Ikuti Kami

Subscribe

Kajian

Keutamaan Merahasiakan Sedekah Menurut Imam Al-Ghazali

Merahasiakan Sedekah Menurut Al-Ghazali
Freepik.com

BincangMuslimah.ComSedekah merupakan suatu ritual ibadah yang sangat besar sekali ganjarannya. Selain menunjukkan bentuk pengabdian diri kita kepada Allah Swt, sedekah juga mempunyai faidah sosial yakni meringankan beban saudara sesama muslim kita yang membutuhkan. Dalam tatanan praktik pemberian sedekah, ada dua cara yang bisa kita lakukan, yakni bisa dengan cara merahasiakannya (Sirr), dan bisa juga dengan memperlihatkannya (Jahr).

Hujjatul Islam Abu Hamid Al-Ghazali dalam karyanya Ihya’ Ulumuddin menjelaskan keutamaan merahasiakan sedekah. Termasuk keutamaan tersebut adalah menjauhkan diri kita dari sifat riya’ dan terdengar ke mana-mana. Rasulullah bersabda,

أفضل الصدقة جهد المقل إلى فقير في سر

Artinnya: Sedekah yang paling baik, adalah kesungguhan dari orang yang sedikit hartanya, menyerahkan sebahagian daripadanya kepada orang fakir dengan dirahasiakan. (HR. Ahmad)

Selain berlandaskan dalil hadis di atas, terdapat juga salah satu hadis Fadha’il al-A’maal yang menjelaskan perihal keutamaan sedekah secara sembunyi-sembunyi, yaitu,

إن العبد ليعمل عملا في السر فيكتبه الله له سرا فإن أظهره نقل من السر وكتب في العلانية فإن تحدث به نقل من السر والعلانية وكتب رياء

Artinya: Sesungguhnya hamba itu hendaklah berbuat amalan dalam rahasia, maka dituliskan Allah baginya secara rahasia. Jikalau dilahirkannya, maka dipindahkan oleh Allah dari rahasia dan dituliskan dalam keadaan terang Jika diceriterakannya amalan itu kepada orang, maka dipindahkan oleh Allah dari keadaan rahasia dan terang dan dituliskan riya’. (HR. Anas)

Dalam suatu hadis yang sangat masyhur, dijelaskan pula bahwa kelak di akhirat, Allah akan memberikan naungan bagi orang-orang yang bersedekah secara sembunyi-sembunyi,

سبعة يظلهم الله يوم لا ظل إلا ظله أحدهم رجل تصدق بصدقة فلم تعلم شماله بما أعطت يمينه

Artinya: Tujuh orang, dinaungi mereka oleh Allah, pada hari yang tak ada naungan, selain daripada naungan Allah. Seorang dari mereka, ialah orang yang bersedekah dengan suatu sedekah, maka tidak diketahui oleh tangan kirinya, apa yang diberikan oleh tangan kanannya. (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam sebuah hadis juga disebutkan bahwa sedekah secara rahasia bisa memadamkan amarah Allah kepada kita,

صدقة السر تطفىء غضب الرب

Artinya: Sedekah secara rahasia, memadamkan kemarahan Tuhan. (HR. Al-Thabrani)

Walhasil pada prinsipnya, Imam Al-Ghazali menjelaskan bahwa keutamaan bersedekah dengan sembunyi-sembunyi ini ialah agar kita terhindar dari penyakit riya’ dan penyakit hati lainnya, yakni senang apabila nama kita terkenal di masyarakat. Selain kedua penyakit di atas, ada pula beberapa penyakit lainnya yang bisa kita hindari dengan bersedekah secara rahasia, yakni penyakit al-mannu, yakni mengungkit-ungkit sedekah yang telah kita berikan kepada seseorang. Orang yang memberikan sedekah dihadapan orang banyak berpotensi melakukan riya, sedangkan merahasiakan dan berdiam diri sesudah bersedekah, adalah ciri dari orang yang ikhlas dengan sedekahnya.

Imam al-Ghazali juga menceritakan tentang segolongan ulama yang dengan berbagai cara, berupaya untuk merahasiakan sedekahnya. Ada yang dengan jalan meletakkannya pada orang buta agar dibagikan, ada yang dengan meletakkannya di jalan yang sering dilalui oleh orang miskin dan fakir, ada yang memasukkan sedekahnya pada kantung baju orang fakir saat sedang tidur, ada yang dengan perantaraan orang lain yang bisa menjaga rahasia dan tidak menyebarkan beritanya. Semuanya ini adalah dalam rangka untuk menghindarkan diri dari sifat riya’.

Jika tak memungkinkan untuk menghindari diketahui manusia, maka sebaiknya diserahkan kepada wakil yang terpercaya agar disampaikan kepada fakir dan miskin. Tujuannya adalah agar fakir dan miskin tidak mengenal siapa yang memberikan sedekah kepadanya. Sehingga terjagalah kita dari potensi riya’ dan kemasyhuran. Wallahua’lam.

Rekomendasi

Merahasiakan Sedekah Menurut Al-Ghazali Merahasiakan Sedekah Menurut Al-Ghazali

Waktu-waktu Terbaik untuk Bersedekah Menurut Imam Al-Ghazali

Konsep Hidup Minimalis Telah Konsep Hidup Minimalis Telah

Konsep Hidup Minimalis Telah Diajarkan Oleh Rasulullah

bersedekah di hari jumat bersedekah di hari jumat

Ini Keutamaan Bersedekah di Hari Jumat

melipatgandakan pahala melipatgandakan pahala

Hal-Hal yang Dapat Merusak dan Melipatgandakan Pahala Sedekah

Nadia Labiba
Ditulis oleh

Santri Tahfidz Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuwangi Jawa Timur

Komentari

Komentari

Terbaru

Hukum Eyelash Extension Fikih Hukum Eyelash Extension Fikih

Hukum Eyelash Extension Menurut Ulama Fikih

Kajian

hari santri santriwati berdaya hari santri santriwati berdaya

Peringati Hari Santri, Yenny Wahid : Santriwati Harus Difasilitasi Agar Lebih Berdaya

Berita

diskriminasi pencari kerja perempuan diskriminasi pencari kerja perempuan

Diskriminasi Bagi Pencari Kerja Perempuan yang Sudah Menikah

Tak Berkategori

Kasus Kim Seon Ho Kasus Kim Seon Ho

Kasus Kim Seon Ho dan Aturan Aborsi di Indonesia

Muslimah Talk

umar khattab seorang yahudi umar khattab seorang yahudi

Kisah Kebaikan Hati Umar bin Khattab pada Seorang Yahudi

Khazanah

kisah yahudi maulid nabi kisah yahudi maulid nabi

Kisah Orang Yahudi yang Masuk Islam Karena Berkah Maulid Nabi

Khazanah

laporan percobaan perkosaan ditolak laporan percobaan perkosaan ditolak

Laporan Korban Percobaan Perkosaan ditolak Karena tak Dapat Tunjukkan Surat Vaksin

Berita

mengapa najis haram dikonsumsi mengapa najis haram dikonsumsi

Mengapa Sesuatu yang Najis Itu Haram untuk Dikonsumsi?

Tak Berkategori

Trending

Shalat Sunnah Rawatib Perempuan Shalat Sunnah Rawatib Perempuan

Shalat Sunnah Rawatib Bagi Perempuan, Lebih Utama di Masjid atau Rumah?

Ibadah

Empat Kiat Mendidik Anak Empat Kiat Mendidik Anak

Empat Kiat Mendidik Anak Menurut Anjuran Islam

Keluarga

keutamaan melanggengkan wudhu islam keutamaan melanggengkan wudhu islam

Keutamaan Melanggengkan Wudhu dalam Islam

Kajian

pendapat ulama membasuh tangan pendapat ulama membasuh tangan

Pendapat Ulama Mengenai Hukum Membasuh Tangan.

Kajian

3 Hal didiskusikan kontrasepsi 3 Hal didiskusikan kontrasepsi

3 Hal yang Perlu Didiskusikan Perihal Kontrasepsi

Keluarga

ad-dhuha tidak meninggalkan nabi muhammad ad-dhuha tidak meninggalkan nabi muhammad

Hukum Berdiri Ketika Mahallul Qiyam

Kajian

air liur manusia najis air liur manusia najis

Benarkah Air Liur Manusia Najis?

Kajian

perempuan korban playing victim perempuan korban playing victim

Perempuan Sasaran Empuk Korban Playing Victim

Muslimah Talk

Connect