Ikuti Kami

Subscribe

Kajian

Istri Mengajukan Tetap Bekerja dalam Syarat Pernikahan, Bolehkah?

istri bekerja

BincangMuslimah.Com –  Banyak mempelai perempuan yang mengajukan syarat ingin tetap bekerja setelah menikah, dimana sang mempelai laki-laki pun menyetujui syarat tersebut. Lalu bagaimana jika setelah akad, suami melanggar janji tersebut? Apakah istri nusyuz jika ia tetap bekerja?

Syekh Wahbah Zuhaili dalam Fiqh al-Islam wa Adillatuhu menjelaskan jika suami sebelum akad nikah menyetujui istri bekerja dan kemudian melarangnya setelah akad nikah maka terdapat beberapa pendapat ulama, sebagaimana dijelaskan berikut ini

فإن رضي الزوج بعمل الزوجة أولاً ثم منعها من الخروج، سقط حقها في النفقة أيضاً؛ لأن خروجها نشوز مسقط للنفقة. لكن جرى العمل في القضاء المصري على استحقاقها النفقة؛ لأن إقدام الزوج على الزواج بها وهو يعلم أن لهاعملاً خارجياً، ولم يشترط عليها ترك العمل، يعد رضا منه بسقوط حقه في الاحتباس الكامل.

“Jika suami ridha dengan pekerjaan istri pada awalnya kemudian melarangnya keluar maka jatuh hak nafkah istri, karena keluarnya istri itu nusyuz dan menggugurkan hak nafkahnya, tapi yang berlaku dalam ketentuan hukum islam di Mesir istri tetap berhak mendapatkan nafkah sebab suami pada awalnya sebelum menikah tahu dan setuju istri bekerja di luar dan tidak mensyaratkan istri meninggalkan pekerjaannya maka ridhanya suami itu menunjukkan gugurnya hak suami melarang istri secara mutlak”

Syekh Wahbah al-Zuhaili juga menjelaskan lebih lanjut terkait perbedaan pendapat ulama mengenai permasalahan ini, beliau menuliskan

أما لو اشترطت الزوجة حين العقد البقاء في عملها فهذا الشرط فاسد ملغي عند الحنفية، والعقد صحيح، وللزوج أن يمنعها من العمل، فإن استمرت فيه، سقط حقها في النفقة.وصحح المالكية هذا الشرط ولكنه مكروه لا يلزم الوفاء به، ولكن يستحب، فله أن يمنع الزوجة من العمل، فإن رفضت الاستجابة لمطلبه كانت ناشزة، يسقط حقها في النفقة، وصحح الحنابلة أيضاً هذا الشرط وأوجبوا الوفاء به، فلا يكون للزوج أن يمنع المرأة من العمل، ولو منعها لا تكون ناشزة

Pertama, menurut Hanafiyah, istri mengajukan syarat tetap bekerja sebelum nikah itu syarat yang tidak sah, namun akad nikah tetap sah. Sebab suami berhak melarangnya bekerja dan jika tetap bekerja maka gugur hak nafkahnya.

Kedua, menurut ulama malikiyah, syarat ini tetap sah tapi hukumnya makruh dan meski tidak harus tapi tetap disunnahkan suami menepatinya. Tapi suami tetap berhak menolak dan jika istri tetap bekerja maka ia nusyuz dan gugur hak nafkah istri.

Ketiga, ulama hanabilah juga berpendapat bahwa syarat ini sah dan mereka (para suami) wajib menepati syarat tersebut, maka tidak bisa seorang suami mencegah istri bekerja dan sekalipun melarangnya istri tidak nusyuz.”

Rekomendasi

tidak mampu menafkahi istri, bertengkar suami-istri tidak mampu menafkahi istri, bertengkar suami-istri

Tidak Mampu Menafkahi Istri, Apakah Kewajiban Suami Menafkahi Istri Gugur?

Perempuan keluar rumah, penghargaan perempuan Perempuan keluar rumah, penghargaan perempuan

Empat Keadaan Perempuan Boleh Keluar Rumah dalam Syariat Islam

Menjadi Perempuan: Berani Memilih Jalan Hidup Sendiri Menjadi Perempuan: Berani Memilih Jalan Hidup Sendiri

Memahami Hadis Larangan Istri Keluar Rumah Tanpa Izin Suami

Riset Google: Wirausaha Perempuan di Indonesia Paling Banyak dari 12 Negara

Neneng Maghfiro
Ditulis oleh

Sarjana Studi Islam dan Peneliti el-Bukhari Institute

Komentari

Komentari

Terbaru

Masih Punya Hutang Puasa Masih Punya Hutang Puasa

Macam-macam Doa Berbuka yang Diajarkan Rasulullah

Ibadah

Mamah Dedeh Dai Perempuan Mamah Dedeh Dai Perempuan

Mamah Dedeh: Dai Perempuan Legendaris Indonesia

Khazanah

puasa tapi tidak shalat puasa tapi tidak shalat

Puasa Tapi Tidak Shalat, Apakah Puasanya Sia-sia?

Kajian

Zainab Fawwaz Penggerak Pembebasan Zainab Fawwaz Penggerak Pembebasan

Zainab Fawwaz: Penggerak Pembebasan Perempuan Mesir

Khazanah

Bagaimana Hukum Menggunakan Obat Mata Ketika Puasa?

Kajian

Kenapa Harus Hanya Perempuan yang Tidak Boleh Menampilkan Foto Profil?

Diari

Kebolehan Menyikat Gigi Saat Kebolehan Menyikat Gigi Saat

Kebolehan Menyikat Gigi Saat Puasa

Kajian

Perempuan hamil dan menyusui, perempuan hendak melahirkan di Perempuan hamil dan menyusui, perempuan hendak melahirkan di

Hukum Perempuan Hamil dan Menyusui yang Tak Mampu Puasa Ramadan Versi Empat Mazhab

Ibadah

Trending

poligami dan monogami poligami dan monogami

Mengenal Konsep Poligami dan Monogami dalam Islam

Kajian

amalan nisfu sya'ban amalan nisfu sya'ban

Lakukan Tiga Amalan Ini di Malam Nisfu Sya’ban

Ibadah

perempuan harus mandiri perempuan harus mandiri

Sebuah Opini: Mengapa Perempuan Harus Mandiri dan Kuat Menjalani Hidup?

Diari

nikah institute nikah institute

Menikah dengan Kesiapan Ala Nikah Institute

Muslimah Daily

berpuasa di bulan sya'ban berpuasa di bulan sya'ban

Alasan Rasulullah Banyak Berpuasa di Bulan Sya’ban

Ibadah

peristiwa penting di bulan sya'ban peristiwa penting di bulan sya'ban

Tiga Peristiwa Penting yang Terjadi di Bulan Sya’ban

Ibadah

Youcast: Belajar Self Love dari Qoriah Internasional

Video

taubatnya seorang putri pembesar taubatnya seorang putri pembesar

Taubatnya Seorang Putri Pembesar Kabilah Arab

Kajian

Connect