Ikuti Kami

Kajian

Tiga Amalan Sunnah Bulan Syawal

tiga amalan bulan syawal

BincangMuslimah.Com – Syawal merupakan bulan kemenangan bagi umat Islam setelah satu bulan lamanya menunaikan ibadah puasa Ramadan. Kemenangan ini diawali dengan hari raya Idul Fitri pada satu Syawal. Seluruh umat Islam kembali kepada fitrahnya, diampuni segala dosanya setelah melaksanakan serangkaian ibadah di bulan Ramadan. Termasuk juga ibadah zakat fitrah dalam rangka menyempurnakan kekurangan-kekurangan ibadah Ramadan.

Mengingat betapa mulianya bulan Syawal, ada sejumlah amalan ibadah yang dapat dikerjakan setiap muslim pada bulan Syawal. Amalan-amalan ini mendatangkan pahala yang berlimpah apabila dikerjakan semata-mata karena Allah Swt. Berikut tiga amalan yang dianjurkan di bulan Syawal.

Pertama, memperbanyak silaturahmi kepada keluarga, tetangga, dan kerabat

Allah Swt. menjadikan hari raya Idul Fitri dan Idul Adha sebagai hari kemenangan umat Islam. Bahkan Allah Swt. menginginkan setiap hambanya bahagia dan bersenang-senang di dua hari raya itu. Maka dari itu, kita pun dianjurkan Nabi Muhammad saw. untuk juga bisa berbagi bahagia sekaligus menyenangkan orang-orang di sekitar kita.

Salah satu cara lain untuk merayakan hari raya Idul Fitri dan bersenang-senang adalah dengan bersilaturahmi kepada keluarga, tetangga, dan kerabat-kerabat. Bersilaturahmi memang tidak hanya dianjurkan ketika hari raya Idul Fitri. Akan tetapi ulama mengatakan bahwa di hari raya Idul Fitri anjuran bersilaturahmi kepada keluarga, tetangga dan kerabat-kerabat lebih kuat,  sebab di hari kemenangan ini kita diperintahkan untuk saling berbagi kebahagiaan sesama muslim.

Allah Swt. berfirman dalam Alquran surat An-Nisa ayat 36,

وَاعْبُدُوا اللّٰهَ وَلَا تُشْرِكُوْا بِهٖ شَيْـًٔا وَّبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسَانًا وَّبِذِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَالْجَارِ ذِى الْقُرْبٰى وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْۢبِ وَابْنِ السَّبِيْلِۙ وَمَا مَلَكَتْ اَيْمَانُكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُوْرًاۙ

Baca Juga:  Bolehkah Tayamum dengan Abu Vulkanik?

Artinya: “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri.” 

Mereka yang memutus tali silaturahmi juga mendapatkan ancaman dosa. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadits Nabi Muhammad Saw,

مَا مِنْ ذَنْبٍ أَجْدَرُ أَنْ يُعَجِّلَ اللَّهُ تَعَالَى لِصَاحِبِهِ الْعُقُوبَةَ فِي الدُّنْيَا – مَعَ مَا يَدَّخِرُ لَهُ فِي الآخِرَةِ – مِثْلُ الْبَغْىِ وَقَطِيعَةِ الرَّحِمِ

Artinya: “Tidak ada dosa yang lebih pantas disegerakan balasannya bagi para pelakunya di dunia -bersama dosa yang disimpan untuknya di akhirat- daripada perbuatan zalim dan memutus silaturahmi.” (HR Abu Daud)

Kedua, berpuasa sunnah selama enam hari

Kesunnahan berpuasa selama enam hari di bulan Syawal ini berlandaskan hadits Nabi Muhammad Saw. yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, 

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ وَأَتْبَعَهُ سِتَّاً مِنْ شَوَّالٍ، كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ 

Artinya: “Barang siapa berpuasa Ramadhan kemudian dilanjutkan dengan enam hari dari Syawal, maka seperti pahala berpuasa setahun.” (HR Muslim)

Perhitungan pahala puasa satu tahun di atas berdasarkan firman Allah Swt. 

مَن جَآءَ بِٱلۡحَسَنَةِ فَلَهُۥ عَشۡرُ أَمۡثَالِهَاۖ 

Artinya: “Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya.” (QS. Al-An’am:160)

Ayat di atas menjelaskan bahwa setiap satu amal kebaikan akan mendapat balasan sepuluh kali lipat. Mengacu pada penjelasan tersebut, jika dikalkulasikan maka satu bulan puasa Ramadhan dikali 10 sama dengan 10 bulan, kemudian 6 hari puasa Syawal dikali 10 sama dengan 2 bulan. Jadi 10 bulan ditambah 2 bulan sama dengan 12 bulan atau satu tahun. 

Baca Juga:  Generasi Sandwich: Salah Satu Upaya Berbakti pada Orang Tua

Adapun waktu pelaksanaannya, Imam Syafi’i dan Imam Abu Hanifah mengutamakan puasa Syawal ditunaikan mulai tanggal 2 sampai 7 Syawal. Sedangkan pendapat Imam Ahmad, puasa enam hari bulan Syawal bisa dilaksanakan di awal, di tengah atau di akhir bulan Syawal. Serta tidak harus dilakukan secara berturut-turut. 

Ketiga, melangsungkan akad nikah

Banyak dari kalangan ulama yang mengatakan bahwa menikah di bulan Syawal itu lebih utama. Salah satunya adalah Imam Nawawi. Pendapat demikian berlandaskan ucapan Aisyah Ra. yang diriwayatkan oleh Imam Muslim,

عن عَائِشَة رَضِيَ اللَّه عَنْهَا قَالَتْ: تَزَوَّجَنِي رَسُول اللَّه صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي شَوَّال، وَبَنَى بِي فِي شَوَّال، فَأَيّ نِسَاء رَسُول اللَّه صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ أَحْظَى عِنْده مِنِّي؟ قَالَ: وَكَانَتْ عَائِشَة تَسْتَحِبّ أَنْ تُدْخِل نِسَاءَهَا فِي شَوَّال

Artinya: Dari Aisyah Ra. berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menikahiku di bulan Syawal, dan membangun rumah tangga denganku pada bulan syawal pula. Maka istri-istri Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wassalam yang manakah yang lebih beruntung di sisinya dariku?” (Perawi) berkata, “Aisyah Radhiyallahu ‘anhaa dahulu suka menikahkan para wanita di bulan Syawal”

Imam Nawawi dalam kitabnya Syarh Shahih Muslim menyebutkan hadits di atas menjelaskan kesunnahan menikah, menikahkan, dan berhubungan intim bagi suami-istri di bulan Syawal.

Itulah tiga amalan yang dianjurkan di bulan Syawal. Semoga kita bagian dari orang-orang yang diberi keistiqomahan beribadah mengejar keutamaan-keutamaan bulan Syawal, sekalipun bulan suci Ramadhan telah berakhir. 

Rekomendasi

Beberapa Kesunahan 10 Muharram Beberapa Kesunahan 10 Muharram

Tiga Hal yang Harus Diperhatikan Perempuan Haid

Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim

Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim

Shafiyah binti Huyay Shafiyah binti Huyay

Asiyah binti Muzahim: Istri Firaun yang Dijamin Masuk Surga Oleh Allah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Ditulis oleh

Tanzila Feby Nur Aini, mahasiswi Universitas al-Azhar, Kairo di jurusan Akidah dan Filsafat. MediaI sosial yang bisa dihubugi: Instagram @tanzilfeby.

3 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Beberapa Kesunahan 10 Muharram Beberapa Kesunahan 10 Muharram

Tiga Hal yang Harus Diperhatikan Perempuan Haid

Ibadah

Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim

Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim

Muslimah Talk

Shafiyah binti Huyay Shafiyah binti Huyay

Asiyah binti Muzahim: Istri Firaun yang Dijamin Masuk Surga Oleh Allah

Muslimah Talk

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Ibadah

Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero: Ketika Orang Dewasa Menyembunyikan Luka Masa Kecil Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero: Ketika Orang Dewasa Menyembunyikan Luka Masa Kecil

Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero: Ketika Orang Dewasa Menyembunyikan Luka Masa Kecil

buku

Doa yang Dipanjatkan Fatimah az-Zahra pada Hari Senin Doa yang Dipanjatkan Fatimah az-Zahra pada Hari Senin

Benarkah Orang Pingsan Tidak Wajib Mengqadha Shalat?

Ibadah

Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis

Tiga Doa dalam Al-Qur’an yang Bisa Mendekatkan Jodoh

Ibadah

Empat Syarat Salat untuk Penyucian Jiwa dalam Tafsir QS. Al-Ankabut Ayat 45 Empat Syarat Salat untuk Penyucian Jiwa dalam Tafsir QS. Al-Ankabut Ayat 45

Empat Syarat Salat untuk Penyucian Jiwa dalam Tafsir QS. Al-Ankabut Ayat 45

Kajian

Trending

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Ibadah

Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis

Tiga Doa dalam Al-Qur’an yang Bisa Mendekatkan Jodoh

Ibadah

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

Shafiyah binti Huyay Shafiyah binti Huyay

Asiyah binti Muzahim: Istri Firaun yang Dijamin Masuk Surga Oleh Allah

Muslimah Talk

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

lelaki perempuan mata allah lelaki perempuan mata allah

Feminisme Al-Qur’an, Tafsir An-Nahl 97; Lelaki dan Perempuan di Mata Allah

Kajian

keringat perempuan haid najis keringat perempuan haid najis

Benarkah Perempuan Sumber Persoalan Bagi Laki-laki?

Kajian

Connect