Ikuti Kami

Subscribe

Keluarga

Bisakah Seorang Anak Menolong Orang Tuanya di Akhirat?

anak menolong orang tuanya
gettyimages.com

BincangMuslimah.Com – Konsep childfree masih ramai diperbincangkan di media sosial. Masing-masing melontarkan pendapatnya dan alasan untuk memperkuat pendapat tersebut. Sebagian berpendapat bahwa anak adalah investasi bagi orang tua. Sedangkan sebagian lainnya menyangkan jika anak disebut sebagai investasi. Bagaimana Islam memandang anak dengan orang tua, termasuk peran anak saat di akhirat? Apakah bisa anak menolong orang tuanya saat di akhirat?

Anjuran menikah dan anjuran memiliki anak serta mendidiknya dengan baik tentu telah disabdakan oleh Nabi Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallama. Orang tua memiliki peran dan tanggung jawab yang besar untuk mendidik seorang anak. Maka dari itu, sebagai orang tua harus bertanggung jawab atas pendidikan dan kebutuhan sang anak. Bahkan, sahabat Umar pernah menjustifikasi seseorang sebagai orang tua yang durhaka karena semena-mena dalam mendidik anaknya.

Anak yang baik, berbudi, dan berilmu adalah anak yang dididik dengan pendidikan yang baik dan tentu merupakan tanggung jawab orang tua kepada anak. Anak pun memiliki hak yang wajib dipenuhi oleh orang tuanya (baca: hak-hak anak dalam Islam), salah satunya adalah pendidikan yang baik. Hak-hak anak yang wajib dipenuhi oleh orang tua antara lain sebagaimana yang disebutkan oleh sahabat Umar saat seseorang mengadukan kedurhakaan anaknya dan sang anak membantahnya. Saat ditanya, apa saja hak anak yang mesti dipenuhi oleh orang tua, Umar menjawab,

 أن ينتقي أمه، ويحسن اسمه، ويعلمه الكتاب

Artinya: Memilih ibu yang baik, memberi nama yang baik, dan mengajarkan Alquran.

Dalam mengajarkan Alquran, artinya ada peran orang tua dalam pendidikan anaknya terutama pendidikan agama. Tentu, pendidikan agama bisa diberikan dengan baik jika orang tua juga memiliki kapasitas pengetahuan agama yang baik. Maka dari itu, perlu persiapan yang panjang dan matang dalam mengasuh anak dan menjadi orang tua. Tidak serta merta menuntut anak banyak hal sedangkan semua tidak dimulai dari diri sendiri.

Adapun peran anak untuk orang tua terutama saat di akhirat adalah mendoakannya. Sebab masing-masing manusia akan dimintai pertanggung jawabannya, dan anak tidak bisa menolong kecuali dengan mendoakannya. Sebagaimana hadis Nabi riwayat Abu Hurairah,

عن أبي هريرة أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال إذا مات الإنسان انقطع عنه عمله إلا من ثلاثة إلا من صدقة جارية أو علم ينتفع به أو ولد صالح يدعو له

Artinya: Dari Abu Hurairah sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallama bersabda, “apabila seseorang telah meninggal tidaklah terputus amalnya (ganjarannya) kecuali tiga perkara; sedekah jariyah atau ilmu yang bermanfaat atau anak shalih yang mendoakan kedua orang tuanya.” (HR. Muslim)

Dalam Syarh Nawawi ‘ala Muslim dijelaskan yang dimaksud anak shalih yang mendoakan orang tuanya adalah termasuk apa yang diajarkan mereka kepada anaknya,

فإن الولد من كسبه ، وكذلك العلم الذي خلفه من تعليم أو تصنيف

Sesungguhnya anak itu tergantung dari usaha (pengasuhan) orang tuanya, begitu juga ilmu yang diajarkan kepadanya berupa pengajaran atau karya.

Dalam hal ini, Imam Nawawi menjelaskan bahwa anak adalah tanggung jawab dari orang tuanya. Hadis ini mendorong siapapun untuk mendidik anaknya dengan pendidikan terbaik, sebab kelak mereka akan mendoakan orang tuanya dan doa itu sampai kepada orang tuanya. Jika seorang anak telah diberi pendidikan yang baik oleh orang tuanya, tentu ia akan memiliki rasa berterima kasih dengan terus mendoakan orang tuanya dan mengajarkan ilmu yang telah diajarkan oleh orang tuanya. Ilmu yang diajarkan kepada anak juga yang menjadi bagian sedekah yang tak terputus, begitu penjelasan Imam Nawawi.

Hadis ini masuk dalam bab wakaf. Ketiga perkara yang disebutkan oleh Rasulullah adalah perkara yang mengalirkan pahala sekalipun seseorang telah wafat. Karena tiga perkara tersebut memberikan dampak dan manfaat seterusnya bahkan setelah ia wafat.

Jelaslah bahwa seorang anak bisa menolong orang tuanya di akhirat, manakala ia terus mengamalkan kebaikan yang diajarkan oleh orang tuanya, dan terus mendoakan kebaikan untuk kedua orang tuanya. Hal tersebut juga dikuatkan dengan sabda Nabi bahwa permohonan ampun seorang anak untuk orang tuanya bisa mengangkat derajat mereka di akhirat,

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لَيَرْفَعُ الدَّرَجَةَ لِلْعَبْدِ الصَّالِحِ فِي الْجَنَّةِ فَيَقُولُ يَا رَبِّ أَنَّى لِي هَذِهِ فَيَقُولُ بِاسْتِغْفَارِ وَلَدِكَ لَكَ

Artinya: “dari Abu Hurairah, dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya Allah ‘azza wajalla akan mengangkat derajat seorang hamba yang shalih di surga, hamba itu kemudian berkata; ‘Wahai Rabb, dari mana semua ini? ‘ maka Allah berfirman; ‘Dari istighfar anakmu.” (HR. Ahmad)

Demikian penjelasan mengenai peran anak untuk orang tua. Menjadi orang tua tidaklah mudah. Untuk itu teruslah memperbaiki diri agar kelak bisa mendidik anak dan mengajarkannya dengan kebaikan. Sebagai anak, banyak-banyaklah berdoa kepada Allah agar Dia mengampuni dosa orang tua dan mengangkat derajat mereka di akhirat. Wallahu a’lam bisshowab.

Rekomendasi

tiga nasihat luqman anaknya tiga nasihat luqman anaknya

Tiga Nasihat Luqman Al Hakim pada Anaknya

hari anak sedunia mompedulikan hari anak sedunia mompedulikan

Hari Anak Sedunia, Momentum Untuk Mempedulikan Anak-anak dari Kekerasan

pendampingan orang tua anak pendampingan orang tua anak

Pentingnya Pendampingan Orang Tua Pada Anak dalam Bermedia Sosial

Empat Kiat Mendidik Anak Empat Kiat Mendidik Anak

Empat Kiat Mendidik Anak Menurut Anjuran Islam

Zahrotun Nafisah
Ditulis oleh

Sarjana Studi Islam dan Redaktur Bincang Muslimah

2 Komentar

2 Comments

    Komentari

    Terbaru

    cara bersuci penyandang disabilitas cara bersuci penyandang disabilitas

    Tata Cara Bersuci bagi Penyandang Disabilitas

    Kajian

    islam mencintai diri sendiri islam mencintai diri sendiri

    Islam Mengajarkan Pentingnya Mencintai Diri Sendiri

    Muslimah Talk

    pandangan fikih penyandang disabilitas pandangan fikih penyandang disabilitas

    Pandangan Fikih Terhadap Penyandang Disabilitas

    Kajian

    menggugurkan kandungan hasil perkosaan menggugurkan kandungan hasil perkosaan

    Bolehkah Menggugurkan Kandungan Hasil Perkosaan?

    Kajian

    fomo media sosial islam fomo media sosial islam

    Upaya Menghindari Fomo dalam Kacamata Islam

    Muslimah Talk

    menolak lamaran laki-laki baik menolak lamaran laki-laki baik

    Apakah Diamnya Seorang Gadis Saat Dikhitbah Berarti Setuju?

    Kajian

    akikah perempuan setengah laki akikah perempuan setengah laki

    Benarkah Akikah Perempuan Memiliki Nilai Setengah dari Laki-Laki?

    Kajian

    kesejahteraan guru belum tercapai kesejahteraan guru belum tercapai

    Pandangan Islam akan Kesejahteraan Guru yang Belum Tercapai

    Kajian

    Trending

    doa diberikan jodoh sholih doa diberikan jodoh sholih

    Doa Agar Diberikan Jodoh yang Shalih

    Ibadah

    perempuan berdua sopir taksi perempuan berdua sopir taksi

    Perempuan hanya Berdua dengan Sopir Taksi, Apakah Disebut Khalwat?

    Kajian

    Mengenal Kekerasan psikis Rumah Tangga Mengenal Kekerasan psikis Rumah Tangga

    Belajar dari Film ‘Maid’; Mengenal Kekerasan Psikis dalam Rumah Tangga

    Muslimah Talk

    mentoring poligami meraup keuntungan mentoring poligami meraup keuntungan

    Trend Mentoring Poligami, Kedok Meraup Keuntungan

    Kajian

    hari anti kekerasan perempuan hari anti kekerasan perempuan

    Begal Payudara di Duren Sawit; Stop Menyalahkan Pakaian yang Dikenakan Korban Pelecehan Seksual

    Muslimah Talk

    suami perlu rida istri suami perlu rida istri

    Suami Pun Perlu Mengejar Rida dari Istri

    Kajian

    doa diberikan jodoh sholih doa diberikan jodoh sholih

    Baca Doa Ini Jika Rindu pada Seseorang yang Kamu Sayang

    Kajian

    Hukum Memutus Silaturrahim Ulama Hukum Memutus Silaturrahim Ulama

    Hukum Memutus Silaturrahim Menurut Ulama

    Kajian

    Connect