Ikuti Kami

Subscribe

Kajian

Landasan Psikologis Perempuan dalam Perspektif Islam

psikologi perempuan

BincangMuslimah.Com – Dalam buku Psikologi Perempuan dalam Berbagai Perspektif (2012) karya Eti Nurhayati, tertera penjelasan tentang landasan psikologis perempuan dalam perspektfi Islam. Islam memandang perempuan dan laki-laki dari segi kemanusiaannya sebagai makhluk yang sama.

Perempuan adalah makhluk Tuhan, manusia, sebagaimana juga laki-laki. Islam memberikan hak-hak kepada perempuan seperti yang diberikan kepada laki-laki dan juga membebankan kewajiban yang sama kepada keduanya, kecuali terdapat dalil syara yang memberi tuntutan dan tuntunan khusus untuk perempuan dan laki-laki.

Hal-hal tersebut tercantum dalam ayat-ayat Al-Qur’an yakni Q.S. Al-Hujurat [49] ayat 13, Q.S. Al-Najm [53] ayat 45, dan Q.S. Al-Qiyamah [75] ayat 39.
Perempuan dan laki-laki telah diberi potensi yang sama untuk dapat berkiprah dan beramal secara sinergis dalam asas kemitraan, kerja sama, saling tolong menolong, saling mendukung, saling memberi penguatan dalam suatu kehidupan di masyarakat, seperti tertuang dalam Q.S. Al-Nisa [4]: 7, 32-34,155.

Pola kehidupan sinergis tersebut sudah menjadi sunnatullah dalam setiap komunitas, kurun, dan generasi manusia. Sebab, Allah Swt. menciptakan kemanusiaan di mana manusia bisa saling bergantung (interdependency), saling berhubungan (interconnection), dan saling melengkapi (intercomplementary).

Dalam Al-Qur’an, beberapa ayat menyiratkan bahwa tidak ada seorang manusia pun yang sempurna, lahir, dan bisa hidup sendiri tanpa kehadiran manusia lain.

Sebagaimana Allah berfirman

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمُ ٱلَّذِى خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَٰحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَآءً ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ٱلَّذِى تَسَآءَلُونَ بِهِۦ وَٱلْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

Artinya: “Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (Q.S. Al-Nisa [4]:1)

هُوَ ٱلَّذِى خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَٰحِدَةٍ وَجَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا لِيَسْكُنَ إِلَيْهَا ۖ فَلَمَّا تَغَشَّىٰهَا حَمَلَتْ حَمْلًا خَفِيفًا فَمَرَّتْ بِهِۦ ۖ فَلَمَّآ أَثْقَلَت دَّعَوَا ٱللَّهَ رَبَّهُمَا لَئِنْ ءَاتَيْتَنَا صَٰلِحًا لَّنَكُونَنَّ مِنَ ٱلشَّٰكِرِينَ

Artinya: “Dialah Yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan dari padanya Dia menciptakan isterinya, agar dia merasa senang kepadanya. Maka setelah dicampurinya, isterinya itu mengandung kandungan yang ringan, dan teruslah dia merasa ringan (beberapa waktu). Kemudian tatkala dia merasa berat, keduanya (suami-isteri) bermohon kepada Allah, Tuhannya seraya berkata: “Sesungguhnya jika Engkau memberi kami anak yang saleh, tentulah kami termasuk orang-orang yang bersyukur”.” (Q.S. Al-A’raf [7]:189)

Antara perempuan dan laki-laki memang ada perbedaan-perbedaan dan persamaan-persamaan. Allah Swt. menciptakan macam-macam organ dalam satu tubuh manusia, seperti telinga, mata, mulut, tangan, kaki, dan lain-lain dalam bentuk dan fungsi yang berbeda, bukan berarti bahwa Allah Swt. telah mengutamakan satu organ dari organ lainnya.

Setiap organ yang berbeda tersebut mesti bersinergi untuk menopang kehidupan dan memenuhi hajat manusia. Analogi tersebut sangat bisa digunakan untuk memahami eksistensi perbedaan yang ada pada manusia, yakni antara perempuan dan laki-laki.

Nah, perbedaan yang ada antara eksistensi perempuan dan laki-laki sama sekali tidak mengindikasikan yang satu menduduki posisi lebih unggul dan penting. Perbedaan tersebut juga tidak serta-merta membolehkan satu dengan yang lain untuk memperlakukan dengan kejam terhadap yang lain.

Kesempuraan eksistensi manusia akan terjadi apabila ada perpaduan yang sinergis antara perempuan dan laki-laki dalam relasi yang harmonis. Dari sinilah landasan psikologis perempuan bermula dan memengaruhi hal-hal lainnya.[]

Rekomendasi

Ayat tentang keluarga sakinah Anak Bisa Menjadi Fitnah bagi Orangtua Ayat tentang keluarga sakinah Anak Bisa Menjadi Fitnah bagi Orangtua

Tafsir at-Taghabun ayat 15: Anak Bisa Menjadi Fitnah bagi Orangtua, Apa Maksudnya?

Persamaan perempuan dan laki-laki Persamaan perempuan dan laki-laki

Persamaan Perempuan dan Laki-laki dalam Islam

Tafsir Penciptaan Perempuan menurut Muhammad Abduh

Tafsir An-Nisa Ayat 1 ; Benarkah Perempuan Berasal dari Tulang Rusuk Laki-laki?

Ayu Alfiah Jonas
Ditulis oleh

Tim Redaksi Bincang Muslimah

Komentari

Komentari

Terbaru

jenis mukena jenis mukena

Ini Enam Pembagian Waktu Shalat Subuh, Mana yang Paling Utama?

Ibadah

Tips Menjaga Kesehatan Ibu Hamil Agar Janin Tumbuh Sehat

Muslimah Daily

perempuan ideal dalam al-qur'an perempuan ideal dalam al-qur'an

Ingin Mendapatkan Pahala Seperti Haji dan Umrah? Lakukan Shalat Sunnah Ini!

Ibadah

perempuan dan tuhannya perempuan dan tuhannya

Karimah al-Marwariyah, Ulama Perempuan yang Enggan Menikah

Kajian

Sholihah Wahid Hasyim: Tokoh Perempuan yang Aktif di Bidang Politik  

Kajian

Tafsir QS. Yūnus [10] Ayat 99: Ajaran Al-Qur’an tentang Toleransi

Kajian

Hukum Iktikaf di Masjid Bagi Perempuan Hukum Iktikaf di Masjid Bagi Perempuan

Tujuh Pembagian Waktu Shalat saat Isya, Mana yang Paling Utama?

Ibadah

Mengenali Kekerasan dalam Rumah Tangga dan Bagaimana Solusinya?

Kajian

Trending

Anak perhiasan dunia Anak perhiasan dunia

Parenting Islami: Mendidik Generasi Tauhid di Era Modern

Keluarga

Hukum Menginjak Makam Orang Muslim

Ibadah

Perbedaan Najis Ainiyah dan Najis Hukmiyah serta Cara Mensucikannya

Ibadah

krisis quarter life krisis quarter life

Perempuan Rentan Krisis Quarter Life: Kenali dan Hadapi

Diari

Pengertian Keluarga Sakinah dan Makna Perkawinan dalam Islam

Keluarga

resolusi jihad resolusi jihad

Refleksi Hari Santri: Menghidupkan Semangat Resolusi Jihad di Masa Kini

Muslimah Daily

Perempuan Harus Menjadi Pembelajar

Muslimah Daily

Mengenal Tradisi Mulidan di Masyarakat Lombok

Kajian

Connect