepemilikan aset kripto dizakati kepemilikan aset kripto dizakati

Apakah Kepemilikan Aset Kripto Harus Dizakati?

Kajian

anggota keluarga menggantikan puasa anggota keluarga menggantikan puasa

Apakah Anggota Keluarga Bisa Menggantikan Puasa Kerabat yang Sudah Wafat?

Kajian

laki-laki jadi korban kdrt laki-laki jadi korban kdrt

Tidak Hanya Pada Perempuan, Laki-Laki Pun Bisa Jadi Korban KDRT

Kajian

tata cara membayar fidyah tata cara membayar fidyah

Tata Cara Membayar Fidyah Puasa Ramadhan

Kajian

amalan shalat ashar jumat amalan shalat ashar jumat

Amalan Nabi Khidir Setelah Shalat Ashar di Hari Jumat

Ibadah

as-syifa' guru baca-tulis as-syifa' guru baca-tulis

Mengenal As-Syifa’: Guru Baca-Tulis dalam Islam

Khazanah

Doa Saat Naik Kendaraan Doa Saat Naik Kendaraan

Doa Saat Naik Kendaraan

Ibadah

pekerja berat membatalkan puasa pekerja berat membatalkan puasa

6 Syarat Pekerja Berat Boleh Membatalkan Puasa di Bulan Ramadhan

Kajian

Connect