Ikuti Kami

Muslimah Daily

Lima Buah yang Bisa Menjaga Kelembaban Kulit selama Berpuasa

kelembaban kulit

BincangMuslimah.Com – Ketika berpuasa, kita sering sekali menghadapi berbagai masalah. Mulai dari bibir, mata, hingga kulit wajah kering. Kurangnya asupan makanan dan minuman, pola makan salah, dan jam tidur yang mengalami perubahan akan mempengaruhi kondisi kulit kita. Kurangnya asupan air ke dalam tubuh bisa membuat kulit kita menjadi kering dan kusam, serta berkurangnya kelembaban kulit selama puasa.

Ketika berpuasa, kita tidak menyuplai cadangan air ke dalam tubuh dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Padahal air merupakan hal penting yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita. Oleh karena itu penting menjaga kesehatan kulit saat hendak berpuasa dan setelahnya. Salah satu jenis makanan sehat yang wajib dikosumsi adalah buha-buahan. Lantas buah apa saja yang bisa menjaga kelembab kulit saat berpuasa?

Satu, kurma. Buah ini tidak harus dimakan saat Ramadan tiba, melainkan baik dimakan kapan saja. Terlebih ketika hendak melakukan ibadah wajib dan juga puasa sunnah. Kurma memiliki sifat sebagai energy booster untuk mengembalikan energi yang hilang selama berpuasa secara cepat, karena memiliki kandungan glukosa dan fluktosa.

Selain itu kurma juga mengandung vitamin C, magnesium dan sulfurnya bermanfaat untuk menghidrasi kulit, dan menjaga elastisitas kulit. Buah ini juga kaya akan antioksidan yang tinggi, yang dapat membuat kamu awet muda jika sering mengkonsumsi buah ini. Sebuah penilitian juga menyebutkan vitamin B dalam buah kurma dapat mengatasi berbagai permasalahan kulit seperti jerawat hingga selulit.

Dua, semangka. Selain segar dan lezat, buah semangka juga kaya akan air yang sangat bagus untuk kulit, terlebih ketika berpuasa. Buah semangka memiliki kandungan likopen yang cukup tinggi yang dapat menangkal radikal bebas dan memiliki sifat anti kanker. Sehingga kulit kamu akan terhindar dari tanda-tanda penuaan dini seperti kerutan dan garis halus pada kulit. Selain itu buah yang terdiri dari 90% air ini juga memiliki kandungan vitamin A dan C yang dapat mencerahkan kulit, mencegah kerusakan kulit, dan meningkatkan kadar kolegen dalam kulit sehingga kulit menjadi kencang.

Baca Juga:  Istri Menafkahi Suami, Dapatkah Pahala?

Tiga, pisang. Buah yang memiliki kandungan pelemab alami adalah pisang. Emngapa demikian? sebab pisang mengandung vitamin B. Buah ini bagus sekali dimakan ketika sahur dan berbuka, terlebih bagi kita yang memiliki kulit berminyak. Kandungan vitamin C dan E-nya mampu mengontrol minyak yang berlebih seharian. Buah yang harganya ekonomis, namun manfaatnya banyak sekali ini terlalu berharga jika dilewatkan begitu saja.

Empat, pepaya. Buah pepaya tidak hanya untuk kita yang menginginkan kulit putih alami saja, kita yang menginginkan kulit lembab dan sehat ketika melakukan ibadah puasa juga sangat dianjurkan untuk memperbanyak makan buah ini. Buah yang memiliki kandungan vitamin C ini memang bermanfaat membuat kulit menjadi cerah. Namun kandungan airnya pun cukup banyak, sehingga kulit kita akan terhidrasi dengan baik selama berpuasa.

Lima, Jeruk. buah jeruk memang terkenal akan kaya vitamin C. Buah yang bisa membantu mencerahkan wajah dan mencegah rasa lemas serta memberika kekuatan daya tubuh ketika berpuasa. Manfaat yang inilah yang banyak dicari oleh umat manusia yang hendak akan berpuasa esoknya, agar saat berpuasa tidak lemah dan lesu.

kelima buah di atas sangat baik dikosumsi ketika hendak berpuasa. Yang demikian agar kulit tidak rentan kering, kusam dan dehidrasi. Buah yang disebutkan di atas memiliki beberapa kandungan yang bermanfaat untuk melembabkan kulit ketika tubuh tidak menyuplai cadangan air ke dalam tubuh dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

Rekomendasi

puasa syaban izin suami puasa syaban izin suami

Alasan Disunnahkan Puasa Tasu’a di Bulan Muharram

menggabungkan puasa syawal qadha menggabungkan puasa syawal qadha

Hukum Menggabungkan Puasa Syawal dengan Qadha

Puasa Tasu’a dan Asyura: Niat, Dalil, dan Keutamaannya Puasa Tasu’a dan Asyura: Niat, Dalil, dan Keutamaannya

Tidak Hanya Menahan Lapar dan Haus, Berikut Enam Tips Syekh Wahbah Az-Zuhaili Agar Puasa dapat Menumbuhkan Takwa

Tafsir Surah an-Nisa Ayat 4: Hukum dan Ketentuan Mahar dalam Pernikahan Tafsir Surah an-Nisa Ayat 4: Hukum dan Ketentuan Mahar dalam Pernikahan

Hikmah Disyariatkannya Puasa di Bulan Turunnya Alquran

Ditulis oleh

Penulis adalah kandidat magister pengkajian Islam dalam bidang pendidikan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan aktif di Komunitas Jaringan Gusdurian Depok.

Komentari

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah

Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah

buku

Nama Nabi Sulaiman Didahulukan Nama Nabi Sulaiman Didahulukan

Tafsir Surah An-Naml Ayat 30; Hikmah Nama Nabi Sulaiman Didahulukan daripada Nama Allah

Kajian

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan? Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan?

Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan?

Muslimah Talk

lelaki perempuan mata allah lelaki perempuan mata allah

Feminisme Al-Qur’an, Tafsir An-Nahl 97; Lelaki dan Perempuan di Mata Allah

Kajian

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

Mu'asyarah bil Ma'ruf dalam Pernikahan, Bagaimana Idealnya? Mu'asyarah bil Ma'ruf dalam Pernikahan, Bagaimana Idealnya?

Mu’asyarah bil Ma’ruf dalam Pernikahan, Bagaimana Idealnya?

Keluarga

Trending

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

Surat Al-Ahzab Ayat 33 Surat Al-Ahzab Ayat 33

Tafsir Surat Al-Ahzab Ayat 33; Domestikasi Perempuan, Syariat atau Belenggu Kultural?

Kajian

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

air ketuban air ketuban

Benarkah dengan Membaca Surah Yusuf Anak yang Dikandung akan Tampan?

Kajian

kehidupan muhammad sebelum nabi kehidupan muhammad sebelum nabi

Kenapa Sahabat Nabi Tidak Merayakan Maulid?

Khazanah

lelaki perempuan mata allah lelaki perempuan mata allah

Feminisme Al-Qur’an, Tafsir An-Nahl 97; Lelaki dan Perempuan di Mata Allah

Kajian

Nama Nabi Sulaiman Didahulukan Nama Nabi Sulaiman Didahulukan

Tafsir Surah An-Naml Ayat 30; Hikmah Nama Nabi Sulaiman Didahulukan daripada Nama Allah

Kajian

Connect